Olahraga kini sudah menjadi sebuah gaya hidup bagi masyarakat modern. Sekarang semakin menjamur pusat-pusat kebugaran, perkumpulan senam, dan banyak lainnya di berbagai sudut kota.

Olahraga memang penting, karena dapat memelihara dan meningkatkan kebugaran. Sebagaimana slogan olahraga yang sudah jamak kita dengar:

 “Mensana in corpore sano. Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.”

Jadi, berolahragalah sebagai rasa syukur kita kepada Tuhan karena telah diberi kesehatan, tinggal kitalah yang harus pintar-pintar merawatnya. Untuk mendapatkan kebugaran yang maksimal, tentunya kita harus berolahraga.

Namun sayangnya sebagian besar orang melakukan olahraga tanpa mengindahkan rinsip-prinsip penting di dalamnya. Nah, ada 4 prinsip dasar olahraga yang harus kita ketahui sebelum kita berolahraga. Apa sajakah itu? Yuk kita bahas satu-persatu di artikel ini!

1. BAIK — Kenali kondisi fisik dan pilihlah jenis olaharaga yang baik bagi tubuhmu

Advertisement

Berolahragalah dengan jenis olahraga yangs sesuai via holisticvanity.ca

Yang dimaksud baik adalah pilihan olahraga yang baik berdasarkan kondisi fisik, jenis kelamin, dan umur kita. Tidak semua jenis olahraga baik bagi semua orang. Seperti contohnya, olahraga body contact (bela diri) tentu kurang baik bagi yang sudah memasuki usia tua, karena risiko terjadinya cedera akan sangat tinggi, apalagi jika kita bukanlah orang yang terlatih.

Jadi, kita harus benar-benar mengerti tentang kondisi fisik diri sendiri sebelum memutuskan untuk menekuni jenis olahraga yang akan kita jalani sebagai sarana memelihara kebugaran. Jangan cuma ikut-ikutan orang lain atau olahraga yang lagi ngetren saja ya, karena fisik kita belum tentu mampu untuk melakukannya.

2. BENAR — Berolahragalah sesuai dengan tata cara dan aturan yang yang sudah dianjurkan

Atlet profesional aja tetep harus pemanasan, apalgi kita? hehe via www.dailymail.co.uk

Yang dimaksud dengan benar adalah kita harus melakukan kegiatan olahraga dengan langkah-langkah dan aturan yang benar. Contohnya, sebelum berolahraga kita sangat direkomendasikan untuk melakukan warming up.

Banyak dari kita yang sengaja melewatkan hal tersebut, padahal fungsi pemanasan sangat penting yaitu menyiapkan tubuh untuk melakukan kegiatan fisik yang lebih berat. Dan yang paling sering terlupakan juga adalah cooling down atau pendinginan. Fungsi pendinginan adalah menstabilkan kembali jantung atau tubuh kedalam keadaan normal. Maka dari itu sangat dianjurkan melakukan warming up sebelum berolahraga dan cooling down setelah berolahraga.

Prinsip benar yang selanjutnya adalah melakukan olahraga dengan aturan yang ada, khususnya olahraga permainan (game). Seperti contoh sepak bola, bola basket, bola voli dll. Ada prinsip sportivitas dan fair play dalam olahraga permainan. Jika kedua hal itu dilanggar maka bisa berakibat cedera yang fatal dan membahayakan lawan. Walaupun itu hanya permainan belaka, tapi tak dapat dipungkiri bahwa emosi bisa saja tiba-tiba menguasai diri kita saat melakukan olahraga tersebut.

3. TERATUR — Kamu tak akan bisa merasakan manfaat dari berolahraga jika tidak melakukannya secara teratur

Sepedahan sama orang tercinta pasti gak bosen. via www.sudimasuites.com

Jika kita ingin merasakan dampak positif  dari berolahraga terhadap kebugaran tubuh, maka kita harus melakukannya dengan teratur. Setidaknya 3 – 4 kali dalam seminggu dengan durasi 30 – 45 menit setiap berolahraga — dalam hal ini khususnya adalah olahraga aerobic.

Kebanyakan dari kita hanya mau berolahraga ketika sedang mood saja, sehingga dampak positif dari berolahrga tidak terasa dalam tubuh, yang didapat hanya rasa lelah semata.

Memang bisa dikatakan prinsip teratur dan rutin merupakan hal yang paling sulit untuk dilakukan. Seminggu saja kita tidak olahraga, pasti kita sudah malas untuk berolahraga. Jadi memang harus benar-benar disiplin, karena rasa bosan pasti akan selalu datang menggoda. Untuk menanggulangi rasa bosan, berolahragalah bersama teman-teman atau orang-orang terkasih, pasti akan terasa levh asyik.

4. TERUKUR — Olahraga itu seperti obat, ada dosisnya. Berolahragalah sesuai dengan takaran dan kemampuan tubuhmu

Olahraga juga seperti obat, ada dosisnya. Jadi harus pas ya.. via ezradew.com

Dalam berolahraga kita harus kita harus paham kodisi fisik tubuh kita sendiri, sehingga jangan sampai berolahraga dengan beban diluar kemampuan tubuh kita, karena nantinya malah berakibat fatal. Jangan samakan diri kita dengan atlet profesional ketika melakukan olahraga.

Dengan kata lain, jika anda lelah segeralah beristirahat. Jangan memaksakan diri, karena bukannya sehat yang kita dapatkan, justru malah sebaliknya. Jika kamu baru pertama kali fitnes, jangan tiba-tiba langsung melakukan angkat beban dengan berat beban yang besar, karena ototmu bisa saja kaget dan malah jadi cedera. Atau saat bersepeda, kalau memang belum sanggup bersepeda dalam jarak yang jauh, tak perlu memaksakan diri. Lebih baik secukupnya saja, namun rutin.

Dan juga sadari kekuatanmu. Jangan memaksakan diri untuk berolahraga ketika tubuh kita sedang tidak fit atau sakit, karena pada saat itu ubuh kita memang sedang butuh istirahat.

Memang tak hanya olahraga untuk menuju derajat kesehatan yang lebih baik, mengkonsumsi makanan sehat, manajemen waktu adalah hal yang sangat menunjang kesehatan seseorang. Dengan kesehatan dan kebugaran dalam tubuh kita, diharapkan produktivitas kita akan menjadi lebih baik, sehingga kualitas hidup pun akan menjadi lebih baik lagi.

Mari berolahraga sesuai dengan prinsip baik, benar, teratur, dan terukur untuk kualitas hidup yang lebih baik. Semoga bermanfaat! 🙂