Memasuki usia seperempat abad tentu sudah bukan usia yang muda lagi. Usia 25 tahun sering dianggap sebagai penanda seseorang telah memasuki masa kedewasaan. Karena itulah, sebelum genap memasuki usia tersebut, banyak target-target hidup yang ingin kita capai.

Seperti para pembaca Hipwee ini, banyak target hidup yang ingin mereka capai sebelum usia mereka memasuki 25 tahun. Mulai dari yang remaja hingga yang usianya sudah melampaui 25 tahun pun turut bersuara. Target apa aja sih yang ingin mereka capai sebelum memasuki usia seperempat abad ini? Simak yuk!

Bagi mereka yang masih remaja, saat usia 25 tahun nanti mereka ingin menjadi orang yang sukses!

Jadi pengusaha sukses via lovindublin.com

Lulus SMK, cari uang untuk kuliah , lulus kuliah bahagiain mamah papah, lalu nikah kerja untuk mamah papah pergi ke tanah suci.

Yenih Maersah, 14,Tangerang

Usaha sendiri, sukses bisnis sendiri. Tapi sebelumnya harus kuliah dulu ke luar negeri (insyaallah). Karena, dengan bisnis/usaha sendiri, kita gak perlu terikat dengan waktu.
Bisnis kita, kitalah bosnya.

Anisa Nabila, 14, Surabaya

Advertisement

Bisa lulus ujian-ujian nasional, saya masih smp kelas 3. Saya ingin kuliah, saya ingin sukses, saya ingin menikah dengan jodoh saya kelak. Saya ingin balas budi dengan kedua orang tua saya, amiiin.

Dhea, 15, mojokerto

Yang pasti pendidikan udah kelar dan udah dapet pekerjaan yang mapan. Jelas lah, umur segitu.. Selain itu juga bisa backpacking dan jadi investor B-)
Umur segitu have fun dan work hard smarter kudu dapet (lebih lagi).

Citra, 16, Klaten

Menurut pembaca Hipwee di atas, sukses adalah target utama mereka sebelum memasuki usia 25 tahun. Meskipun usia mereka masih remaja, mereka telah memiliki pandangan yang jelas tentang hal-hal yang akan mereka lakukan sebelum usia 25 tahun kelak. Menjadi seorang pengusaha sukses, memiliki pekerjaan yang mapan, dan juga bisa membahagiakan kedua orang tua mereka.

Untuk sukses sebelum usia 25 tahun, bukan jadi yang mustahil jika sejak usia remaja kita memiliki niat dan usaha yang keras untuk mwujudkannya.

Bagi para mahasiswa, lulus kuliah dengan IPK bagus dan melanjutkan pendidikan ke luar negeri jadi cita-cita

Menempuh pendidikan ke luar negeri via absoluterevo.wordpress.com

“Lulus Kuliah IPK min. 3,25, lulus ujian B2 Bahasa Jerman, lulus ujian A2 Bahasa Spanyol & Itali, lulus TOEFL min.560, lulus IELTS min. 6,5. Alasannya, karena saya pengen dapet beasiswa S2 dan bekerja di Eropa, terutama di Jerman! :D”

Fira, 18, Bandung

Tamat S1. Terus ngelanjutin S2 di luar negeri tentunya. Karena apapun itu, prospek kerja masa mendatang itu lebih rumit dan kompleks dari yang kita hadepin sekarang. Oke, gue cuma mau jadi dosen, tapi kalau gue tamatan Luar Negeri, gue pastinya lebih dilirik dong sama universitas. So, impian gue sebelum umur 25 tahun yaitu S2 di Luar Negeri.

Muhammad Hanif, 19, Padang

Bisa jadi seorang yang profesional dalam bidang yang digeluti sekarang. Itu adalah mimpi besar yang semoga aja bisa kesampaian diumur yang semuda itu. amin! 😀

Putri, 19, Bogor

Bagi para pelajar, belajar bukan hanya sebuah kewajiban, tapi bisa juga menjadi sebuah cita-cita. Banyak cita-cita yang kita punya bisa terwujud karena pendidikan yang kita tempuh. Bercita-cita untuk menjadi seorang dosen, bekerja di luar negeri, menjadi seorang yang profesional dalam suatu bidang, semua bisa terwujud melalui jalur pendidikan.

