Beberapa waktu yang lalu, Hipwee telah membahas pandangan kamu mengenai cewek yang merokok. Nah, sekarang kami akan mengajakmu bicara tentang orang-orang yang mengkonsumsi minuman beralkohol.

Sama seperti cewek yang merokok, menenggak alkohol bukanlah budaya yang secara umum diterima di masyarakat Indonesia. Para peminum seringkali dipandang secara negatif. Tapi, apakah mereka yang suka meminum memang orang-orang “nggak bener”? Apakah seorang peminum sudah pasti pemabuk dan suka bikin onar?

Hipwee sudah menghimpun jawaban dari kamu. Biar lebih jelas, baca aja yuk selengkapnya!

Mereka yang Berpandangan Negatif..

Banyak yang memandang negatif orangyang meminum alkohol via www.flickr.com

Mereka benar-benar melakukan hal yang sia-sia. Alkohol tidak memiliki dampak positif. Jika alasan mereka minum alkohol hanya sebagai penghangat tubuh, pemberi inspirasi, itu hanya alasan mereka untuk memperoleh suatu pembenaran. Semua orang yang saya kenal dan memiliki kebiasaan minum alkohol, hidupnya berantakan.”

Rizki Suhardiawan, 21 th, Pasuruan

“Orang yang minum alkohol adalah orang yang tidak sayang dengan tubuhnya sendiri. Mereka cenderung temperamental, mudah frustrasi, dan gampang melakukan hal-hal bodoh.”

Isty, 26 th, Jakarta

“Orang yang meminum alkohol berarti tidak sayang diri sendiri dan menyia-nyiakan hidupnya. Meminum alkohol 0,15-0,20 persen etanol/alkohol menyebabkan keracunan. Pada tingkat 0,30-0,40 persen peminum hilang kesadaran. Pada tingkat yang lebih tinggi lagi, dapat menyebabkan kematian.”

May, 19 th, Jayapura

“Udah tau banyak ruginya, masih aja diminum, Kerja cari uang, pada akhirnya untuk menambah laba perusahaan miras, buat makan diri sendiri susah. Gak habis pikir dengan mereka.”

Arvika, 21 th, Malang

“Mereka lagi menabung hidup buat menunggu kematiannya. Kecenderungan alkohol bisa berakibat fatal, bukan cuma dirinya sendiri tapi untuk keluarga dan teman-temannya.”

Novini Sorongan, 20 th, Manado

“Negatif dari segala sisi. Orang yang minum alkohol itu gak menghargai hidup dia sendiri. Bagaimana dia bisa menghargai orang lain, dalam kenyataannya dia sendiri tidak dapat menghargai dirinya sendiri. Toh memang lebih banyak berdampak negatif, tak hanya pada dirinya sendiri tapi juga orang lain.”

Wulandari, 22 th, Jakarta

“Terkesan nakal dan berandal. Biasanya orang yang kayak gitu perilakunya negatif karena efek alkohol yang udah merusak otaknya.”

Xiaxia, 17 th, Probolinggo

“Menurutku dia bodoh. Alasanku sih klise, udah jelas-jelas ngerusak kesehatan. Kalau kesehatan ilang, mau nikmatin dunia kaya gimana?”

Juanita, 20 th. Denpasar

“Sudah tau enggak baik buat kesehatan malah diminum. Enggak banget deh orang kayak gitu!”

Novi Sri Afriyanti, 20 th, Dumai

Mungkin Mereka Sedang Melampiaskan Stres atau Pengen Gaya-gayaan..

Advertisement

Mungkin lagi stres, atau agar telihat keren? via www.flickr.com

“Kalau tinggal di daerah yang suhunya dingin, alkohol bisa membantu menghangatkan tubuh, apalagi dengan takaran yang aman. Kalau orang yang minum tinggal di daerah yang suhunya normal, apalagi alasannya cuma untuk menghilangkan stres atau lari dari masalah, menurut saya itu tindakan bodoh.”

