Become a student of change. It is the only thing that will remain constant.” –Anthony J. D’Angelo

Era globalisasi menuntut setiap orang untuk terus bergerak dinamis dan progresif. Itulah salah satu sebabnya mengapa internet saat ini berubah menjadi kebutuhan pokok bagi sebagia besar masyaraat.

Keterbukaan informasi yang tidak mengenal batas wilayah mungkin tidak selamanya membawa dampak positif, namun sebagai orang yang berpendidikan seharusnya kita bisa memanfaatkan momen ini dengan lebih bijaksana. Terlebih lagi jika kamu adalah mahasiswa. Bermanfaat atau tidaknya internet itu tergantung bagaimana kita menggunakannya.

Daripada internet cuma jadi ajang pamer atau berkeluh kesah, bukankah lebih baik kamu manfaatkan sebagai wadah dan sarana untuk meng-upgrade kemampuanmu dengan adanya internet? Yuk, jadikan internetmu jadi sesuatu yang bermanfaat dengan memanfaatkannya untukmelakukan 6 hal ini!

1. Jadikan internet sebagai perpustakaan pribadimu. Kamu bisa punya ribuan koleksi jurnal dan literatur yang bisa membantumu memantaskan diri sebagai mahasiswa

Internet bjuga bisa jadi perpustakaan pribadimu via www.homebaseservices.com

Advertisement

Mahasiswa biasanya tidak lepas dari tumpukan tugas paper dan jurnal. Setiap minggu selalu ada dosen yang meminta mahasiswanya membaca jurnal yang berkaitan dengan materi kuliah. Namun sayangnya, kebanyakan jurnal-jurnal yang terdapat di perpustakaan kampus sudah tidak update. Nah, sebagai mahasiswa yang cerdik dan banyak akal, manfaatkan sebaik mungkin internetmu untuk mencari berbagai jenis jurnal online, apalagi sekarang sudah dapat diakses dengan mudah bahkan di download gratis.

Di dunia maya, kamu bisa menemukan banyak harta karun yang bisa memperkaya dirimu dengan literatur-literatur ilmiah ter-update. Saat ini semakin banyak situs yang menyediakan jurnal nasional maupun internasional dengan beragam bidang ilmu, diantaranya: www.proquest.com, www.search.epnet.com, www.link.springer.com dan www.scholar.google.com. Beberapa diantaranya bisa kamu akses secara gratis namun ada juga yang berbayar.

Selain itu, kamu juga bisa mengakses berbagai literatur lainnya seperti artikel, majalah, dan e-book dengan lengkap dan mudah melalui website resmi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia www.pnri.go.id. Nah, tidak ada lagi alasan kesulitan mencari materi kuliah lagi bukan?

2.  Meringankan beban orangtua dengan modal beli pulsa internet juga bisa! Carilah beasiswa kuliah yang bisa menanggung segala biaya studimu

Ada seanrek beasiswa untukmu di internet via nengkoala.com

Salah satu cara dapat melanjutkan pendidikan ketika kondisi finansial terbatas adalah dengan memburu informasi sebanyak-banyaknya mengenai beasiswa. Bahkan saat ini sudah banyak beasiswa yang tidak hanya ditujukan bagi kalangan kurang mampu saja lho, tapi juga lebih mengutamakan aspek prestasi.

Merasa malas mengantri di loket rektorat hanya untuk menanyakan lowongan beasiswa? Keep calm guys, berbagai perguruan tinggi ternama kini sudah menyediakan portal khusus informasi beasiswa ter-update, seperti www.kemahasiswaan.ipb.ac.id, www.mahasiswa.ui.ac.id, www.ditmawa.ugm.ac.id, dan sebagainya. Tidak hanya beasiswa, website tersebut juga memuat informasi mengenai Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), lomba-lomba seperti karya tulis ilmiah, dan sebagainya.