Para pemuda dan pemudi yang masih memiliki semangat tinggi untuk belajar, tentu punya impian yang tinggi pula tentang pendidikan mereka. Belajar dan mencari pengalaman hingga ke luar negeri merupakan hal yang sangat bermanfaat bagi diri mereka kelak. Dan untuk mewujudkannya, tentu lebih baik dimulai di saat usia kita masih muda.

Kalau sudah umur 20-an, rumah dan kendaraan pribadi adalah target utama yang harus dicapai!

Rumah pribadi jadi idaman via www.welikehouse.com

“Udah punya gelar SE, udah punya pekerjaan mapan, udah keliling Indonesia, udah punya rumah sendiri, udah naikin orang tua Haji, dan udah punya calon suami. Mungkin terdengar klise, tapi ya itu semua harapan setiap orang tua untuk anaknya. Dan 1 lagi, udah bisa DP kendaraan sendiri. Gak mungkin kan sampe tua naek angkot mulu :D.”

Frida Hariyani, 20, Medan

Target yang harus gue capai sebelum umur 25 yaitu punya rumah idaman gue yang gue dapet daru hasil keringat sendiri.. Kenapa gue pengen rumah? karena gue pengen punya rumah yang bener-bener sesuai sama karakter gue.

Mei, 20, Bekasi

“Pengen punya kerjaan dan penghasilan memadai, pengen punya rumah sendiri, kendaraan pribadi, pengen nikah sama pengusaha yang tajir, jadi tinggal nikah aja kalau lelah mencari kerjaan yang enggak mumpuni hahaha.”

Loloy, 21, Pekanbaru

Keinginan memiliki rumah atau kendaraan pribadi tentunya adalah impian bagi semua orang. Selain itu, memiliki rumah dan kendaraan pribadi juga dianggap sebagai bentuk kemapanan seseorang.

Di usia yang masih muda, seseorang masih punya beribu kesempatan untuk bisa merealisasikan semua impiannya. Dan pada usia produktif seperti ini adalah usia yang paling tepat untuk memulai menunjukkan kepada orang tua dan orang lain bahwa kita bisa meraih dan mewujudkan semua keinginan kita.

Usia 22 dan 23: mulai kepikiran nikah. Alasannya sih supaya jarak usia dengan anak tidak terlampau jauh..

Supaya jarak dengan anak tak terpaut jauh via www.thefilmandvideopro.com

“Ingin segera menikah. Mmmhhh bukan apa-apa sih, cuman apa si yang ditunggu tunggu dari seorang wanita setelah lulus kuliah dan sudah bekerja. Menikah juga merupakan
sebuah kewajiban. Hehehe”

Maria, 22, Bekasi

“Kalau gw pengen nikah sebelum 25, biar ntar aklo punya anak umur gw sama anak gw gak jauh-jauh banget lah yah… hahahaha.”

DN, 22, Jakarta

“Umur 25 gw udah harus punya baby…secara teman-tema seumuran anaknya udah gede-gede dan gue baru akan married 2 bulan lagi.doain ya Hipwee lovers biar lancar.hehhehee gw khan pngen jadi hot mommy dan juga tetap muda dan cantik kalo udah punya anak.wkkwkwkk.”

Sherly, 23, Bogor

“Targetku sebelum umur 25 pengen nikah dan punya anak biar jadi ibu muda gitu….:) Supaya nanti anaknya udah gede masih bisa seumuran sama mamah nya :).”

Nina, 23, Tangerang

Bagi sebagian besar perempuan — khususnya di Indonesia — usia 25 tahun adalah usia paling ideal untuk melepas lajang. Usia 25 tahun seringkali dijadikan sebagai batas akhir bagi perempuan untuk segera menikah. Menurut pembaca Hipwee, alasan utama yang membuat mereka ingin menikah pada usia ini adalah karena keinginan untuk bisa segera memiliki momongan, dengan harapan supaya usia mereka dengan sang anak tidak terlalu berbeda jauh.

