Hi Guys, mungkin saat ini kamu udah ngerasa mulai bosen dengan pertanyaan: “Kapan menikah?”. Ya wajar saja kalau kamu sering ditanyain pertanyaan seperti itu. Secara kamu udah siap secara fisik, mental, financial, spiritual trus apalagi? Kuliah udah, kerja juga udah, pasangan juga udah nunggu-nunggu tuh kapan dilamar, hehehe. Setiap kali pertanyaan itu muncul, mungkin jawabanmu seperti ini:

“Kawin sih gampang tapi biaya resepsi pernikahan nya itu loh pake duit bukan pake daun!”

Pernah dengar gak cerita peraktisi keuangan di TV nasional tentang ortu yang kehilangan rumahnya karena punya hutang resepsi pernikahan anaknya, padahal anaknya yang resepsi megah tuh udah punya 2 anak. Bisa dibayangin ‘kan dalam jangka waktu yang cukup lama, tapi hutang resepsi pernikahan gak lunas-lunas juga. Stop, no offense ya, tulisan ini cuma ingin menginspirasi anak muda biar nikah tanpa hutang.

Bukannya gak boleh nikah mewah, tapi kalau gak mampu kenapa mesti dipaksain kan? Sekarang itu harga-harga makin mahal, apa kamu mau uang yang kamu dan pasanganmu tabung bertahun-tahun habis dalam sehari hanya untuk resepsi? Hanya untuk menjamu tamu-tamu yang gak semua kalian kenal dekat? Uang jutaan, puluhan bahkan ratusan juta itu hanya untuk makan dan habis dalam hitungan jam.

Sah-sah saja jika kita menginginkan sebuah pesta pernikahan yang meriah, namun bukan berarti kita harus mempertaruhkan masa depan hanya demi pesta semalam saja.

Nikah mewah sah-sah aja, asalkan mampu. via twitter.com

Advertisement

“Tapi… gue ingin pernikahan gue berkesan, lagian kan pernikahan itu sekali seumur hidup, masa sih gak dirayain?”

Ya, tentu saja sah-sah saja jika kamu inin merayakan dengan cara yang meriah, tapi kalau dirayakan pakai hutang sana-sini bukannya akan memperberat tanggungan di masa depan? Tampaknya semua agama juga menyarankan untuk merayakan dengan cara yang secukupnya dan semampunya saja. Justru karena menikah itu sekali dalam seumur hidup, kamu harus pikirin biaya hari-hari setelah hari pernikahan itu sendiri.

“Tapi ini udah tradisi budaya keluarga gue, apalagi gue udah punya gelar mentereng di balik nama gue. Semuanya harus nikah mewah dan gede-gedean walau sebenernya pinjem sana-sini yang penting harus pesta!”

Saya pernah mendengar tagline sebuah radio: “mau hidup gaya tapi banyak utang atau mau hidup tenang banyak tabungan?”. Kalau kita cerdas, sudah pasti kita tahu pilihan mana yang lebih bijak.

“Tapi gue anak perempuan satu-satunya, gue anak bungsu, gue anak orang terpandang, tapiii…” 

Kenapa kita harus mempersulit diri sendiri dengan biaya resepsi? Kenapa nggak mencoba untuk me-lobby ortu, camer, sodara dan keluarga besar. Restu yang paling penting ada di ortu kita ‘kan? Cobalah untuk berkomunikasi sebaik mungkin, dan tunjukan usahamu kalau pernikahanmu bisa tetap meriah dan berkesan walau tanpa resepsi gede-gedean. Nah, berikut ini adalah beberapa alasan logis, kenapa kamu harus menikah tanpa harus berhutang.

1. Kehidupanmu dalam berumah tangga pasti jadi lebih tenang, karena kamu dan pasanganmu tak perlu cemas dihantui oleh tagihan-tagihan hutang.

Tenang tanpa harus using mikirin hutang. via blog.penfed.org

Buat yang pernah punya hutang, cicilan, kreditan pasti nightmare ‘kan setiap tanggal gajian? Kenapa? Soalnya gaji yang udah capek-capek kamu usahain dari hasil kerja banting tulang selama sebulan cuma numpang lewat di rekening doang.

Kalau hutangnya untuk nyicil keperluan dan kebutuhan yang bermanfaat bagi kehidupan rumah tangga seperti cicilan rumah, kendaraan, atau yang lain sih tidak masalah. Tapi kalau harus nyisihin banyak uang hasil gajian untuk membayar hutang biaya pesta perikahan yang udah lewat, dan masih numpuk bertahun-tahun, pasti sangat rugi bukan?

2. Dengan tidak menikah tanpa hutang, kamu jadi bisa menabung uang sebanyak-banyaknya demi memenuhi kebutuhan rumah tanggadi masa depan.

Bisa nabung demi masa depan rumah tangga. via twitter.com

Nah, ini nih yang jauh lebih penting untuk dipikirkan setelah pesta pernikahan usai digelar — tabungan! Yup, kalau kamu memulai rumah tangga dengan menumpuk hutang, pasti bikin nggak tenang. Semua perencanaanmu jadi banyak kendala dan hambatan cuma gara-gara mikirin hutang resepsi nikah yang masih tersisa.

Berbeda ceritanya kalau kamu menggelar pernikahan tanpa hutang. Nikah tanpa hutang bisa bikin kamu punya kelebihan duit yang bisa kamu simpan untuk rencana masa depan rumah tangga. Misalnya, buat beli rumah, tabungan kesehatan, atau biaya anak sekolah nanti.

