Di setiap hari Minggu kamu selalu pamit padaku untuk pergi ke Gereja, dan di setiap hari Jum at aku selalu pamit padamu untuk pergi Jumat’an ke Masjid. Bahkan, aku tak ragu untuk mengantarmu setiap Minggu sore menuju ke tempatmu beribadah menghadap Sang Maha Pencipta.

Banyak orang bilang kalau cinta itu harus satu keyakinan . Tetapi, menurutku cinta itu soal ketulusan dalam hati yang tidak memandang berbagai macam perbedaan, entah itu beda warna kulit, beda status sosial, beda suku, bahkan beda kepercayaan yang dianut.

Sejak awal aku yakin bahwa tak ada yang salah dalam hubungan ini. Kita memang berbeda, tapi pasti akan selalu ada kemungkinan bagi kita untuk bersatu.

Selalu ada kemungkinan untuk kita bersatu via www.lintas.me

Aku sudah mengenalmu 2 tahun lamanya, kita sudah menjalin hubungan ini dengan sangat sederhana dan apa adanya. Walaupun ada banyak pihak yang menentang hubungan kita — bahkan orangtuamu pun terlihat jelas kurang setuju, tapi aku yakin tidak ada yang salah dengan dengan keputusan kita berdua ini. Walaupun terkadang kita pun masih samar-samar dengan masa depan kita nanti.

Kita memang masih dalam status pacaran, dan kita memang masih terlalu dini untuk membicarakan tentang kelanjutan hubungan yang kita jalin, tapi tidak ada salahnya ‘kan jika kita berpikir dan membayangkannya sambil bertanya-tanya tentang rencana Tuhan untuk kita nanti?

Advertisement

Kira kira nanti siapa ya yang bakal pindah?

Pertanyaan yang sering kita perbincangkan disela-sela obrolan kita. Meski bertanya sambil sedikit tertawa bercanda, namun dari pertanyaan itu kita mempunyai harapan agar kita bisa menjadi satu keyakinan. Ya, walaupun pada realitanya tak pernah sesimpel itu, setidaknya itulah salah satu hal yang bisa membuat kita tenang.

Sungguh, aku ingin dekat dengan keluargamu. Ingin kutunjukkan pada orangtuamu, akulah laki-laki yang selama ini menyayangi dan menjagamu sepenuh hati.

Akulah laki-laki yang selamu ini menyayangi dan menjaga putrimu via yandakbar.blogspot.com

Seperti layaknya orang pacaran lainnya, jujur aku pun ingin sekali bisa dekat dengan keluargamu, mengenalkan diri didepan orang taumu bahwa akulah orang yang sayang dan akan menjagamu dalam situasi apapun. Tapi setelah aku pikir-pikir berulang kalu, semua itu sangatlah sulit terjadi. Mendengar namaku saja orangtuamu sudah malas.

Orang lain boleh saja mengutuki hubungan kita yang berbeda keyakinan ini. Mereka berkata bahwa kita ini bodoh dan hubungan kita ini adalah sebuah kesia-siaan. Ya, aku memang sempat memikirkan semua itu, tetapi semakin dalam aku memikirkannya, semakin kuat aku yakin pada hubungan kita.

Aku yakin hubungan ini bisa menjadi hubungan yang lebih serius, hubungan yang diantara dua pelakunya saling memngisi satu sama lain. Aku ingin membuktikan bahwa ini bukanlah kesia-siaan hingga suatu hari nanti hubungan kita direstui oleh Tuhan.

Aku tahu ada tembok besar tembok besar yang memisahkan kita, tapi salahkah bila aku terus berusaha meyakinkanmu bahwa hubungan kita akan baik-baik saja?

Ada tembok besar yang menghadang hubungan kita (dok. pribadi) via hipwee.com

Dalam hubungan yang baik, komunikasi yang lancar adalah yang paling penting. Itupun yang sedang kita terapkan dalam hubungan ini. Meski sering terjadi cek-cok yang sangat sepele, tapi itu semua bisa kita lewati dengan kepala dingin dan hati yang tenang. Ya, menjalani hubungan beda keyakinan ini memang berat. Masalah yang kita hadapi memang tak banyak — hanya satu — namun itulah yang menjadi tembok besar yang membuat kita sulit bersatu.

