Sebagai seorang manusia, kamu pasti punya impian dan cita-cita yang selalu ingin kamu wujudkan. Entah itu impian yang realistis ataupun mungkin terdengar konyol. Mimpi-mimpi itulah yang selalu menjadi penyemangat dan motivasimu untuk membuat hidupmu lebih bermakna.

Tetapi untuk mewujudkannya itu kita harus mau menempuh jalan yang berliku tajam. Mulai dari halangan dan kendala yang kecil hingga besar, dan sampai-sampai membuat kita berpikir untuk mundur dan melupakan segenap impian itu. Namun, itulah yang namanya cita-cita, ia tak akan datang kepadamu sebelum ia melihatmu berlumuran darah tepat di hadapannya.

Halangan dan kendala yang akan kamu hadapi itu bisa datang dari sudut manapun dari hidupmu. Tak hanya dari orang luar saja, tapi bisa saja kendala terbesar itu adalah dirimu sendiri. Sebelum kamu siap bertempur dan berjibaku meraih cita-citamu, kamu harus tahu kendala dan halangan apa saja yang harus siap kamu hadapi nanti!

1. Kamu bebas menentukan apa yang menjadi cita-cita dan impianmu, tetapi sayangnya orangtua tak selalu sejalan dengan keinginanmu.

Cita-citamu tak disetujui orangtua via www.parentingskillsblog.com

Diakui atau tidak, terkadang orangtua bisa jadi salah satu halangan terbesar kita dalam mengejar cita-cita. Biasanya orang tua akan menjadi halangan utama dalam pengejar cita-cita saat mereka mengetahui bahwa cita-cita kita tak sejalan dengan pemikiran mereka, terlebih lagi jika cita-cita kita ternyata sangat bertentangan dengan keinginan mereka.

Advertisement

Pokoknya mama tidak setuju kalau kamu kerja di tempat ini

Mau jadi apa kamu nanti nak kalau kuliah di jurusan ini?

Ya, kalimat-kalimat seperti itulah yang akan mereka lontarkan saat mereka tahu anak-anaknya punya cita-cita yang bertentangan dengan keinginan mereka.

Sedih memang saat kita mengetahui orangtua kita sendiri melarang dan tidak menyetujui apa yang sudah menjadi pilihan kita. Dan kadang inilah yang membuat kita ragu, takut, dan pesimis untuk melanjutkan perjuangan meraih cita-citamu. Tapi jika kamu benar-benar yakin dengan pilihanmu ini, maka cita-citamu ini harus terus kamu perjuangkan!

Berdiskusi atau berdebat bukanlah cara yang baik untuk meyakinkan mereka, karena kemungkinan terbesar kamu malah semakin dilarang untuk mengejar cita-citamu. Satu-satunya cara adalah dengan bekerja secara diam-diam dan menunjukkan hasilnya pada mereka. Bukti nyata adalah senjata paling ampuh untuk bisa membuat orangtuamu percaya padamu.

Saat mereka tahu kamu bisa berhasil, sedikit demi sedikit orangtuamu akan mendukungmu dengan penuh. Mereka selalu menginginkan yang terbaik untukmu, karena itulah kamu harus bisa membuktikan pada orangtuamu bahwa pilihanmu adalah yang terbaik untukmu!

2. Sahabat dan teman dekat tak akan selalu bisa menyemangatimu, terkadang mereka juga bisa berbalik menjadi orang yang menjatuhkanmu.

Teman dekatmu bisa meruntuhkan semangatmu via www.spiritualriver.com

Halangan lain yang sering kali datang menghadang dalam perjalananmu mengejar cita-cita adalah cemoohan teman-teman terdekatmu sendiri. Mungkin kamu bakal berpikir bahwa teman terdekatmu pasti akan menjadi penyemangatmu dalam mengejar cita-cita, tetapi bisa saja hal itu akan berbalik 360 .

Teman-temanmu yang selama ini kamu percaya bisa sangat mungkin jadi orang yang paling pandai dalam menjatuhkan semangat dan keoptimisanmu. Tak jarang, disaat kamu sedang jatuh bangun merintis cita-citamu kamu mendengar celetukan-celetukan mereka yang meragukan kemampuanmu.

Ya elah, sok-sokan banget kerja mulu, udah gak punya kemampuan juga.

Yakin kamu mau wirausaha? Kamu tuh gak ada bakat di bidang ini.

Sebagai calon orang sukses, sudah pasti hal remeh seperti ini tak usah kamu pedulikan. Cukup masuk telinga kiri lalu keluar dari telinga kanan. Jangan biarkan celetukan itu membuatmu krisis kepercayaan diri.

Satu-satunya cara yang dapat kamu lakukan ialah tetaplah bekerja dalam diam. Jangan terlalu memamerkan hasil kerjamu ke teman-teman jika belum ada tanda-tanda bahwa apa yang kamu lakukan akan membuahkan hasil.

Namun satu hal yang harus kau ingat, kamu tak perlu memutuskan hubungan pertemanan hanya karena dicemooh. Jangan terlalu kamu ambil hati, sesungguhnya itulah cara mereka membantumu untuk tidak mudah putus asa dan merasa kehilangan kepercayaan diri. Yakinlah, mereka pasti sangat senang melihatmu berhasil meraih kesuksesanmu. 🙂

3. Meski kamu punya keinginan dan tekad kuat untuk meraih cita-cita, seringkali rasa malas menjadi parasit yang ganas dalam dirimu sendiri.

