Tidak banyak wisatawan yang memprioritaskan Selandia Baru sebagai destinasi wisata luar negeri. Selain karena lokasinya yang cukup jauh dan secara harafiah berada di ujung dunia. Selandia Baru juga kalah pamor apabila dibandingkan dengan destinasi wisata luar negeri, seperti kota-kota di Benua Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.

Belum banyak yang tahu bahwa negara dengan jumlah penduduk hanya empat juta jiwa ini menyimpan keindahan alam luar biasa yang membuat wisatawan langsung jatuh cinta dengan negara yang punya julukan The Land of the Long White Cloud ini.

Berikut ini adalah secuil pengalaman saya saat melancong ke negara para Hobbit. Keindahan alamnya memancarkan romantisme Tuhan yang berbeda dengan arsitektur megah di Eropa atau kemodernan Amerika Serikat yang merupakan hasil karya dari tangan manusia. Sedangkan romantisme Selandia Baru adalah karya dan lukisan nyata dari Sang Pencipta.

1. Mount Victoria Lookout, menelanjangi kecantikan ibu kota Selandia Baru dari ketinggian 196m dpl.

Mount Victoria Lookout, Wellington, via Azarine Kyla Arinta. via www.facebook.com

Tempat ini terletak di ibu kota Selandia Baru, Wellington, dimana kamu dapat melihat dan menelanjangi indahnya pemandangan kota Wellington secara 360°. Kalau kamu adalah penggemar film trilogi The Lord of The Rings, kamu pasti tak asing lagi tengan tempat ini.

Advertisement

Di sini kamu bisa melihat salah satu bukit yang dijadikan lokasi syuting film The Lord of The Rings ketika Frodo Baggins, si hobbit, bersembunyi dari Black Riders atau Penunggang Hitam anak buah Sauron di film pertama dari trilogi The Lord of the Rings: The Fellowship of the Rings.

Di deretan pohon dibawah tersebut Frodo Baggins bersama tiga hobbit lainnya bersembunyi dari kejaran Penunggang Hitam via Azarine Kyla Arinta. via www.facebook.com

2. Pohutu Geyser, bersiaplah untuk terkesima dengan semburan air panas bumi di Rotorua.

Pohutu Geyser, Rotorua, via Azarine Kyla Arinta. via www.facebook.com

Geyser bernama Pohutu yang terletak di Rotorua ini masuk kedalam daftar Lima Geyser Terbaik Dunia oleh Lonely Planet. Tak heran jika Lonely Planet memasukkan fenomena alam ini kedalam daftar tersebut, karena kamu akan dibuat terkesima dengan semburan dahsyat panas bumi ini yang mampu menyemburkan air sampai dengan ketinggian 30 meter.

Meskipun air yang dipancurkan dari geyser ini panas, namun air sungai yang berada dibawahnya sangat dingin seperti air dari kulkas, sehingga bebek-bebek pun masih bisa berenang dengan santainya di sungai tersebut.

3. Menengok keasrian dan keindahan kampung para Hobbit di Hobitton.

Salah satu sudut Hobbiton, Matamata, via Azarine Kyla Arinta. via www.facebook.com

Buat kamu yang menggemari film The Lord of the Rings dan The Hobbit, pasti sudah gak asing dengan tempat ini. Ya betul! Tempat ini adalah lokasi  dari The Shire, sebuah perkampungan kecil yang ditinggali oleh para hobbit di dunia mitologi Middle-earth karya penulis legendaris J.R.R Tolkien.

Tadinya tempat ini hanya peternakan domba biasa, namun seiring dengan tingginya keinginan para penggemar The Lord of the Rings yang ingin merasakan bagaimana rasanya mengunjungi Middle-earth, maka tempat ini dibuka untuk umum dan menjadi salah satu destinasi populer di Selandia Baru karena keindahan dari alam sekitarnya.

Tempat ini seperti mimpi yang jadi kenyataan bagi para penggemar fanatik The Lord of The Rings dan The Hobbit, yang bermimpi untuk mendatangi Middle-earth!

Rumah dari Bilbo Baggins dan Frodo Baggins via Azarine Kyla Arinta. via www.facebook.com

4. Lake Tekapo, keindahan pemandangan deretan Pegunungan Alpen Selatan dan Bunga Lupin akan membuatmu menahan nafas dalam sekejap.

Lake Tekapo via www.facebook.com

Lake Tekapo berlokasi tiga jam dari Christcurch, salah satu kota di Pulau Selatan Selandia Baru. Begitu memasuki Pulau Selatan, kamu akan dimanjakan dengan pemandangan indah dari deretan Pegunungan Alpen Selatan. Di Lake Tekapo sendiri, kamu bisa melihat keindahan dari Bunga Lupin.

Bunga yang sepintas terlihat seperti Bunga Lavender ini sebenarnya berasal dari Amerika Utara, namun diperkenalkan pada tahun 1950an oleh Connie Scott dan tumbuh secara subur di Selandia Baru. Saking suburnya, bunga ini sempat dianggap hama oleh penduduk Selandia Baru karena menyebar dan tumbuh dengan sangat cepat!

