Dalam hubungan memang selalu ada permasalahan yang harus dihadapi. Tapi nggak semua permasalahan bisa diterima dan ditolerir oleh pasangan kita, lho. Ada kesalahan-kesalahan yang akan dianggap terlalu fatal bagi mereka.

Kesalahan-kesalahan fatal apa aja sih yang dimaksudkan? Nah, berdasarkan pendapat dan pengalaman kamu nih, Hipwee sudah membuat daftarnya. kamu nggak mau hubunganmu dengan kekasihmu dalam keadaan gawat darurat, jangan pernah melakukan kesalahan-kesalahan fatal ini!

Perselingkuhan Itu Terlalu Fatal Untuk Dimaafkan, Dear!

Selingkuh itu jahat via girl64.ru

“SELINGKUH! Kalau udah sekali selingkuh, walaupun dia nangis-nangis minta maaf, pasti kumat lagi. Percaya deh.”

Husein, 21 th, Banjar

“Selingkuh. Kepercayaan yang dibuang sia-sia itu sangat tidak bisa ditolerir.”

Damir, 19 th, Banda Aceh

“Selingkuh bagi aku adalah kesalahan yang gak bisa ditolerir dalam hubungan pacaran. Gak bisa diomongin lagi, lebih baik diakhirin aja.”

Lucyana, 24 th, Medan

“Selingkuh. Benar-benar menyakitkan, mengetahui pacar membagi hatinya untuk perempuan lain rasanya dunia runtuh seketika!”

Juniar Wulan, 24 th, Bojonegoro

“Selingkuh, menandakan tidak adanya komitmen antara kedua pihak. Kalau pas pacaran aja selingkuh, apalagi kalau sudah nikah.”

Rolland, 22 th, Bandung

“Selingkuh. Itu ngehancurin kepercayaan. Mau minta maaf kayak gimana, kalau hubungan terus dilanjutin pasti bakal keinget-inget terus kesalahan itu.”

Urin, 21 th, Semarang

Don’t Lie To Me, Baby!

Dilarang berbohong soal cinta via www.datingadvice.com

Advertisement

“Berbohong. Sesuatu yang sangat kecil tapi bisa mempengaruhi dan membuat pasangan terkadang ilfil.”

Yelika, 20 th, Bekasi

“Menurut saya berbohong dan kurang menghargai pasangan adalah kesalahan yang tidak bisa ditolerir.”

Gizmo Alfrede, 21 th, Semarang

“Kebohongan. Kebohongan yang sering dilakukan bisa membuat rasa kepercayaan luntur dan membuat kita mempertanyakan hubungan ini kembali.”

Maqdis, 17 th, Karawang

“Gue nggak bisa mentolerir kebohongan. Sekali dia berbohong (meskipun kebohongan kecil), pasti hilang semua rasa percaya gue ke dia.”

Dhika, 16 th, Jakarta

“Berbohong akan suatu hal, tapi pacar kita nggak mau cerita. Kita tahu kebohongan itu dari orang lain atau dengan mata kepala sendiri. Dan alasannya nggak masuk akal.”

Kana, 25 th, Surabaya

Kalau Pacaran Nggak Ada Keterbukaan dan Kepercayaan Sih Sama Aja Bohong

Tak ada keterbukaan dan kepercayaan via www.huffingtonpost.com

“Dia gak terbuka sama aku. Masa dia lebih nyaman cerita di medsos ketimbang cerita sama pacarnya sendiri? Sakitnya tuh disini :(”

D. Tika, 23 th, Surabaya

“Tidak percaya. Hubungan apapun landasannya harus percaya. Kalu gak bisa dipercaya, mending gak usah berhubungan.”

Eaf, 36 th, Depok

“Melihat chatting atau sms kita tanpa izin, apalagi malah di curigain yang pada akhirnya message kita di-kepoin. Kalau ketauan, itu gak termaafkan!”

Yunika Tartila, 19 th, Bandung

“Kalau pacar kita udah gak ada rasa saling percaya. Terus pacar mendua hati dan yang cemburu berlebihan.”

Chrisa, 22 th, Jakarta

Masih Aja Inget-inget Mantan, Kamu Anggap Aku Ini Apa?

Masih aja inget-inget mantan. Move on dong.. via svet24.si

“Masih nyimpen barang dari mantan sama aja kayak selingkuh!”

Laras, 24 th, Bekasi

“Kalau dia masih suka berhubungan sama mantannya, apalagi sampai ngebanding-bandingin aku sama mantannya. Bikin mual, serasa mau muntah ajah gitu.”

Bram Aji, 20 th, Binjai

“Diam-diam masih jalan sama mantannya, apalagi sampai mesra-mesraan sama mantannya.”

Grace Elfrida, 20 th, Bandung

“Kesalahan yang paling nggak bisa ditolerir sih menurut gue itu ketika pacar ketahuan selingkuh sama mantan pacarnya.”

Muh. Ilham Sahabuddin, 18 th, Mamuju

Pacar Terlalu Protektif dan Ngatur-ngatur Itu Cuma Bikin Stres

Terlalu protektif itu bikin pacar tertekan via svet24.si

“Terlalu protektif. Bayangin aja 5 menit harus lapor, polisi aja 2 X 24 jam baru bisa lapor. Itu katanya nunjukin perhatian, oh ladies…itu penggangu banget!”

Wildan, 23 th, Surabaya

“Punya pacar yang overprotektif banget. Dia membatasi aku buat berteman sama orang. Tapi sekarang pas udah putus aku juga udah nggak bisa temenan sama temenku.”

DR, 18 th, Semarang

“Saat pacar terlalu takut kehilangan kita. Maka dengan kekhawatirannya akan menyiksa dan menjadi posesif.”

Wawan, 26 th, Jakarta

Merusak privasi dan menanamkan dogma. Ini BIG NO utk yg masih pacaran! bagaimanapun pacaran itu cuma salah satu kegiatan dr proses pertumbuhan, apa jadinya bila masa keemasan itu diintervensi oleh orang yang “SAMA-SAMA” berproses?!”

Wina, 27 th, Surabaya

“Yang gak bisa di tolerir itu ya sering banyak alasan yang gak jelas sama overprotective.”

Ria, 18 th, Jambi

Pacar yang Nggak Pengertian dan Support Kegiatan Kita itu Bukan Pacar Idaman

Pasangan nggak mendukung perkembangan via www.peribebek.com

“Mengganggu ketenangan dalam meniti karir. Ngebet terus ngajakin main, sementara gue lagi gencar-gencarnya dapetin kemapanan buat modal nikah.”

Dian, 22 th, Nganjuk

“Saat pacar aku nggak bisa mengerti hobiku, meremehkan harapan dan cita-cita yang sedang kuusahakan agar tercapai tanpa berusaha mendukungku.”

AMT, 22 th, Jakarta

“Dia nggak suka dan support kegiatan yang aku suka. Baru pacaran udah berani ngebates-batesin aku, gimana kalau udah nikah? Gak boleh ini itu pasti!”

Dilla, 22 th, Bandung

“Kalau dia udah berani ngelarang, ngebatesin dan nggak ngedukung hobi atau passion gue. Pacar yang nggak mendukung gitu sih masa depan gue bisa suram.”

Priscilla, 25 th, Jakarta

Kalau Dia Berani Main Kasar Secara Fisik Maupun Verbal, Mending Udahan Aja!

Abusive relationship via tamil.boldsky.com

“Kalo pasangan udah mulai menyinggung soal keluarga. Maksudnya nggak sengaja menghina atau merendahkan.”

Wilda, 20 th, Bandung

“Ringan tangan. Kalau pacaran aja suka mukul, nikah babak belur kali… hahaha.”

Tya, 24 th, Bogor

Verbal abuse or physical abuse, baru pacar aja udah berani kasar apalagi kalau nanti nikah, kan ngeri kalo KDRT.”

Rida, 23 th, Jakarta

“Kalau dia udah mulai main kasar, bisa kata-kata kasar atau main tangan dan sejenisnya.”

Intan, 25 th, Jakarta

Masih Pacaran Tapi Udah Ngajakin Berhubungan Seks

pacaran belum saatnya berhubungan intim via kusoksovy.viewy.ru

“Ini bukan berati curhat kan? Menurut gue si kalo ampe si cewek ampe bunting, itu udah parah banget.”

Oby, 17 th, Banjarnegara

“Yang gak bisa ditolerir adalah jenis pacaran yang gak sehat, berhubungan intim, dan melakukan hal-hal sejenisnya.”

Adiz, 20 th Malang

“Kesalahan dalam pacaran: menyerahkan segalanya, terutama cewek. Banyak diantaranya yang rela melepas keperawanannya.”

Edita, 19 th, Kebumen

“Menghalalkan free sex. Pokoknya yang sejenis itu deh. Kurang banget pendidikan agamanya. Rasanya pengen teriak di depan mukanya, “Dosa weyy, haram!!! Bahaya!!! Iiiih.”.”

Nida S, 19 th, Semarang

Kalau Lagi Berantem atau Putus, Please Deh Nggak Usah Mengumbar Kejelekan Pacar!

Mengumbar kejelekan pacar via www.femside.com

“Kalau putus suka ngumbar kejelekan kita. Hahaha…”

Khairul.H.Zamri, 17 th, Bekasi

“Menghina/menjauhi keluarga (pasangan)! tapi kalo lagi marah atau ngambek, gak pantas dong menjelek jelekkan kehidupan keluarga. Kamu memang yang utama, tapi keluarga? Yang Pertama! ”

Syahril, 24 th, Medan

“Ngejelek-jelekin pacar di media sosial. Padahal berantem cuma karena sepele doang. Benci banget sama cewek yang kayak gitu.”

Rizki, 25 th, Surabaya

“Kesalahan fatal itu kalau dia jelek-jelekin gue di medsos dan temen-temennya. Meskipun udah putus, tetep aja itu kesalahan fatal dalam hubungan!”

Andre, 24 th, Bekasi

Maaf.. LDR Itu Nyiksa Diri, Aku Gak Bisa!

LDR itu menyiksa.. via blogs.privet.ru

“Faktor jarak. Dia nyaman dengan teman temannya karena bertemu setiap hari.”

Annisa Jasmine, 20 th, Bekasi

“Pacaran jarak jauh. Bukan salah siapa-siapa sih, tapi nggak bisa aja kalau pacaran LDR. Mending gak usah lanjut aja kalau jauhan.”

Ika, 26 th, Bandung

“LDR-an! Ini kesalahan gak ya? LDR itu percuma buat aku. Aku malah gak bisa serius nantinya. Malah aku jadi yang salah nanti karena deket sama orang lain hahaha..”

Laura, 23 th, Semarang

Bagaimana menurutmu? Apakah kamu setuju dengan pendapat-pendapat di atas? Nah, kalau kamu benar-benar menyayangi dan mencintai pasanganmu dengan tulus, sebisa mungkin jangan pernah lakukan kesalahan-kesalahan di atas ya. Sudah selayaknya kamu berbuat yang terbaik untuk orang yang kamu sayangi. Kalau kamu punya pendapat yang berbeda dengan yang di atas, boleh banget lho kamu tambahkan di kolom komentar! 🙂