3. Kamu juga masih bisa menyisihkan uang tabungan pernikahan untuk pergi honeymoon bareng pasanganmu.

Masih ada uang buat bulan madu. via weddbook.com

Kamu juga masih punya sisa uang yang bisa kamu pergunakan untuk keperluan honeymoon. Kamu bisa langsung traveling bersama pasangan tanpa bingung mikirin hutang! Ayo nikah tanpa hutang, daripada uangnya dihambur-hamburin hanya demi pujian dari tamu-tamu undangan, lebih baik digunakan untuk honeymoon berdua dengan suami/ istri ‘kan?

Mau menghabiskan malam pertama dimana? Bandung, Jogja, Bali, Lombok, Singapore, atau honeymoon ke Eropa? Seru banget kan! Selain bisa menghabiskan waktu berduaan dengan suami, pasti bakal banyak banget ilmu dan pengalaman yang akan kamu dapat selama bulan madu bersama orang yang kamu cinta.

4. Bebas dari hutang membuat anggaran rumah tanggamu untuk kebutuhan pokok dan lain-lain masih bisa tercukupi dengan baik.

Anggaran rumah tangga masih bisa tercukupi dengan baik. via mport.ua

Karena kamu gak punya hutang nikah, kamu jadi ada sisa tabungan uang untuk melakukan hal-hal seru lainnya bersama pasangan halalmu. Misal, mengajak suami atau istrimuu buat makan di restoran yang selama kalian berdua pacaran pengen banget makan di tempat itu, tapi belom kesampaian.

Dengan menikah tanpa hutang, kamu juga bakal punya anggaran dapur lebih banyak buat masak yang enak-enak dan sehat buat keluarga kecilmu. Bukankah itu awal yang bagus untuk memulai sebuah rumah tangga?

5. Hubunganmu dengan pasanganmu bisa lebih terjamin keharmonisannya, karena kalian berdua tak harus pusing-pusing memikirkan tagihan hutang.

Karena hutang, rumah tangga jadi gak harmonis. via www.novosti.rs

Orang yang gak punya hutang  udah pasti hidupnya tenang. Tak ada tagihan apapun yang harus dipikirkan tiap kali gajian datang. Nggak harus terus-terusan was-was setiap kali keadaan keuangan tidak memungkinkan untuk menutupi hutang. Hutang juga bisa memicu konflik rumah tangga yang runyam lho.

Karena hutang, kehidupan rumah tangga bisa jadi stres hingga membuat hubunganmu dengan pasanganmu jadi nggak harmonis. Beda ceritanya kalau kamu nggak berhutang cuma buat resepsi nikah. Kehidupan rumah tanggamu setidaknya jadi nggak makin ruwet. Kamu dan pasangan juga bisa tidur nyeyak dan gak dihinggapi mimpi buruk dikejar Debt Collector.

6. Dengan tidak menghamburkan banyak uang untuk sebuah resepsi pernikahan, kamu dan pasangan masih bisa menabung untuk bisa saling membahagiakan satu sama lain.

Bisa nyenengin pasanganmu. via youqueen.com

Karena gak punya beban di masa lalu, kamu bisa membahagiakan pasanganmu. Misalnya, kamu masih bisa ngasih tambahan uang buat istrimu untuk bisa tetap nyalon, shopping, atau jalan-jalan walaupun dia udah resign dari kerjaannya. Kamu pun masih punya budget buat hobby dan passion-mu yang selama ini.

Pasti ada kan yang pengen kamu beli dan belum kesampean semasa masih bujangan dulu? Jadi karena nikah tanpa hutang, kamu masih bisa senang-senang beli barang kesayangan.

7. Kamu dan pasangan juga jadi lebih siap dalam menghadapi kehamilan, terutama soal biaya persalinan hingga biaya untuk merawat anakmu nanti.

Lebih siap dalam menghadapi kehamilan. via mamaplus.md

Masa depan itu jauh lebih penting ketimbang hanya soal urusan resepsi nikah yang gede-gedean. Misalnya soal kehamilanmu atau pasanganmu nanti. Dengan menikah tanpa hutang, saat kamu atau pasanganmu hamil, kalian pasti bisa lebih siap dalam mempersiapkan segalanya lebih matang dan terencana tentang kebutuhan bumil dan bayi saat masih ada di kandungan maupun setelah lahir.

Dengan kesiapan finansial seperti itu, kalian akan merasa lebih rileks santai dan bebas stres selama menjalani kehamilan karena bebas dari hutang nikah.

8. Bahkan, bukan hal yang mustahil kamu dan pasanganmu masih punya rezeki lebih untuk bisa berbagi kebahagiaan dengan orangtua atau orang lain!

Masih bisa bahagiain ortu meski udah berkeluarga sendiri.

Mungkin ortumu dulu sempat kecewa karena keputusanmu menikah tanpa hutang sehingga perayaan pesta pernikahan tak bisa berlangsung secara megah, tetapi keuntungannya adalah kamu bisa menebusnya dengan kebahagiaanyang lebih bermakna buat mereka.

Ortu pasti bakal terharu dan bahagia denganmu, karena walaupun kalian udah nikah tapi masih bisa berbagi rezeki sama ortu. Nggak melulu soal duit kok, tapi kamu bisa kasih makanan kesukaannya dan dijamin lo bakal jadi menantu kesayangan dan gak ngerepotin!

Sekali lagi, nikah meriah itu gak dilarang kok selama kita mampu. Menikah tanpa hutang akan bikin hidupmu penuh berkah, karena kamu bisa fokus buat masa depan keluarga kecilmu. Nah, giman? Berani gak nih nikah tanpa hutang? Semoga dan pasti bisa ya! 🙂