Rasa malas bisa jadi parasit dalam meraih cita-cita via www.ksl.com

Setelah kamu berhasil meyakinkan orang tuamu dan teman-temanmu, halangan terbesar dan tersulit selanjutnya yang akan kamu temui ialah berasal dari dirimu sendiri. Salah satunya ialah rasa malas yang akan senantiasa menggoda dan mengganggu perjalananmu mencapai cita-cita.

Nanti malam deh aku lanjutin kerjaannya. Deadlinenya masih lama kok, santai aja lah dulu.

“Ah sudahlah. Memang benar kata orang-orang, aku tidak punya bakat di bidang ini. Ini memang bukan rezekiku.”

Tanpa kamu sadari hal-hal seperti itu sering terucap dari bibirmu sendiri. Rasa malas adalah gangguan terbesar yang akan membuatmu gagal membuktikan pada orangtua dan teman-temanmu. Jika kamu gagal mengalahkan rasa malas dalam dirimu sendiri, maka sudah pasti kamu tidak akan pernah sampai pada cita-citamu.

Hantam dan hancurkan semua rasa malas itu. Jangan pernah lupa untuk terus mendengungkan kata-kata motivasi pada dirimu sendiri. Buatlah komitmen tegas antara dirimu dan kewajibanmu, dan selalu terapkan kedisiplinan dalam bekerja. Jauhkan semua distraksi, dan permudah dirimu dalam bekerja, misalnya dengan membuat to-do list dalam kamarmu, agar kamu tetap bisa fokus. Ingat selalu dengan tujuan awalmu dalam mengejar cita-cita.

4. Rasa takut pun akan selalu menghantuimu selama kamu dalam perjalanan. Hanya mental bajalah yang bisa mengalahkannya!

Takut menghadapi kesalahan dan penolakan via www.mentalhealthy.co.uk

Rasa takut adalah sesuatu hal yang manusiawi dan wajar, setiap orang pasti punya rasa ketakutan-ketakutan tersendiri dalam menjalani hidup ini. Selama kamu sedang berjuang menyongsong masa depanmu, kamu mungkin akan sering merasakan yang namanya takut akan kegagalan, kesalahan, penolakan, dan sebagainya.

Kalau aku ditolak bagaimana? Nanti kalau gagal bagaimana? Semua usahaku ini bakal sia-sia saja jika aku gagal

Ya, rasa takut memang manusiawi, tapi itu tidak wajar jika kamu merasakan ketakutan yang berlebihan hingga kamu kehilangan kepercayaan diri. Rasa takut yang berlebihan ini akan membuatmu ragu pada kemampuanmu sendiri, dan ini sama saja kamu sedang memandang dirimu sebelah mata. Pada akhirnya kamu akan menyerah dan cita-citamu perlahan semakin menjauh darimu.

Yakin dan percaya diri, merupakan satu-satunya hal yang dapat kamu lakukan untuk melawan rasa takut yang akan terus menghantuimu. Buatlah semua pikiran-pikiran negatifmu menjadi motivasi untuk menggapai cita-citamu. Jangan jadikan rasa takutmu sebagai musuh, lawanlah dan buktikan pada diri sendiri jika dirimu itu lebih baik dari yang selama ini kamu kira.

5. Sebelum sampai pada tujuan akhirmu, kamu akan berkali-kali jatuh dan gagal. Tapi selama kamu tidak memilih pulang dan terus belajar, kamu akan sampai pada cita-citamu!

Mudah menyerah setelah mengalami kegagalan via www.albawaba.com

Banyak yang langsung mundur saat dirinya telah bertemu dengan kegagalan pertama. Bahkan terkadang kegagalan datang berkali-kali dan bertubi-tubi dalam kehidupan kita. Sekali lagi, yang namanya cita-cita itu, ia tak akan datang kepadamu sebelum kamu berlumuran darah tepat di hadapannya!

“Sepetinya ini memang bukan rejekiku, lebih baik aku mundur saja.”

“Semua usahaku ternyata gagal, semua ini sia-sia. Aku berhenti saja!”

Saat kamu mengalami kegagalan, seringkali kalimat-kalimat seperti itulah yang akan terlontar. Saat gagal, kamu malah merutuki kebodohanmu dan merasa bahwa semua usahamu selama ini sia-sia. Padahal, itu bukanlah sikap yang bijak dan tak seharusnya kamu ucapkan pada dirimu sendiri.

Kesuksesan yang selalu kamu impi-impikan, tak akan pernah terwujud selama kamu belum pernah berbuat kesalahan dan kegagalan. Gagal adalah guru terbaikmu, karena itu teruslah belajar dari kegagalan-kegagakan yang pernah kamu alami.

Ingatlah, hampir semua orang sukses dan hebat di dunia ini pernah mengalami kegagalan dalam hidupnya. Walt Disney pernah dipecat karena kurang imajinasi, Michael Jordan yang mengunci diri dalam kamar akibat ditolak dalam tim basket, dan juga Raditya Dika dan J.K Rowling pernah beberap kali mengalami penolakan saat mengajukan novelnya ke penerbit. Tapi lihatlah mereka saat ini. kegagalan mereka justru bisa menginspirasi jutaan orang di dunia ini untuk terus semangat dalam mengejar cita-citanya.

Itulah tadi beberapa halangan, hambatan, dan kendala yang akan sering kamu hadapi saat dalam perjalanan menuju cita-citamu. Setelah mengetahuinya, jangan malah tambah ciut nyalinya, tapi justru kamu harus bisa mempersiapkan mentalmu sebaik mungkin untuk menghadapi hal-hal di atas.

Jangan pernah takut untuk mengejar cita-citamu, sebuah kesuksesan dan kebanggaan akan dengan senang hati menyambutmu saat dirimu telah berhasil menggapai cita-citamu!