Kita sama-sama sadar bahwa ada permasalahan besar yang sedang menghadang, tetapi kita selalu menunda untuk menghadapinya. Terkadang aku takut untuk mencoba kembali membahas tentang perbedaan keyakinan kita ini. Aku belum siap jika aku harus melepaskanmu sekarang.

Pelukan erat selalu aku berikan padamu seusai membahas masalah yang sedang kita alami ini. Aku berharap pelukanku ini bisa menjadi penenang dan meyakinkanmu bahwa hubungan kita akan baik-baik saja dan bukti bahwa aku tidak ingin kehilanganmu.

Semua orang punya beragam mimpi yang sangat indah. Begitupun aku dan kamu, bermimpi untuk bisa terus meneruskan hubungan sampai ke jenjang yang lebih serius dan menjadi pasangan yang satu. Aku tahu, rasanya mimpi ini tidak mungkin terjadi, tetapi aku tidak ingin memendam asa ini begitu saja. Aku percaya setiap doa dan usaha yang kita lakukan ini pasti akan dipertimbangkan oleh Sang Maha Kuasa.

Kalaupun hubungan ini harus berakhir, satu hal yang ingin kukatakan padamu: “Aku bahagia karena kita pernah saling membahagiakan satu sama lain.”

Aku bahagia kita pernah saling membahagiakan. via sutu.hol.es

Kita memang pasangan yang dekat jaraknya, tetapi kita berbeda rumah keyakinan. Aku dan kamu pun masih tak tahu akan seperti apa hubungan ini kedepannya, dan tak tahu apakah ada di antara kita yang harus mengalah.

Memang benar, terasa sia-sia jika sudah menjalin hubungan yang sangat lama namun harus terpisahkan karena tidak bisa menjadi satu. Tetapi setidaknya kita berdua pernah saling membahagiakan, aku dan kamu pernah mengisi ruang hati masing-masing, dan kita berdua pernah menjadi pasangan yang paling tangguh di dunia ini.

Meski hanya untuk sementara, aku tak menyesal pernah menjalaninya bersamamu. Namun saat ini aku sedang berusaha untuk siap menerima kenyataan jika suatu saat nanti kamu akan melanjutkan hubunganmu dengan laki-laki lain yang bisa menjadi satu denganmu.

Kita berdua saling menyambung doa yang sama sesuai dengan keyakinan masing-masing. Semoga Tuhan menghendaki dan merestui mimpi indah kita berdua.

Kita menyambung doa bersama-sama via www.hipwee.com

Sejak awal kami berkomitmen, hingga sampai detik ini kami selalu mengharapkan yang terbaik dan berbuat semaksimal mungkin dalam hubungan ini. Kami juga tidak ragu utuk berdoa bersama agar kami dapat dipersatukan. Kami berdoa dengan kalimat yang sama namun berbeda tujuannya.

Ya Tuhan, terimakasih Kau telah memberikan kesempatan pada kami menjalani hubungan yang indah sampai detik ini.

Ya Tuhan, dihadapanMu sedang berlutut dua orang yang saling mencintai satu sama lain. Aku berjanji tidak akan melepaskannya hingga Kau menghendakinya.

Persatukanlah kami dan jadikanlah kami sebagai pasangan. Jika Kau tidak berkenan mempersatukan kami, rencanakanlah sesuatu yang dapat kami kenang selamanya. Amin.

Sampai saat ini kami masih menjalani hari hari kami seperti biasa dan masih berharap Tuhan akan memberikan rencana untuk kami berdua. Kami terus berdoa agar kami bisa bersatu untuk selamanya, meski kami tahu sangat kecil kemungkinannya. Tapi, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, terus berusaha dan berdoa. Kebaikan akan datang di waktu yang terbaik. 🙂