Sebenarnya, apa saja sih pengalaman unik yang selama ini dirasakan para mahasiswa Fakultas Pertanian? Bagaimana reaksi orang-orang terhadap pilihan pendidikan mereka, serta apa kekhawatiran dan kebahagiaan mereka sebagai mahasiswa? Hal-hal menyebalkan apa yang harus mereka temui tiap hari, dan hal-hal apa yang membuat mereka mantap bertahan sebagai mahasiswa Pertanian?

Lewat artikel ini, Alif Eka, yang merupakan Mahasiswa Fakultas Pertanian, akan berbagi cerita mengenai kehidupannya! Tanpa banyak basa-basi, yuk dengarkan penuturannya!

Penumpang Bus : “Mbak, turun Malang juga?”

Aku : “Iya.”

Penumpang Bus : “Di Malang kuliah? Di fakultas apa?”

Aku: “Iya, kuliah di Fakultas Pertanian.”

Penumpang Bus: (tertawa kecil) “Pertanian? Ambil Pertanian kok jauh-jauh ke Malang, Mbak? ‘Kan urusan menanam bisa belajar dari orang tua!”

Aku: (cukup hadapi dengan senyuman)

Apa sih yang terlintas di pikiranmu tentang mahasiswa Fakultas Pertanian? Apakah tanggapanmu sama dengan penumpang bus itu? Atau justru kamu malah lebih tahu?

Advertisement

Hal-hal yang berbau pertanian itu memang tak jauh-jauh dari macul (mencangkul), panas-pansan di sawah, kotor-kotoran dengan lumpur dan pupuk kompos, dan lain-lain. Namun itulah istimewanya kuliah disini. Nggak semua mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman kuliah sambil mendekatkan diri dengan alam sekitar!

Nah, selain itu, apa saja istimewanya kuliah di Fakultas Pertanian?

1. Namanya Fakultas Pertanian, Kampusnya Pasti Asri Banget

Kampusnya asri.. via nindya-resha.blogspot.com

Nuansa kampus di Fakultas Pertanian itu selalu rindang dan asri. Namanya juga Pertanian, jadi ya di sekitar kampus pasti dikelilingi oleh tanaman-tanaman hidup. Pokoknya suasanya kampusnya pasti hijau. Bahkan ada yang bilang, saking rindang dan hijaunya, kalau dilihat sekilas kampusnya anak Pertanian itu kelihatan suram. Gehehe…

2. Anak Pertanian Itu Nggak Bisa Jauh-Jauh dari yang Namanya Tanah!

Mainannya tanah (dokumen pribadi) via hipwee.com

Kalau udah kuliah di Fakutas Pertanian, kamu nggak boleh jijik-jijikan lagi sama yang namanya tanah. Anak Pertanian belajar dan berteman dengan yang namanya analisis tanah. Mulai dari meneliti bagaimana PH, warna, kandungan kimia, struktur, hingga mikroorganismenya. Nggak peduli cewek atau cowok, semua harus berani turun langsung ke dalam tanah untuk memeriksa kondisi tanah tersebut. Karena itulah, anak Pertanian nggak pernah lupa dengan asal-usul dirinya, yakni lahir dari tanah dan mati juga akan kembali ke tanah… Hehehe

.

3. Kalau Dokter Bisa Tahu Mana Orang Sakit dan Tidak, Anak Pertanian Tahu Mana Tanah yang Sakit dan Mana Tanah yang Sehat!

Tahu mana tana subur mana enggak via old-prasetya.ub.ac.id

Bukan cuma manusia aja yang sakit, tapi tanah juga bisa. Anak Pertanian bisa ngebedain mana tanah yang subur dan mana tanah yang enggak. Pernah lihat tanah yang berwarna pucat dan berkarat? Nah, itulah contoh tanah yang sakit. Kalau udah ngelihat tanah yang sakit, anak Pertanian nggak akan tinggal diam, mereka dengan sigap akan segera melakukan perawatan pada tanah tersebut.

Bukannya kurang kerjaan, justru itu adalah bentuk kecintaannya terhadap alam dan masa depan bumi, lho! Apa jadinya kalau tanah-tanah di bumi ini banyak yang sakit? Gimana masa depan bumi kita nanti kalau tanah dan tanaman rusak?

4. Mahasiswa Fakultas Pertanian Itu Harus Pandai Memilih Tanaman yang Sehat

Tahu tanaman yangsehat via fakultaspertanian-uwks.blogspot.com

Memilih tanaman itu tak semudah kelihatannya. Nggak semua benih tanaman bisa ditanam. Kamu harus teliti dalam memilih dan memilah bibit-bibit tanaman yang sehat supaya tanaman yang tumbuh juga sehat.

Di Pertanian, kamu pasti bakal mengenal istilah “rumah sakit benih”. Kamu akan bertemu balai-balai pemerintah tentang benih, balai karantina, dan lain-lain. Mereka paham banget dan tahu mana benih yang sehat dan siap untuk disemai ke tanah.

