Lulus kuliah tentu adalah momen yang membahagiakan bagimu. Tapi setelahnya, kamu akan menghadapi kehidupan yang sesungguhnya, yaitu dunia kerja. Untuk bisa lulus kuliah aja kamu harus berjuang sekuat tenaga, eh… setelah lulus masih harus bersaing dengan ribuan orang untuk mendapatkan pekerjaan.

Mencari pekerjaan di Indonesia memang bukan hal yang mudah. Dengan jumlah penduduk yang banyak, persaingan semakin ketat dan sulit. Oleh karena itu, kamu perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin agar mampu bersaing mendapatkan pekerjaan yang kamu inginkan. Persiapan itu harus mulai kamu kantongi jauh-jauh sebelum hari kelulusanmu. Berikut adalah beberapa cara darimu supaya bisa cepat mendapat pekerjaan setelah lulusnanti. Simak yuk!

Koneksi akan sangat membantumu dalam mencari lowongan pekerjaan

perbanyak koneksi via blog.ymcacambridgekw.ca

“Perbanyakan teman yang sudah bekerja, usahakan punya image yang baik di mata mereka, supaya mereka gak ragu untuk mempromosikan kamu di kantornya atau di tempat lain.”

Siska, 23, Jakarta

“Menjalin koneksi sebanyak-banyaknya. Aku ada kerjaan setelah wisuda bulan kemaren dari temen dan saudara. Lumayan sambil nunggu Ijazah keluar .”

Savilla, 21, Malang

Advertisement

“Relasi atau network juga berperan besar dalam mempercepat mendapatkan pekerjaan. Apalagi punya keluarga di suatu perusahaan besar, makin terbuka deh jalannya.”

Rizki, 21, Bukittinggi

“Banyakin relasi dan bersosialisasi. Banyak relasi sama dengan banyak informasi pekerjaan, Bersosialisasi akan mempermudah kita mendapatkan pekerjaan.”

Dina, 21, Jakarta

“Kalo pengalaman gue sih jalin hubungan baik dengan siapa saja. Buat mereka tahu kemampuan kita dalam bidang tertentu. Kita tidak pernah tahu bahwa akan ada salah satu dari mereka yang menawarkan pekerjaan yang layak buat kita.”

Nurhayati, 25, Tolitoli

Rajin ikut job fair dan sebarkan sebanyak mungkin lamaran kerjamu

Rajin ikut job fair via metrosemarang.com

“Banyak-banyak kirim lamaran deh, terus banyak-banyak nanya lowongan kerja sama orang yang udah kerja. Yang penting jangan malu bertanya.”

Arpasari, 19, Sendawar – Kutai Barat

“Kalau aku dulu mah, banyak-banyakin kirim lamaran. Meski peluangnya kecil. Terus, cari informasi lowongan, ikutan job fair.”

Dian, 24, Bandung

“Rajin-rajin ikut jobfair. Tapi tetap pilih-pilih perusahaan yang akan dilamar, sesuaikan dengan isi hatimu. Carilah informasi perusahaan yang ikut serta. Hari pertama, cukup jalan-jalan sembari mencari informasi mengenai perusahaan tersebut. Barulah di hari kedua kamu bisa menentukan perusahaan mana yang akan kamu lamar.”

Trisna A, 23, Jakarta

“Buat lamaran sebanyak mungkin di segala bidang perusahaan. Urusan dipanggil enggaknya, ‘kan gak jagain satu perusahaan saja. Kalau diterima semua, kita bisa memilih sesuai keterampilan kita.”

Dika Mardianto, 21, Malang

“Sebarin banyak lamaran, datang ke jobfair, dan tanya-tanya lowongan sama temen yang udah kerja.”

Safira, 23, Jakarta

Saat masih kuliah, perbanyak pengalaman organisasi, magang atau freelance

Perbanyak pengalaman via www.ukchinesetimes.com

“Aktif di organisasi dan UKM kampus, menjadi volunteer di berbagai acara dan mencoba untuk internship.”

Dini, 23, Jakarta

“Perbanyak pengalaman kerja sampingan saat kuliah/sekolah, pada saat liburan biasanya banyak waktu luang yang bisa dimanfaatkan untuk mengambil kerja sampingan untuk beberapa minggu/bulan karena hal itu akan menjadi pertimbangan saat melamar pekerjaan.”

Yogik, 19, Tabanan

“Banyak-banyakin magang/ freelance selama masih kuliah semester akhir, atau bahkan sebelum masuk semester akhir. Jangan lupa sering ngobrol sama dosen atau guru soal kerjaan yang diminati nantinya, pengalaman mereka membuka mata banget lho.”

Dayinta Dyah, 22, Jakarta

Kuasai skill yang bisa menjualmu pada perusahaan yang kamu incar

Kuasai skill untuk menambah daya jual via www.ukchinesetimes.com

“Harus mempunyai ketrampilan yang khusus dalam sebuah bidang, mampu bergaul, punya jiwa profesional dan tentunya tetap bangun relasi antara sesama.”

Nay, 21, Umba Ailulu

“Asah kemampuan bahasa asing dan Komputer kita selama masa pendidikan. Ilmunya bermanfaat banget buat kita juga.”

Novie, 25, Batam

“Memiliki skill adalah nilai plus bagi kita, apalagi kalau itu berkaitan erat dengan bidang pekerjaan yang dilamar. Perdalam skill saat masih kuliah, seperti bahasa asing, menulis, dan fotografi. Skill akan menaikkan daya jual kita.”

