Pernahkah kamu merasa hidupmu berputar di tempat yang itu-itu saja? Meski segalanya berjalan baik dan lancar, kamu selalu merasa ada yang kurang. Kebahagiaanmu pun tertunda karena kamu kerap merasa kekurangan.

Bisa jadi, rasa seperti itu datang karena hidupmu selama ini terlalu “aman”. Mungkin kamu tumbuh dalam ketakutan untuk berbuat kesalahan. Sekuat tenaga kamu berusaha melakukan segalanya dengan sempurna. Jika merasa tak mampu menghasilkan sesuatu yang sempurna, kamu memilih menghindar dan batal melakukan hal itu sama sekali.

Kamu takut “tersesat”, dicap gagal, memalukan. Tapi pernahkah kamu berpikir, bahwa mungkin pandangan yang seperti itu yang selama ini membuatmu membatasi dirimu? Bahwa mungkin, justru pemikiran seperti itulah yang akhirnya membuatmu selalu merasa kurang.

Mungkin kamu perlu melepas fobia yang kamu punya. Berbuat salah dan tersesat tak selalu semenakutkan yang selama ini kita kira. Justru dengan ini, kita bisa banyak belajar dan memperbaiki kehidupan. Justru dengan ini, hari-hari kita akan terasa lebih lengkap — lebih “gurih”, lebih sempurna dengan memahami bahwa kita tidak sempurna.

1. Tersesat dan berbuat kesalahan adalah caramu mengenal diri. Kamu akan tahu siapa dirimu yang sesungguhnya di akhir hari.

Kamu tahu siapa dirimu yang sebenarnya via thismodernromance.com

Advertisement

Sadar atau tidak, kesalahan yang telah kamu perbuat akan membantumu melihat dengan jelas apa saja kelebihan dan kekuranganmu. Kesalahan membuatmu mengetahui kelemahan dan sifat burukmu untuk kemudian diperbaiki.

Dari kesalahan kamu bisa menemukan potensi dan sisi lain dari dirimu yang selama ini tak pernah kamu sadari. Kamu pun jadi semakin peka dengan dirimu sendiri, dan bisa benar-benar memahami seperti apa dirimu yang sebenarnya. Kamu akan semakin tahu apa saja yang paling baik buatmu.

2. Dari kesalahan yang terlanjur kita lakukan, sesungguhnya kita sedang belajar untuk berani menikmati hidup dengan keberanian

Menikmati hidup tanpa rasa takut via brisetouchefraiche.blogspot.com

Selalu dihantui oleh rasa takut akan berbuat kesalahan sepanjang hidupmu justru jauh lebih menakutkan dibandingkan berbuat kesalahan itu sendiri.

Ketika kamu terlanjur melakukan kesalahan, kamu akan menyadari jika ternyata hal yang selama ini kamu takutkan itu tak seburuk yang pikiranmu selama ini. Ternyata duniamu belum berakhir ketika kamu melakukan kesalahan.

Kamu tetap dapat menghirup udara pagi, bumi tetap berputar pada porosnya, dan orang-orang di sekelilingmu tidak berhenti melakukan kegiatannya hanya untuk bersama-sama menertawakanmu atas kesalahan yang kamu lakukan.

3. Di balik kesalahan yang telah kamu perbuat, sebenarnya kamu sedang belajar untuk ikhlas dan memaafkan.

kamu lebih mudah memaafkan via lovestory-igodyou.blogspot.com

Pada saat hatimu tidak lagi protes akan realita yang tak sesuai dengan apa yang kamu harapkan, dan mulai menerima semuanya, saat itulah kamu sebenarnya sedang belajar untuk memaafkan. Kamu sedang mencoba untuk ikhlas dan memaafkan situasi yang tidak sesuai dengan harapanmu, orang lain, dan terutama memaafkan dirimu sendiri.

Kamu menyadari bahwa di dunia ini tidak ada yang sempurna, begitu juga dirimu dan orang-orang di sekelilingmu. Tidak ada yang sempurna di dunia ini kecuali Tuhan yang Maha Sempurna. Dengan begitu kamu akan menjadi pribadi yang lebih pemaaf, ikhlas, dan toleran.

4. Melalui kesalahan, dunia sedang mengajarkanmu bagaimana menjalani hidup tanpa penyesalan

Jalani hidup tanpa penyesalan via www.ihateworkinginretail.com

Saat kamu mau berbesar hati untuk mengakui kesalahanmu, perlahan-lahan rasa penyesalanmu pun akan sirna dan mulai menyadari bahwa berbuat kesalahan itu tidak seburuk yang kita pikirkan selama ini. Pemikiranmu pun berubah, kamu akan lebih berani untuk melangkah keluar dari zona nyaman dan lebih percaya pada kemampuanmu sendiri.

Sedikit demi sedikit kamu pun mulai memberanikan diri melakukan hal-hal yang sebelumnya urung kamu lakukan hanya karena kamu takut melakukan kesalahan. Selangkah demi selangkah kamu mulai mengejar mimpimu, melakukan berbagai hal sesuai renjanamu dan tidak ada yang dapat menghentikanmu lagi.