Lina Listya, 19 th, Semarang

“Miris! Racun kok diminum. kayak ada minuman lain aja yang lebih enak. Bingung gue, apa yang ada di pikiran pemabuk itu? Kebanyakan buat ilangin stres, tapi kok dangkal bener alihinnya ke minuman keras.”

Dylan, 21 th, Malang

“Biasanya orang yang mudah stres atau emosional. Mungkin sebagian dari mereka cara itu dapat sedikit meringankan masalah, tapi pada kenyataannya itu hampir mirip dengan lari dari masalah.”

Atik Kusuman, 25 th, Madiun

“Kalau minum alkohol cuma buat pelampiasan itu gak ada alasan buat dibenarkan. Masih ada pelampiasan yang lebih manfaat kali bro.”

M. Nuri Maulni, 18 th, Solo

“Orang yang minum alkohol itu hanya ingin tampil macho di depan banyak orang, padahal dirinya cemen.”

Nelz Meol, 23 th, Kefamenanu

“Kebanyakan pikiran (stres), bisa juga jadi kebiasaan. Kebanyakan terjadi di kalangan anak muda. Selama dalam jumlah yang wajar bisa ditoleransi lah!”

Febrianti E.S, 18 th, Blitar

“Mungkin mereka sedang dalam masalah, kata mereka itu bisa menenangkan pikirannya. Itu urusan mereka, kita gak perlu kepo tentang itu. Selama tidak mengganggu keamanan, why not?”

Ifa Hayatun Nafiah, 19 th, Batang

“Menurut saya mengkonsumsi minuman beralkohol hanyalah gaya hidup (pergaulan semata) pengaruh dari sebayanya yang dianggap keren.”

Rafik Shofana, 21 th, Grobogan

Nggak masalah, Mungkin Itu Bagian Dari Lifestyle Mereka..

Mungkin itu adalah bagian dari gaya hidup mereka via www.flickr.com

“Orang yang minum alkohol tetapi sebatas ngumpul dan have fun bareng temen menurut gue sah-sah aja. Yang menjadi gak sah adalah ketika ada orang yang minum alkohol lalu mabuk-mabukan dan bikin keributan. Gue gak masalah bergaul sama orang yang suka minum alkohol asal tidak kecanduan dan bikin orang lain kecanduan sama alkohol.”

Debby, 22 th, Bandung

“Biasa saja. karena sebagian orang minum alkohol sebagai hobi bukan hanya untuk pelampiasan kekesalan. Asal mereka tidak merugikan orang lain sah-sah saja.”

Wulansari, 23 th, Mojoketo

“Sah-sah saja, asalkan jangan berlebihan sampai mabuk. Soalnya dalam perayaan-perayaan besar di tempatku memang menyuguhi minuman alkohol. Asalkan kontrol diri, tidak menjadi masalah.”

Tania, 18 th, Pontianak

“Bagi saya itu hal yang biasa aja dalam kehidupan. Biasanya orang meminum alkohol itu awal dari coba-coba karena pengaruh gaya hidup.”

Setyawan, 24 th, Semarang

“Mereka mungkin masih bisa jadi teman baik saat tidak minum. Tetapi saat ngumpul mending cabut deh, karena pasti jadi di paksa ikutan minum dengan mengatasnamakan pergaulan dan lifestyle.”

Ato, 32 th, Surabaya

Minum Alkohol Itu…

Ingat dosa via www.flickr.com

“HARAAAAM HARAAAAM. API NERAKA SANGAT DEKAT! INGATLAH! INGATLAH!”

Monkichu, 16 th, Yogyakarta

“Orang yang frustrasi, menyianyiakan waktu, orang yang tidak takut dosa.”

Nurma Fitrianingsih, 20 th, Purwakarta

“Bego! Udah tahu minuman setan, masih aja di minum. Terus, kalau minuman setan diminum orang, setannya minum apa donk??!! Kasian ‘kan!”