Arief, 26, Bogor

Mulai bekerja atau mencari pekerjaan pada saat masih kuliah

kuliah sambil kerja via technori.com

“Aktif mencari info lowongan pekerjaan. Saat menjadi mahasiswa tingkat akhir teman saya sudah aktif mencari info lowongan pekerjaan walaupun belum memiliki ijazah kelulusan. Dia mencari dari berbagai media sosial, seperti Twitter dan Facebook.”

Ferdi Adi Laksono, 22, Bogor

“Sebelum lulus, cari-cari lowongan kerja dulu. Nyoba daftar ke banyak lowongan.”

Murni Intan Seniaty Sinaga, 19, Semarang

“Kuliah sambil kerja dooong. Selain memulai mencari pengalaman kerja, kuliah sambil kerja juga seperti belajar hal baru dan menambah relasi pertemanan.”

Susi, 26, Cilacap

Mencoba melamar pekerjaan di tempat magang atau job training

Melamar kerja di tempat magang via smallbusiness.com

“Daftar di tempat kerja praktik pas saat kuliah dulu. Biasanya kalo kinerja kita baik, kita bisa punya ‘nilai’ dan bisa mudah direkrut.”

Resti

“Nggak usah ragu buat coba melamar ke tempat kamu job training atau magang. Kalau semasa job training kerjamu bagus, mereka pasti mau menerimamu, bahkan mereka akan merekrutmu langsung ketika kamu lulus kuliah.”

Irin, 26, Bandung

Jangan terlalu pemilih, coba semua peluang yang ada!

coba semua peluang yang ada via maramedia.ro

“Menurut pengalaman gue pribadi, jangan terlalu pilih-pilih perusahaan atau bersikukuh pengen gaji tinggi. Coba semua peluang yang ada karena kita harus belajar dari awal saat bekerja. Cari koneksi yang banyak. Jangan malas untuk belajar dan berusaha.”

Anna, 21, Jakarta

“Kalau mau cepat, jangan milih-milih. Tapi yang jelas lebih baik KULIAH karena mayoritas sekolah aja sekarang tidak cukup untuk bisa bekerja sesuai dengan yang kita mau! MESKI kita punya skill!”

Olla Octaviolla, 20, Jakarta

“Mencari lowongan pekerjaan dari semua media (cetak, TV, sosial, dll.) Saat wawancara kerja tunjukkan kalau kamu mampu bekerja dan jujur.”

Freya, 18, Bandung

“Rajin ngelamar kerja, Gak usah pilih-pilih yang penting halal, Namanya pemula mesti banyak pengalaman dulu, Nanti kalau udah punya banyak pengalaman kan kita bisa tahu potensi kerja kita di bidang apa.”

Riana, 21, Jakarta

“Melamar pekerjaan kemana-mana. Jangan pedulikan gaji dulu karena kamu masih fresh graduate dan belum berpengalaman.”

Fatimah, 19, Batam

Jangan terlalu lama terlena dengan kelulusan, dan jangan menunda-nunda untuk melamar kerja

Jangan terlalu lama menganggur via www.careerealism.com

“Lakukan sesuatu! Kebanyakan orang tidak bekerja setelah lulus sekolah atau kuliah karena menunggu tawaran datang dari teman. Hanya bertanya, tidak datang langsung ke perusahaan atau mencari di internet dan sebagainya.”

Leiily Sumardiyah , 23, Depok

“Sering browsing lowongan pekerjaan dan apply CV-mu. Persiapkan dirimu untuk panggilan psikotest/interview. Perbaiki penampilanmu untuk masuk ke dunia kerja, jadikan penampilanmu menarik dan tetap sopan.”

Gita, 22, Bogor

“Jangan keasikan dan kelamaan nganggur setelah lulus, nanti jadi makin malas buat hunting kerja. Kelamaan nganggur juga akan diperhatikan oleh perusahaan. apalagi kalau usiamu udah terlalu tua.”

Desty, 24, Jakarta

Manfaatkan Career Development Center di Universitasmu

Manfaatkan pusat pengembangan karir universitas via www.anneahira.com

“Gunakan fungsi career development center yang dimiliki masing-masing universitas. Biasanya mereka punya banyak info lowongan.”

Anggi, 24, Jakarta

“Pengalamanku dulu: tentukan target dan buka informasi seluas-luasnya. Saya dulu lulusan kampus A, tapi terdaftar pada bursa kerja di lima kampus lainya. Semakin banyak info yang masuk, semakin besar peluangnya.”

Abramov, 26, Wonosobo

Jangan sungkan untuk meminta lowongan pekerjaan kepada koneksi!

mintalah pekerjaan pada koneksimu via www.thinkpro.net

“Minta refrensi dari orang terdekat seperti orang tua, paman, teman yang sudah bekerja, dan dosen pembimbing kita. Biasanya informasi lowker ada dari mereka,”

Putra, 24, Singaraja

“Manfaatkan “orang dalam”, jika punya saudara atau keluarga yang bekerja di perusahaan yang kita minati, itu akan sangat membantu. Hehehe.”

Slamet, 23, Balikpapan

Bagaimana menurutmu tentang pendapat-pendapat di atas? Ternyata ada banyak supaya kamu bisa cepat mendapatkan pekerjaan, asalkan semua diiringi dengan usaha dan kualitas dirimu! Kalau kamu masih punya tips yang lain, langsung saja tuliskan pada kolom komentar ya! 🙂