5. Ketika kamu melakukan kesalahan dan berani menghadapinya, hal tersebut akan menjadikan pemikiranmu lebih dewasa dan bijaksana

Pemikiranm lebih dewasa dan bijak via imgarcade.com

Berbuat kesalahan tak seharusnya membuatmu jadi orang yang terpuruk. Justru sebaliknya, setelah melakukan kesalahan, kamu jadi lebih dewasa dan bijaksana dalam memahami berbagai hal yang terjadi dalam hidupmu di masa-masa mendatang.

Kamu mulai membuka pikiranmu lebar-lebar dan melihat berbagai kejadian dari berbagai sudut pandang yang berbeda dan menyikapinya dengan lebih bijaksana.

 

6. Saat kamu belajar dari kesalahan-kesalahan yang telah kamu perbuat, ada berbagai pelajaran berharga akan kamu dapatkan sebagai bekal masa depanmu nanti

Banyak pelajaran berharga yang akan kamu dapat via valentinarocio.blogspot.com

Kamu akan belajar banyak dari kesalahan-kesalahanmu hingga membuat cara pandangmu terhadapnya pun akan berubah. Kamu tak lagi menganggapnya sebagai sebuah petaka yang harus disesali, tapi kamu akan memandangnya sebagai pelajaran hidup yang berharga.

Bagimu, melakukan kesalahan bukanlah suatu kegagalan karena kamu telah mempelajari sesuatu yang berharga. Kamu akan lebih berani dan tertantang menghadapi kesalahan-kesalahan selanjutnya, karena kamu menyadari bahwa dari situlah kamu belajar dan berkembang untuk jadi lebih baik lagi.

7. Berbuat salah memang seperti sedang tersesat. Tetapi kamu akan mendapatkan banyak pengalaman berharga selama menemukan kembali jalan yang benar

Membawamu pada pengalaman emas via www.whitezine.com

Pada awalnya kamu dan teman-temanmu berjalan di jalur yang sama. Tiba-tiba kamu terpaksa berbelok karena kecerobohanmu. Akibatnya kamu harus melalui jalan yang memutar, berkelok curam, dan berbatu. Kamu sangat menyesal dan mulai mengutuk diri sendiri atas kecerobohan yang kamu lakukan.

Tetapi, ketika kamu mulai menerima keadaan, dalam perjalananmu menemukan jalan yang tepat kembali, kamu akan menemukan pemandangan yang sangat indah di sepanjang perjalananmu yang baru. Kamu akan menemukan teman perjalanan dan kejutan-kejutan lain yang selama ini tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya.

Saat kamu menyusul teman-temanmu yang lebih dulu sampai, ada banyak kejutan-kejutan menyenangkan yang kamu temukan di sepanjang perjalananmu, sedangkan teman-temanmu tidak pernah mendapatkan kejutan itu. Dari kesalahanmu itu, kamu dapat banyak pengalaman berharga yang belum tentu orang lain bisa mendapatkannya.

8. Kesalahan yang kita lakukan bisa menjadi awal dari pintu suksesmu

Kegagalan adalah pintu kesuksesanmu via ameblo.jp

Semua hal yang kamu lakukan dapat dianggap sebagai suatu kesalahan, tapi semua itu tergantung dari sudut pandang mana kamu melihat dan bagaimana kamu menyikapinya.

Kalau saja Alexander Fleming bukan orang yang ceroboh dan tidak lupa membereskan alat penyimpan bakteri di piringan laboratorium sebelum liburan, mungkin saja bakteri-bakteri penelitian tersebut tidak akan pernah terkontaminasi oleh jamur Penicillium. Jika saja dia tidak melakukan kesalahan, mungkin antibiotik penisilin yang sangat bermanfaat bagi jutaan umat di seluruh dunia itu gagal ditemukan.

Dari kesalahan kecil yang ia perbuat, Alexander Fleming berhasil menemukan apa yang selama ini dia cari. Dari sesuatu yang awalnya kita anggap sebagai kesalahan besar, bisa jadi hal tersebutlah yang akan mengantarkanmu pada kesuksesan.

Setiap hari kamu pati akan menemui ketakutan baru yang harus kamu hadapi, pengetahuan baru untuk dipelajari, dan pengalaman baru untuk dicoba. Jangan pernah takut melakukan kesalahan, karena dari situlah kita mendapat pelajaran yang berharga berkembang. Ekspektasi kita yang terlalu berlebihanlah yang membuat kesalahan-kesalahan terdengar mengerikan.

 “When you find your path, you must not be afraid. You need to have sufficient courage to make mistakes. Disappointment, defeat, and despair are the tools God uses to show us the way.”

-Paulo Coelho, Brida

 

Yuk, kirimkan karya tulisanmu ke redaksi Hipwee! Untuk informasi lengkapnya, silakan mampir ke sini!