“Iya nih, Dok. Anak saya batuk karena kebanyakan minum es!”

Keluhan seperti di atas sering didengar dari mulut ibu-ibu yang sedang membawa anaknya berobat ke dokter lantaran batuk yang membandel. Ya, minuman dingin kerap dituduh jadi penyebab utama masalah tenggorokan. Padahal para ahli kesehatan sepakat bahwa es bukanlah alasan utama seseorang bisa terjangkit batuk. Dr. Andi Khomeini Takdir Haruni, dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), menyampaikan bahwa sebenarnya tidak ada kaitan antara mengonsumsi es atau minuman dingin dengan batuk, flu, atau demam.

Tapi rasanya, mitos ‘es menyebabkan batuk’ ini sudah diamini sebagian besar masyarakat Indonesia sejak dahulu kala. Bahkan, meski katanya sekarang sudah eranya teknologi, sepertinya mitos itu masih mendarah daging dalam benak mereka. Untuk meluruskan persepsi ini, mungkin seenggaknya pada keluargamu sendiri, kamu perlu simak dulu beberapa alasan kenapa orang Indonesia banyak percaya mitos ini. Yuk simak bareng Hipwee News & Feature!

Kamu harus tahu dulu, penyebab flu dan batuk sebenarnya, yang jelas bukan es atau minuman dingin seperti yang diyakini kebanyakan orang

Virus via www.tes.com

Banyak orang mengira mengonsumsi es jadi stimulan seseorang terkena batuk dan flu. Padahal para ahli mengatakan itu tidak ada hubungannya. Sebagian besar batuk disebabkan oleh virus. Sedangkan sisanya disebabkan oleh bakteri, jamur, reaksi alergi, dan adanya iritan atau polutan seperti asap rokok dan gas. Virus ini biasanya ditularkan antar manusia melalui cara yang berbeda. Ada yang melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi, atau melalui sentuhan benda yang terkontaminasi lalu menyentuh mulut, hidung, atau mata.

Orang bisa percaya mitos ini karena terbatasnya pengetahuan soal medis. Apalagi kalau lihat zaman dulu dimana akses informasi belum semudah sekarang

Advertisement

Kurangnya akses informasi via www.kaskus.co.id

Jangankan soal medis, informasi ringan misalnya tentang hobi saja susah diperoleh orang di zaman dimana teknologi belum sepopuler sekarang. Nggak heran kalau kemudian mereka jadi minim pengetahuan. Terlebih masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman. Jadi wajar kalau kepercayaan mereka akan sesuatu hal banyak dipengaruhi oleh mitos yang berkembang. Dalam hal ini, ya penyebab batuk tadi.

Alhasil para orang tua yang masih membawa mitos ini dari sesepuh mereka, akan melarang mati-matian anaknya mengonsumsi es berlebihan karena dipercaya bisa menyebabkan batuk. Padahal kalau minum es tapi hidupnya higienis juga akan baik-baik saja sih 🙂

Meski begitu, mitos ini nggak sepenuhnya salah lho. Es memang bukan sebab utama tapi jika dikonsumsi saat batuk justru bisa memperparah

Es akan memperparah batuk via poshphotos.deviantart.com

Emilia E. Achmadi, ahli diet klinis, pakar nutrisi dan pencegahan penyakit, mengatakan kalau es memang tidak menyebabkan batuk, tapi mengonsumsi es bisa memperparah kondisi batuk seseorang. Hal itu karena menurutnya sifat es yang dingin dapat merangsang saluran pernafasan atas sehingga semakin membuatnya iritasi. Otomatis batuk juga bertambah parah. Ini berlaku juga dengan makanan terlalu manis, asin, pedas, dan berminyak. Semua makanan itu bisa memperburuk batuk yang dialami seseorang, meski mereka bukan faktor yang menyebabkan sakit itu terjadi.

Lain pula ceritanya kalau es yang terus menerus dikonsumsi setiap hari dibuat dari air yang terkontaminasi. Kalau begini sudah barang jelas akan menyebabkan sakit

Es yang sumbernya nggak higienis via mic.com

Nah mitos di atas bisa menjadi benar jika es yang dikonsumsi dibuat di tempat yang tidak steril, kotor, sehingga banyak kuman atau bakterinya. Air sumber es tersebut juga bisa dipersalahkan lho. Kalau di negeri barat sih sering kita lihat air kran yang bisa diminum langsung. Tapi di Asia, termasuk di Indonesia, kondisi air krannya tidak sebaik di sana. Jadi sangat tidak dianjurkan membuat es dari air kran. Jika es yang sumbernya berasal dari air yang sudah terkontaminasi, bukan tidak mungkin konsumennya akan terserang penyakit, bahkan lebih parah dari sekedar batuk.

Buat kamu penggemar minuman dingin, jangan khawatir kamu akan terkena batu atau flu akibat terlalu sering mengonsumsinya. Tapi jangan lupa juga untuk memastikan es yang kamu konsumsi benar-benar berasal dari sumber terjamin ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya