• 26 November 2016, 09.00-15.00
  • Amphiteater Hutan Pinus Sari Mangunan Imogiri

Mendongeng mungkin saja sepele. Apa ajaibnya dari sekedar mendengarkan sebuah dongeng?

Pertama, dongeng disukai anak. Akan mudah menyampaikan sebuah nilai melalui hal yang mereka sukai. Kedua, dongeng mengajari tanpa menggurui. Ketiga, mendongeng juga akan membangun ikatan antara pendongeng dan yang didongengkan. Seperti ikatan orangtua dan anak, kakak dan adik, atau guru dan murid. Selanjutnya, dongeng akan merangsang imajinasi seorang anak. Imajinasi diperlukan agar anak mampu berpikir kreatif dan berani bercita-cita tinggi. Karena langkah pertama dalam mencipta sesuatu adalah membayangkannya, mengimajinasikannya.

Padahal, Mc Clelland dalam penelitiannya tentang Business Drive and National Achievement , menjelaskan bahwa literatur populer seperti cerita anak-anak itu berpengaruh kepada kebutuhan berprestasi masyarakat suatu negara. Dan kebutuhan berprestasi ini berkaitan dengan pembangunan ekonomi nasional. Ini membuktikan bahwa cerita populer yang disampaikan kepada anak berpengaruh pada kemajuan sebuah bangsa. Karena cerita rakyat populer merupakan refleksi dari pola pikir masyarakat dalam negara tersebut.

Oleh karena itu, kami Rumah Dongeng Mentari, sebuah gerakan sosial yang berupaya mempopulerkan kembali budaya mendongeng di masyarakat sejak tahun 2010, membuat sebuah kolaborasi bersama dalam acara Pagelaran Dongeng Jogja! Acara ini akan berlangsung besok Sabtu 26 November 2016.

Nah, ini adalah 4 alasan kenapa kita perlu datang ke Pagelaran Dongeng Jogja:

Kapan lagi dengerin dongeng dari 10 pendongeng berbeda dalam satu acara?

Advertisement

Dengerin satu dongeng aja seru, apalagi dengar 10 dongeng berbeda dari 10 pendongeng yang punya ciri khas masing-masing. Dari yang ekspresinya bikin kita gabisa berpaling, boneka yang lucunya nggak ketulungan, wayang yang bikin kita takjub, sampai dongeng dengan berpantomim. Belum lagi, kita akan disuguhkan pendongeng dari yang masih anak-anak, sampai yang sudah seusia eyang kita. Eits, ada juga lo Mbak Sekar Sari, pemain film SITI yang pernah dapat penghargaan Aktor Pendatang Baru Terbaik di Indonesian Movie Awards!

Quality Time bersama keluarga! Saatnya jadikan ini momen mendekatkan diri bersama keluarga tercinta!

Ini saat yang tepat untuk family time! Acara keren dan baik, dipadu tempat yang apik, dalam kegiatan yang menarik, berpadu menjadi satu pagelaran yang unik. Sebuah sajian tepat untuk berkumpul bersama keluarga tercinta.

Refreshing time!

Indahnya venue dan sejuknya hutan pinus terpadu dalam satu alunan dongeng. Sejenak kita akan lupa dengan berbagai masalah. Adem dan bikin tenang.

Kapan lagi mendidik anak-anak tentang kejujuran dengan cara yang mereka sukai, tanpa mereka merasa digurui.

Dongeng disukai anak, maka mudah menyampaikan sebuah nilai melalui hal yang mereka sukai.

Anak-anak pun tak akan merasa digurui. Tidak ada kalimat seru “Kamu harus jujur! Kamu nggak boleh bohong!” Yang ada, anak akan digiring dalam dunia imajinasi. Disana mereka akan dikenalkan tokoh-tokoh. Ada yang baik dan buruk. Tokoh baik akan mendapat kebaikan. Tokoh buruk, akan mendapat keburukan. Dari sana mereka sadar, bahwa dirinya tak boleh berbuat buruk juga tak ingin keburukan menimpa.

Lalu kenapa kejujuran? Jujur adalah nilai dasar yang perlu ditanamkan pada anak-anak. Karena jujur adalah awal sikap integritas. Salah satu dasar penanaman karakter. Dan tentunya jauh dari korupsi. Siapa yang nggak ingin negeri ini dipenuhi orang-orang jujur?

Gratis! Acara ini langka! Sayang kalau dilewatkan..

Tunggu apalagi? Acaranya gratis. Kita hanya membayar biaya masuk venue amphiteater seharga 2500 rupiah.

Jadi, sudah tandai kalender kan untuk Pagelaran Dongeng Jogja? Ayo Ibu, Ayah, Kakak, dan Adik-adik, mari berbondong-bondong datang ke Amphiteater Hutan Pinus Sari Mangunan Imogiri Bantul! Sampai bertemuu

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya