Banyak yang bilang kalau cewek supel itu paling enak buat diajak berteman. Dia bisa nyambung dengan berbagai tipe orang dan asik untuk jadi teman ngobrol, becanda, apalagi beraksi gila-gilaan. Karena kepribadiannya yang menyenangkan itulah, nggak jarang banyak cowok-cowok doyan temenan sama cewek yang kayak gini.

Nah, kalau kamu merasa dirimu termasuk ke dalam tipe cewek supel yang mayoritas temennya adalah cowok, pasti pernah dong mengalami suka-duka kehidupan kayak di bawah ini? Nggak usah

1. Punya teman cowok itu memudahkan mobilitasmu. Mereka bisa jadi tukang ojek pribadimu yang siap memberimu tebengan setiap saat

Tenang, udah ada yang nyupirin (dok. pribadi) via Hipwee.com

Kamu: Bro, gue pulang kampus nebeng elo ya?

Temenmu: Apa sih yang nggak buat lo.

Kamu: Oke, habis kuliah Pak Dadang gue tunggu di parkiran.

Temenmu: Sip! Tapi duit bensinnya patungan ya?

Kamu: Kampreet!

Advertisement

Percakapan seperti di atas setidaknya pasti pernah kamu alami. Meskipun kadang ditodong duit bensin juga, tapi soal transportasi kamu nggak perlu pusing-pusing. Temen cowokmu biasanya nggak akan segan untuk ngasih kamu tebengan.
ASALKAN NGGAK KETAHUAN PACARNYA AJA!

2. Saat kamu sedang mendapat masalah, merekalah orang-orang yang akan siaga menertawakanmu memberimu pertolongan

Bro, motor gue mogok bro… (dok. pribadi) via Hipwee.com

Dalam kasus seperti ini, ini bukanlah cerita yang mengada-ada. Teman cowokmu adalah orang-orang pertama yang bakal kamu hubungi di saat-saat genting, salah satunya adalah montir atau tukang bengkel dadakan yang bisa kamu telepon untuk memperbaiki motor yang tiba-tiba mogok di perempatan jalan.

Walaupun, kadang tidak semua temen cowok kamu jago ngotak-ngatik mesin. Tapi seenggaknya mereka bisa bantu dorong motor, atau minimal menemani menertawai kebodohanmu yang sempat panik karena mengira masalah utamanya adalah spare part motor yang sudah uzur, padahal sebenarnya kamu lupa mengisi bensin! Huft…

3. Teman-teman cowokmu adalah mereka yang membukakan matamu bahwa ada kehidupan yang lebih menarik di luar sekolah!

Cabut yuk! (dok. pribadi) via Hipwee.com

Solidaritas dalam hal bolos membolos inilah yang sulit kamu dapatkan dari teman cewekmu. Maka berbahagialah kamu yang punya banyak teman cowok, karena mereka-mereka inilah yang sedikit banyak pernah membuatmu merasakan pengalaman cabut dari kelas.

Dan kalau kalian lebih beruntung lagi, ditambah dengan bonus pengalaman di marahi guru atau dijemur di bawah tiang bendera. Wah, masa-masa sekolah atau kuliahmu dulu pasti makin tak terlupakan!

4. Kalau kamu jomblo dan kamu sedang tejebak dalam situasi yang mendesak, teman cowokmu yang lumayan cakep bisa kamu manfaatkan sebagai pacar sewaan

Temenin gue kondangan! (dok. pribadi) via Hipwee.com

Kamu: Jo, lo nggak sibuk kan ntar malem?

Temenmu: Eng… rencananya sih mau futsal sama anak-anak.

Kamu: Sms mereka. Batalkan sekarang juga.

Temenmu: Apaan sih lo. Kita udah janjian dari kemaren juga.

Kamu: Nggak bisa. Malam ini tugas lo nemenin gue ke nikahan sepupu.

Temenmu: Kok lo maksa?

Kamu: Laksanakan atau jangan pernah lagi minta jatah makan siang gue.

Temenmu: “Aduh, aduh, iya, ampuni saya, baginda ratu…”

5. Kamu pun harus terima risiko jadi public enemy bagi cewek-cewek. Banyak yang sirik melihat keakrabanmu dengan cowok-cowok incaran mereka

Banyak yang sirirk nih! (dok. pribadi) via Hipwee.com

Saking seringnya hal ini terjadi, kamu akhirnya benar-benar terbiasa. Dan bahkan jika sedang ingin bersenang-senang, kamu malah memanas-manasi mereka dengan sengaja bersikap manja atau mendekati teman cowokmu yang jadi incaran mereka.

Tapi di balik keseruan berteman dengan para lelaki tangguh itu, ada juga risiko-risiko yang harus kamu terima dengan tulus ikhlas!

6. Jangan harap kamu diperlakukan lembut seperti permaisuri, yang ada mereka malah menganggapmu seperti adik laki-laki yang bisa dijitakin

Aku rapopo dijitakin.. (dok. pribadi) via Hipwee.com

Pengalaman kayak gini pasti cukup sering kamu alami. Karena gaya bercanda cowok yang cendrung seenaknya dan kadang ngakak sana ngakak sini, maka pada momen-momen tertentu yang kalian lagi rame-ramenya bercanda sering kali kamulah yang jadi target buat disiksa, mulai dari diketekin, dicubitin sampai ditinjuin.

Misteri ini masih belum ditemukan penyebabnya, mungkin karena kamu yang paling mungil jadi paling enak digencet, atau karena kamu penampilannya yang paling unyu-unyu jadi kadang bikin gemes. Tapi dari semua itu, yang paling besar kemungkinannya karena kamu cewek satu-satunya.

Jadi, mbak-mbak, bersabarlah. Atau kalo lagi ngumpul bareng temen-temen cowok bawa aja pengaman kepala — helm misalnya.

Pakai helm juga nih… via continuallyread.blogspot.com

7. Saat kamu ingin tampil berbeda dan terlihat lebih wanita, bukan pujian yang mereka berikan. Justru ledekan dan tawa kesetananlah yang akan menyambutmu

Dandan dikit doang padahal… (dok. pribadi) via Hipwee.com

Temenmu: “Lo dandan, Nge? (mata melotot kaya voldemort)

Kamu: Oh, ini gue cuma pake eyeliner. Emang ada yang salah ya?

Temenmu: “Nggak sih, gue cuma takut..

Kamu: Takut apaan?

Temenmu: Takut anak-anak pada kabur aja gara-gara salah ngenalin lo sama kuntilanak penunggu kampus.”

Kamu: “Jahat. Udah ah gue balik aja kalo gini!!”

Teman: “Yaudah, ati-ati di jalan ya…. hahahaha.”

Kamu: *mewek di pundak tukang ojek

Nah, ini nih yang seringkali membuatmu harus mengusap-usap dada temenan sama anak cowok. Karena kamu berbeda dari mereka, maka kamu adalah salah satu pusat perhatian, terutama soal penampilan.

Kalau rupa dan penampilanmu berubah sedikit aja, bulu matamu lentikan dikit atau kalau biasanya bajumu kasual terus tiba-tiba ingin bergaya feminin aja, maka bersiaplah jadi objek cacian mereka. Nggak menutup kemungkinan seharian kamu bakal jadi bahan gosip mereka.

8. Saat perilakunya berubah menjadi lembut dan banyak memujimu, itu artinya ada udang di balik rempeyek. Mereka pasti lagi ada maunya!

Dasar pereussss! (dok. pribadi) via Hipwee.com

Temenmu: “Eh, Nge, tapi btw lo cantik kok kalau dandan.”

Kamu: “Ah, masa?”

Temenmu: “Ettdah, Miss Indonesia aja kalah ama lo, Nge.”