Atau kalau kamu punya cita-cita untuk go abroad, ada beragam situs beasiswa luar negeri S1/S2/S3 seperti www.infobeasiswa.net, www.beasiswa.dikti.go.idwww.hotcourses.co.id, dan www.idp.com bisa kamu jelajahi dengan puas. Ada pepatah berbunyi:

”Beasiswa itu bukan sedekah yang bisa diminta, tapi harus diperjuangkan.”

Yap, beasiswa apapun bentuknya pasti memiliki sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, seperti nilai IPK, pengalaman organisasi, TOEFL, dan sebagainya. Nah sambil tetap giat mencari beasiswa, yuk persiapkan kemampuan kita sebaik-baiknya!

3. Jadikan internet sebagai tempatmu untuk berkompetisi. Selepas kuliah nanti, kamu tak akan lagi kaget dengan kerasnya kompetisi di dunia kerja

Internet juga gudangnya informasi kompetisi antar mahasiswa via nasional.republika.co.id

Menjadi mahasiswa sepertinya terlalu datar kalau hanya berkutat dengan kuliah, text book, dan slide-slide materi kuliah saja. Selain mengikuti organisasi intra atau ekstra kampus, coba juga untuk mulai aktif mencari info-info kompetisi untuk mahasiswa. Bidangnya bisa disesuaikan dengan passion yang kamu miliki. Jika kamu suka menulis, jangan sungkan untuk mengikuti kompetisi kepenulisan seperti essay, karya tulis ilmiah, cerpen/novel, dan lain-lain.

Atau kamu punya hobi debat? Sekarang sudah banyak kompetisi debat tingkat nasional maupun internasional yang diselenggarakan. Biasanya cara paling efektif untuk update info kompetisi yaitu dengan bergabung di grup Facebook atau mem-follow akun Twitter yang memuat informasi terkait. Mengapa ikut kompetisi itu penting bagi mahasiswa? Karena kita harus menyadari bahwa dunia kerja yang akan kita hadapi pasca kuliah sarat dengan aroma persaingan.

Jika kita telah terlatih berkompetisi sejak mahasiswa, tidak hanya pengalaman dan skill yang terus bertambah, namun dalam diri kita pun akan terbentuk mental yang kuat. Kompetisi juga melatih kita untuk tidak mudah puas dengan hasil yang diperoleh saat ini. So happy surfing and competing!

4. Jangan melulu cari gebetan di dunia maya, lebih baik temukan komunitas-komunitas yang bisa menampung visi, misi, hobi, dan kreativitasmu

Lewat internet, kamu juga bisa gabung komunitas-komunitas seru via inovasiuntukindonesia.org

Coba cek grup Facebook, WhatsApp, Line, atau BBM yang kamu punya. Sudahkah kamu bergabung dengan suatu komunitas? Jika belum, yuk mulai cari tau info mengenai berbagai komunitas. Saat ini sudah banyak komunitas yang dapat ditelusuri profilnya lebih detil melalui akunnya di Facebook, Twitter, LinkedIn, maupun website.

Tertarik dengan lingkungan? Komunitas Earth Hour atau Transformasi Hijau bisa menjadi pilihan. Peduli dengan pendidikan dan anak-anak? Gabung aja  Indonesia Mengajar, Save Street Child, dan Komunitas 1001 Buku menjadi deretan gerakan positif yang diinisiasi para pemuda. Atau kamu geregetan dengan lahan perkotaan yang belum dimanfaatkan optimal? Coba browsing mengenai Indonesia Berkebun.

Masih banyak komunitas-komunitas menarik lainnya tentunya dengan bidang yang bervariasi juga. Selain dapat memperluas networking, bergabung dengan orang-orang yang memiliki passion yang sama juga membuat kita termotivasi untuk terus mengembangkan skill. Disadari atau tidak, bergabung dengan suatu komunitas ternyata juga bisa menjadi tempat refreshing dari penatnya menghadapi tugas-tugas kuliah loh, guys. Pelampiasan yang positif bukan?

5. Kalau kamu mau dan niat, internet juga bisa jadi partner untuk mewujudkan impianmu menjadi seorang entrepreneur muda yang sukses!