Menjadi seorang ibu di usia muda bukan hanya karena itu saja. Tetapi juga penuh pertimbangan akan masa depan. Jika menikah dan memiliki anak sebelum usia 25 tahun, kemungkinan besar adalah kita masih punya banyak tenaga untuk menafkahi keluarga dan buah hati. Saat anak sudah mulai memasuki masa sekolah, kita juga masih dalam usia produktif untuk bekerja.

Umur 23-24: menyelesaikan pendidikan Magister. Fyuh, pembaca Hipwee ini memang getol belajar ya :’)

“Ingin segera lulus kuliah pascasarjana, segera menikah dengan calon suami pilihan sendiri, ingin orang tua selalu sehat tarus dan dilancarkan rejekinya, dan ingin
mempunyai anak yang cantik dan lucu.”

Yuyun farah Mega Putri, 24, Yogyayakarta

“Nyelesein kuliah S2. Soalnya umur kalau uda umur 26 target yang ingin gue capai yaitu nikah hahaa…

Yudhis, 24, Bandung

“Berhasil meraih gelar Magister AMIEN *sedang berupaya :D. Alasannya yah mumpung masih muda, lajang, masih ingin belajar lagi, sama belum terlalu sibuk dgn rutinitas kerjaan sehar-hari, dan emang salah satu upaya untuk meraih cita-cita aku juga. :)”

Dolly Reinhart, 24, Kupang

“1. Punya pacar yang punya kejelasan supaya di usia 25 bisa nikah. 2. Nabung untuk masa depan.”

Calis, 24, Jakarta

Menurut mereka yang sedang menempuh pendidikan pascasarjana, target yang ingin mereka capai cukup sederhana. Target mereka sebelum mencapai usia 25 tahun adalah supaya bisa segera merampungkan pendidikan mereka. Di usia yang nyaris 25 tahun, mereka juga mulai memikirkan tabungan untuk masa depan dan merencanakan sebuah pernikahan.

Terdengar sangat sederhana, tapi hal-hal tersebut memanglah sangat realistis bagi seseorang yang telah berusia matang. Mendapatkan gelar S2 adalah sebuah impian besar bagi orang-orang yang peduli dengan pendidikan. Selagi masih muda, ada kesempatan dan punya semangat tinggi untuk menuntut ilmu ke jenjang yang lebih tinggi, kenapa tidak? Dan juga, di usia inilah, kita semakin dituntut untuk paham dan melek tentang pengetahuan finansial.

Pendapat dari yang usianya sudah di atas 25 justru mengingatkan kita bahwa tak semua hal bisa berjalan sesuai rencana….

nggak semua berjalan sesuai rencana via www.phunawa.com

Sebelum usia 25 tahun aku ingin menikah!!! Karena umur 25 kayaknya udah ideal bgt buat nikah 😀 Tapi sekarang umurku udah 25 tahun dan aku belum menikah :(”

Stefanie, 25, Jakarta

“Dulu sebelum 25 resolusinya sudah menikah, lulus S2, dapet pekerjaan yang oke. Dan ternyata semua tercapai sebelum 24 tahun, kecuali menikah yang sampai sekarang belum tercapai”

Cika, 26, Jakarta

Sebagai seorang manusia, yang bisa kita lakukan hanyalah berencana dan mengusahan semua rencana-rencana itu agar bisa terwujud. Tapi pada kenyataannya, tak semua hal dalam hidup ini bisa berjalan sesuai rencana kita. Banyak hal yang juga terjadi di luar kendali dan kuasa kita. Seperti persoalan pernikahan, siapa yang bisa tahu asti kita bisa menikah di usia berapa.

Bagaimana menurutmu tentang pendapat-pendapat di atas? Apakah kamu juga memiliki target yang sama dengan mereka? Ataukah kamu punya target lain yang lebih oke daripada pendapat-pendapat di atas? Tuliskan saja di kolom komentar ya! 🙂