5. Lake Pukaki, Danau Terbesar di Selandia Baru dengan Warna Biru Seperti Langit.

Lake Pukaki via Azarine Kyla Arinta. via www.facebook.com

Danau ini merupakan danau terbesar di Selandia Baru dengan luas sebesar 178,7 km². Di sini kamu dapat melihat puncak tertinggi Selandia Baru yang selalu diselimuti oleh salju, yaitu Mt.Cook.

Hal lain yang luar bisa dan unik dari danau ini adalah warna airnya yang sangat biru seperti hamparan langit. Warna biru langit ini disebabkan oleh debu – debu dari gletser yang terbentuk didasar danau.

Danau terbesar di Selandia Baru via www.facebook.com

6. Queenstown, Kota Resor sekaligus tempat untuk memacu adrenalin di ujung Selandia Baru.

Pemandangan pertama setiba di Queenstown via Azarine Kyla Arinta. via www.facebook.com

Queenstown didaulat sebagai tujuan favorit dan wajib bagi para wisatawan yang mengunjungi Selandia Baru. Queenstown terletak di ujung Danau Wakatipu dan dikelilingi oleh Pegunungan Alpen Selatan.

Selain karena keindahannya yang membuat wisatawan jatuh cinta pada pandangan pertama di kota ini, Queenstown juga didaulat sebagai tujuan favorit karena banyaknya aktivitas yang dapat dilakukan di kota ini, terutama bagi pecandu olahraga adrenalin.

Quenstown, Selandia Baru via www.facebook.com

Downhill skiing merupakan olahraga yang sangat populer di musim dingin, sementara pada musim panas banyak wisatawan yang melakukan rafting, kayaking, bahkan untuk mendapatkan sertifikat bungy jumping! Fakta menariknya adalah bungy jumping sebagai aktivitas komersial pertama kali diinisiasi oleh warga negara Selandia Baru yang bernama A.J. Hackett.

7. Fiordland National Park, penutup perjalanan di Selandia Baru yang haram untuk kamu lewatkan.

Fiordland National Park via Azarine Kyla Arinta. via www.facebook.com

Kamu boleh melewatkan hal lain dalam kunjungan ke Selandia Baru, tetapi tempat yang satu ini adalah tempat yang sama sekali tak boleh kamu lewatkan!

 A cherished corner of the world where mountains and valleys compete with each other for room, where scale is almost beyond comprehension, rainfall is measured in metres and scenery encompasses the broadest width of emotions’.

Ini adalah deskripsi dari Penulis buku “Mountais of Water – The Story of Fiordland National Park”, tentang Taman Nasional yang menyimpan salah satu keindahan alam paling mengagumkan di bumi ini. Taman Nasional dengan luas lebih dari 1,2 juta hektar ini terdiri dari deretan Pegunungan Alpen Selatan, hutan hujan, danau, dan fiord yang menyajikan pemandangan dramatis dari alam yang dapat membuat anda kehilangan kata – kata.

Jajaran Pegunungan Alpen Selatan di Fiordland via Azarine Kyla Arinta. via www.facebook.com

Keindahan dari Fiordland ini diakui oleh Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) yang memberikan status World Heritage Area di tahun 1986, dan menyatakan Fiordland sebagai contoh luar biasa dari sejarah evolusi bumi.

Fiordland merupakan surga bagi para tramper, atau recreational hiker yang biasanya menghabiskan waktu seminggu untuk berjalan menyusuri Fiordland dan menjelajahi keindahannya.

Menyusur keindahan Fiordland, New Zealand. via www.facebook.com

Di ujung perjalanan dalam menyusuri Fiordland, kamu akan disuguhi dengan salah satu fenomena alam yang paling indah, yaitu sebuah fiord bernama Milford Sound. Fiord sendiri merupakan fenomena alam yang terjadi karena erosi glasial  dan membentuk jalur masuk bagi air dari laut dan jalur air ini dikeliling oleh tebing – tebing curam disisinya.

Meskipun cukup terisolir dan memakan waktu kurang lebih lima jam dari Queenstown, keindahan panorama Milford Sound berhasil menarik jutaan pengunjung ke tempat ini,. Pengunjung yang datang ke Milford Sound dapat mengikuti tur menaiki kapal selama kurang lebih dua jam untuk menyusuri fiord yang berakhir di laut pasifik ini.

Milford Sound, New Zealand via Azarine Kyla Arinta. via www.facebook.com

Tips tambahan untuk kamu yang ingin menikmati pemandangan alam di Selandia Baru! 

Sewalah mobil dan menyetir sendiri di Pulau Utara dan Pulau Selatan atau dengan menyewa camper van. Camper van merupakan metode yang paling sering digunakan oleh wisatawan yang berkunjung ke Selandia Baru lebih dari dua minggu sehingga mereka memiliki banyak waktu untuk berhenti di perkemahan dan menikmati pemandangan alam dengan sepuasnya.

Jadi, apakah kamu sudah cukup jatuh cinta dengan pemandangan dari negeri para Hobbit ini? Masih banyak tempat di Selandia Baru yang dapat dieksplorasi, apalagi jika kamu adalah penikmat pemandangan alam. So, mulailah menabung dan jadikan Selandia Baru tujuan liburanmu selanjutnya! 🙂

Mau menulis seperti Azarine? Yuk, kirimkan karya tulisanmu ke redaksi Hipwee! Untuk informasi lengkapnya, silakan mampir ke sini!