Internet membuka kesempatan untuk menjadi entrepreneur! via paybox.mmcreation.com

Mahasiswa umumnya masih mengandalkan kiriman uang dari orang tuanya untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Namun semakin hari kebutuhan seorang mahasiswa semakin kompleks, membuat kiriman dari orang tua hampir selalu habis sebelum waktunya. Daripada terus bergantung pada orang tua, coba deh kamu mulai intip peluang bisnis yang menjanjikan di sekitar kampus.

Saat ini cukup banyak bisnis yang memiliki segmentasi mahasiswa, seperti aksesoris, hijab, parfum, sepatu, dan makanan-makanan unik seperti keripik, brownies, klappertaart, cupcakes, dan sebagainya. Cara pemasarannya? Nah, dengan kegiatan mahasiswa yang padat, bisnis online menjadi tren yang digandrungi saat ini. Selain menghemat waktu, bisnis online juga dapat menjangkau konsumen lebih luas dan mudah direalisasikan meski dengan modal terbatas.

Kalau kamu masih bingung bagaimana harus menjalankan bisnis onlinemu, kamu cukup ikuti cara-cara yang dijalankan oleh online shop-online shop yang jadi langgananmu. Rajin-rajinlah ‘memata-matai’ apa yang mereka lakukan melalui internet dan media social, lalu adaptasi. Banyak banget bisnis online local yang sukses dengan memanfaatkan media sosial seperti Twitter dan Instagram. Buat kamu yang punya passion dalam berbisnis, tunggu apalagi? J

6. Lewat media sosial, kamu bisa jadi orang yang menginspirasi. Kurang-kurangi deh yang namanya pamer dan nyinyir, lebih baik berbagi hal-hal positif dari media sosialmu

Daripada buat pamer, jadi orang yang menginsoirasi via wallpapertags.com

Dari beberapa tips di atas, sepertinya ini yang paling diminati mahasiswa. Yap, sudah berapa jenis media sosial yang kamu punya? Facebook, Twitter, Ask.fm, Instagram, Path, Tumblr? Jika jawabannya “ya” selamat, berarti kamu termasuk mahasiswa kekinian.

Tapi coba kamu perhatikan, seberapa efektif kamu memanfaatkan deretan media sosial tersebut? Status dan tweet apa yang biasanya kamu update di Facebook dan Twitter? Foto-foto apa yang biasa kamu unggah di Instagram dan Path? Tulisan jenis apa yang biasa kamu posting di Tumblr?

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan hal apapun yang kita update, toh kita punya hak untuk bebas berekspresi. Namun kata “sosial” pada media sosial inilah yang sering terabaikan, kita lupa bahwa ada banyak orang yang dapat melihat aktivitas kita di media sosial tersebut. Terlebih lagi, kita tidak menyadari apa yang kita ungkapkan di media sosial mungkin saja menyinggung perasaan orang lain atau menyudutkan pihak tertentu, misalnya.

Nah mulai sekarang yuk biasakan mengutarakan hal-hal yang positif di media sosial, seperti quotes inspiratif, ide-ide inovatif, hal-hal informatif, atau foto/desain yang eye catching. Siapa tau, bukan hanya follower yang bertambah, namun orang-orang yang merasa terbantu karena konten kita di media sosial juga semakin banyak.

So, which one will you choose? Hanya dengan duduk manis di depan laptop atau menggunakan smartphone, enam hal di atas bisa kamu lakukan dengan mudah. Tunjukkan bahwa sebagai mahasiswa era digital sangat banyak hal positif yang dapat kita lakukan. Tunjukkan bahwa era globalisasi semakin membuat kaum muda bijaksana dalam berpikir dan bertindak.

Semoga kemajuan teknologi tidak hanya membuat kita menjadi insan yang cerdas dan kompetitif, namun juga semakin introspektif dan bermanfaat bagi orang lain. Bijak menggunakan internet, bijak menatap masa depan!