Kamu: “Halah pereus! Lo pasti ada maunya, ‘kan? Ngaku gak lo!”

Temenmu: “Aduh nggak, Nge. Gak percaya amat dah, sumpah deh.”

Kamu: “Oh bagus deh kalo gitu. Gitu dong temennya dipuji cantik!”

Temenmu: “Hehe.. Nge, tolongin gue dong. Kiriman dari kampung lagi seret nih, 50 ribu aja. Gue jamin, setelah itu kecantikan lo akan bertambah dua kali lipat!”

Kamu: “Tuh ‘kan kata gue juga apa! Avada kedavra!!”

9. Buat kamu yang jomblo: kalau udah malming dan temen-temen cowokmu pada sibuk dengan pacarnya, kamu sering merasa kesepian

Ya, sepi deh… via giphy.com

Ya, kamu harus merelakan teman-teman cowokmu berkencan dengan kekasih pujaannya. Meski sepi, ya terima nasib…

10. Tapi bagi kamu yang udah punya cowok, jangan harap bisa lepas dari intogerasi panjang tentang keakrabanmu dengan teman-teman cowokmu

Cowok tadi siapa??? (dok. pribadi) via Hipwee.com

Cowokmu: Temenmu yang tadi itu… siapa namanya?

Kamu: Aldo?

Cowokmu: Iya. Kok dia kayaknya deket gitu sama kamu?

Kamu: Yah, kan namanya juga temen.

Cowokmu: Terus yang tadi ketemu di mall?

Kamu: Riki? Ya ampun sayang, dia juga temen aku.

Cowokmu: Terus kenapa sok akrab gitu?

Kamu: UDAH GUE BILANG CUMA TEMEEEN!!! *Nyakar-nyakar tembok

11. Saat kamu sedang naksir cowok yang mereka kenal, siap-siap saja mendengar fakta-fakta ajaib yang bisa membuatmu gagal punya pacar lagi!

Lagi naksir cowok (dok. pribadi) via Hipwee.com

Ini yang kadang ngeselin. Saat kamu lagi suka-sukanya sama seorang cowok, temenmu tiba-tiba datang dan memusnahkan khayalan-khayalan indahmu tentang cowok itu dengan secuil kisahnya yang nggak banget. Entah kojorokannya atau hal-hal buruk lainnya. Oke lah temenmu lebih kenal dia karena mereka mungkin dulu pernah kenal atau jadi teman lama, tapi masa iya kamu udah dibikin ilfil duluan?

Kapan mau punya cowok coba? Tarik napas, mbak….

Kamu dan temenmu lagi nongkrong di pinggir lapangan basket.

Temenmu: Daritadi gue liat lo merhatiin dia terus? Suka ya?

Kamu: Ih, kata siapa? Gue cuma ngelatin teknik mainnya aja kok.

Temenmu: Bagus deh kalau gitu.

Kamu: Kenapa emang?

Temenmu: Gue kasih tahu aja ya, gue pernah satu kelas sama dia waktu SMA, dan orangnya jorok abis. Masa abis ngupil ditempelin di bawah meja? Trus pas kentut baunyaaaa…

Kamu: (Nggak denger apa-apa lagi karena udah keburu pingsan).

Kalo gini ceritanya, kapan gue punya pacarnya?? via giphy.com

Kalau kamu pernah mengalami hal yang kayak gini, banyak-banyaklah beristighfar sebelum timbul niat untuk ngebotakin kepala temenmu tadi.

Nah, dari suka-duka di atas mana yang paling sering kamu alami? Yah, senyebelin dan sengeselin apapun teman cowokmu, mereka adalah sahabat-sahabat yang mewarnai keseharianmu. Yang namanya temen pasti ada kekurangan dan kelebihannya ‘kan? Yang paling penting adalah kita bisa saling menerima apa adanya sebagai teman. Kalau udah gitu, suka-dukanya pasti bisa dilewatin dengan santai kok, seru malah. Hidup persahabatan! 🙂