5. Sawah dan Laboratorium Adalah Ladangnya Anak-Anak Fakultas Pertanian

Cinta banget sama lab (dokumen pribadi) via hipwee.com

Anak Pertanian ya sudah pasti harus mau panas-panasan di sawah. Mereka harus mau meneliti tanaman-tanaman sawah, hama-hama, dan mikroorganisme yang ada di sawah. Tapi anak Pertanian juga nggak melulu nongkrong di sawah, kok! Perkuliahan Mahasiswa Pertanian juga dilakukan di laboratorium. Setelah melakukan observasi dan mengumpulkan permasalahan di sawah, semua itu langsung diteliti ke laboratorium.

6. Anak Pertanian itu Jago Banget Menganalisa!

Tanaman aja dianalisa via pertaniant3.blogspot.com

Ketika kita sudah menganalisa fakta di lahan, pasti kita akan studi di laboratorium juga. Di laboratorium, mahasiswa Pertanian melakukan berbagai macam analisa! Mulai dari analisis kimia, biologi, fisika, pergerakan fotosistesis tumbuhan, dan tak lupa juga analisa hama dan penyakit tanaman. Tuh, tanaman aja bisa dianalisis detil. Apalagi kamu? Eaaaa…

7. Anak Pertanian Juga Bisa Berkarya Melalui Tumbuhan, Lho!

Satu lagi yang istimewa dari mahasiswa Pertanian. Mereka juga bisa bereksperimen dan berkarya melalui tanaman dan tumbuhan. Karena menanam di kebun, ladang, dan sawah udah terlalu biasa, anak-anak Pertanian saat ini menanam tanaman dengan sistem kultur jaringan. Dengan sistem kultur jaringan ini, mahasiswa-mahasiswa Pertanian bisa bebas berekspresi menciptakan varietas–varietas tanaman baru, dan juga bisa menciptakan media-media tanam baru. Keren nggak tuh? :p

8. Sebagai ‘Dokter Tanaman’, Mahasiswa Pertanian Juga Harus Paham dengan Berbagai Jenis Hama Serangga!

Mempelajari hama dan serangga via hipwee.com

Nggak hanya mengenal tanah dan tanaman, mahasiswa Pertanian juga mempelajari tentang hama dan penyakit tanaman. Bisa dibilang, mahasiswa Pertanian itu dokternya tanaman. Bertemu ulat, laba-laba, kupu-kupu, wereng, belalang, dan masih banyak lagi.

Kalau tanah saja bisa sakit, apalagi tanaman yang notabene adalah makhluk hidup. Tanaman juga bisa sakit, dan penyakit-penyakit tanaman itu bisa disebabkan oleh jamur, bakteri, dan virus. Dalam menganalisa berbagai gejala dari penyakit tersebut, harus dilakukan analisa di laboratorium. Tuh ‘kan ngelab lagi! Hhmmm… cinta banget deh sama lab!

9. Jangan Salah, Anak Pertanian Juga Bisa jadi Peramal!

Meramal kapan datangnya hama.. via www.unpad.ac.id

Tahukah kalian, anak Pertanian itu bisa ngeramal? Tapi bukan meramal masa depan orang-orang, melainkan meramal dan memprediksi kapan hama dan penyakit itu datang menyerang tanaman.

Hama adalah organisme pengganggu tanaman budidaya. Banyak sekali hama-hama tanaman ini merusak tanaman budidaya. Meskipun kami tahu perkiraan kapan hama dan penyakit tumbuhan itu datang, bukan berarti kami bisa memberantas hama-hama tersebut sampai habis. Tugas kami adalah untuk meminimalisasi serangan hama yang merusak tanaman.

“Bisa sih ngeramal kapan datangnya hama, tapi nggak bisa ngeramal kapan datangnya jodoh! 🙁 “

10. Selain Pecinta Tanaman, Mahasiswa Pertanian Itu Juga Punya Jiwa Petualang yang Tinggi

Punya jiwa petualang via hipwee.com

Berbanggalah kalian yang kuliah di Fakultas Pertanian. Kalian adalah orang yang super perhatian terhadap tanaman dan lingkungan. Kuliah di Fakultas Pertanian, selain membuatmu menjadi seseorang yang mencintai alam, kamu juga adalah pemuda-pemuda yang memiliki jiwa petualang sejati.

Kuliah praktikumnya disuruh mengukur tanaman dan juga mengukur tingkat erosi di pinggiran jurang. Seru dan menantang bukan? Menimba ilmu, mempelajari tumbuha-tumbuhan, dan sekaligus menjelajahi alam yang indah. Kurang istimewa apa lagi anak Pertanian? Siapa lagi yang bakal peduli dengan alam kalau nggak ada Mahasiswa-mahasiswa Pertanian? Siapa lagi yang mau peduli untuk membudidayakan varietas dan bibit-bibit unggul tanaman yang bermanfaat bagi kehidupan, kalau bukan anak FP?