Fachru, 19 th, Jakarta

Santai Saja, Asal Nggak Sampai Mabuk dan Ganggu Orang Lain

Santai.. asalh nggak ganggu orang lain via www.toovia.com

“Minum alkohol bukan berarti nggak bener. Aku sendiri cewek dan kadang minum kok. Bukan berarti peminum, cuma kadang aja kalau lagi kumpul bareng temen dan biar nggak sok alim gitu. Tapi menurutku, selama aku nggak ngerugiin orang lain, ya nggak ada masalah. Tapi tetep sesuai batasan. Asal udah cukup dewasa, dan nggak sampai mabuk.”

Linda, 19 th, Denpasar

“Minum alkohol gak selamanya identik dengan cap ‘orang gak bener’, kok. Tapi di Indonesia, hal ini bisa dianggap sebagai penyimpangan sosial. I think drinking alcohol isn’t a big problem as long as the person not doing kind of stupid things. Tapi alangkah baiknya kalau alkohol dihindari. :)”

Citra, 16 th, Klaten

“Orang yang minum alkohol SESEKALI itu wajar-wajar aja sih, asal dia nggak bikin rusuh dan merugikan orang lain. Tapi kalau efeknya merugikan orang lain sih malesin banget ya? Ganggu dan bikin kesel.”

Afrillia, 25 th, Jakarta

“Gak masalah sih, selama mereka bisa menempatkan diri aja. Jangan sampai mabuk dan ganggu kepentingan orang lain. Buat yang tidak minum alkohol jangan langsung menilai negatif kalo orang yang minum alkohol itu nggak bermoral.”

Musa Bukit, 21 th, Medan

“Kalau di Indonesia sendiri, lebih banyak tabunya. Bukan adat kita merayakan kegembiraan atau kesedihan dengan meminum alkohol. Tidak baik juga buat kesehatan. Silahkan saja minum alkohol, asal tidak mengganggu orang lain.”

Devi Anis, 27 th, Cirebon

“Biasa saja, malah lebih bagus bisa mencicipi berbagai rasa alkohol. Tapi jangan terlalu, karena ada dampak buruk bagi kesehatan. Di luar negeri yang mempunyai 4 musim, rata rata penduduknya meminum alkohol.”

Nana, 20 th, Singkawang

“Santai sih, selagi mereka gak bikin rusuh dan gangguin kita yah gak apa-apa. Orang yang minum alkohol sering kali udah dihakimi duluan. Siapa tahu ketika kita liat orang yang minum alkohol itu baru 1 kali nyoba. Bukan berarti dia pemabuk.”

Nesia, 22 th, Jakarta

“Itu hak mereka sih, kita gak perlu permasalahin. Mereka yang nenggak, ngapain kita repot? Kalau mereka ngerusak tubuh sendiri, gak perlu lah ya kita ikut-ikutan.”

Sherly, 20 th, Bontang

“Gak masalah. Yang minum dia, yang ngerasain dia, yang rusak juga dia. Jadi ngapain harus repot ngurusin orang?”

Anisa, 21 th, Lampung

“Saya minum rutin, seminggu beberapa kali. IPK beres. Kerja oke. Hidup saya bener. Orang tua saya cinta saya dan adik-adik. Saya punya teman-teman yang baik. Saya sangat sehat. Bye.

Aulia, 22 th, Yogyakarta

“Biasa aja tuh! Orang Batak, Toraja, Papua, Sulawesi itu minumnya tuak, tuak itu mengandung alkohol. So? Masalah buat yang lain?”

Puput, 23 th, Samarinda

Ternyata ada banyak pendapat mengenai hal ini, ya! Sebagian orang menganggap sebagai sesuatu hal yang wajar, asalkan tidak menganggu kepentingan orang lain. Tetapi ada juga yang masih berpandangan negatif terhadap orang-orang yang meminum minuman alkohol. Apapun pendapatmu, yang terpenting adalah kita nggak boleh memandang rendah orang lain hanya dari sesuatu yang tidak bisa kita mengerti. Kita wajib saling menghormati.

Bagaimana pendapatmu sendiri? Kalau kamu punya pendapat lain yang bagus, boleh banget kok kamu tulis di kolom komentar! Ayo, berikan pendapatmu! 🙂