11. Perlahan-Lahan, Kamu Harus Melupakan Kebiasaan Pulang Kampung Tiap Akhir Pekan…

Ketika keluarga sudah rindu dan menanyakan kapan kepulanganmu, pasti rasanya nyesek banget nggak bisa pulang kampung. Jadwal perkuliahannya anak Fakultas Pertanian itu padat banget!

Kuliah bisa sampai sore, udah gitu malamnya balik ngampus karena ada tutorial praktikum. Dan lebih mirisnya lagi kalau Hari Sabtu dan Minggu ada acara field trip, belum lagi banyak proyek akhir praktikum juga. Oh Tuhan… kapan ada waktu untuk pulang kampung? *Padahal di kampung ketemu sawah sama kebun juga hehehe..

Kata siapa yang jadwalnya padat cuma artis doang? Anak Pertanian juga sibuk sob! Kayak gini nih contoh padatnya jadwal anak Fakultas Pertanian:

7-8 Nov 2014 Praktikum Lapang Teknologi Konservasi Sumberdaya Lahan Di Poncokusumo

15-16 Nov 2014 Fieldtrip Pertanian Berlanjut di Selecta

22-23 Nov 2014 Fieldtrip Manajemen Kesuburan tanah di Hutan Cangar

29-30 Nov 2014 Praktikum Lapang Manajemen Hama Penyakit terpadu di Lahan Ngijo

12. Kamu Juga Akan Berhadapan dengan Minggu Tenang yang Nggak Tenang!

Ujian praktikum menanti via unsoed.ac.id

Penderitaan belum berakhir. Masih ada yang lebih nyesek, yaitu minggu tenang. Minggu tenangnya anak Pertanian itu pasti nggak tenang. Kenapa? Karena minggu tenangnya anak FP itu minggu kacaunya UAP (Ujian Praktikum). Hehehehe…

*cuma bisa nyengir sambil bikin pupuk kompos

13. Walaupun Jadwal Praktikum Padat, Kamu Bisa Memanfaatkannya Sambil Liburan!

Praktikum sambil liburan. Aheyy.. via hipwee.com

Namanya juga kuliah pertanian. Tentunya, tempat-tempat yang dikunjungi ya seputar tanaman. Praktikumnya anak Pertanian itu dilakukan di perkebunan. Entah perkebunan teh, perkebunan apel, perkebunan jambu kristal, perkebunan jeruk, dsb. Seru ‘kan, bisa praktikum sambil tamasya ke perkebunan-perkebunan yang indah — sambil menyelam minum air!

14. Walaupun Laporan, Tugas, dan Presentasi Banyak, Kamu Selalu Punya Alasan Untuk Menikmatinya

Nikmati saja.. via hipwee.com

Memang dari awal sudah diingatkan oleh para sesepuh kampus kalau kuliah di Pertanian itu laporan dan tugas-tugasnya banyak. Setelah selesai melaksanakan ibadah praktikum, tugas-tugas dan laporan-laporan sudah mengantri untuk segera digarap. Ya namanya juga mahasiswa, nggak seru kalau nggak ada tugas dan laporan.. hehehe.

Meskipun tugas dan laporan bejibun, tidaklah masalah besar bagimu. Toh pada saat kuliah praktikum anak-anak Fakultas Pertanian juga bisa sambil menikmati indahnya alam. Itulah hebatnya anak Pertanian, selalu saja ada celah bagimu untuk menikmati padatnya jadwal perkuliahan.

15. Seberat Apapun Tugas, Laporan dan Praktikum, Bagimu Kuliah di Fakultas Pertanian Itu Menyenangkan!

Kuliah Pertanian itu menyenangkan, kawan! via hipwee.com

Semua mahasiswa jurusan manapun pasti mempunyai kesulitan masing-masing saat menjani perkuliahannya, begitu juga mahasiswa Pertanian. Seberat apapun tanggung jawabmu sebagai seorang mahasiswa tak akan pernah menjadi bebanmu saat kamu melakukannya dengan ikhlas. Ingatlah bahwa apa yang kamu lakukan selama menjadi mahasiswa Pertanian itu bermanfaat bagi dirimu, orang lain, dan alam sekitar.

Pertanian itu asyik, pertanian itu menarik, dan menjadi mahasiswa Pertanian itu menyenangkan! Semua orang membutuhkan jasamu di bidang pertanian. Pak Tani dan Bu Tani tak akan memiliki hasil panen yang baik jika tak ada bantuan dari kalian, dan tidak akan ada yang bisa makan kalau sumber hasil pertanian itu tidak ada. Jadi, patut berbanggalah jadi anak Pertanian!

TANI… JOYO!!! 😀

Mau menulis untuk Hipwee? Silahkan simak caranya di sini!