Beruntunglah kita yang terlahir sempurna, lengkap tidak kurang satu pun bagian tubuh. Meski wajah tak rupawan bahwa model kelas dunia, setidaknya organ-organ kita lengkap semua. Tangan ada dua, kaki bisa berjalan dengan sempurna, dan mata serta telinga bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Namun ternyata tak semua orang seberuntung kita. Salah satunya adalah Marla Trigwell, seorang gadis cilik dari Bekhsire Inggris, yang terlahir hanya dengan tangan tangan kanan. Lengan kirinya ada, tapi tidak lengkap hingga lima jari.

Namun saat ini, Marla bisa memulai hidup yang berbeda. Sang ibu, Joana memberinya hadiah sebuah tangan baru hasil teknologi 3D printing. Sebuah grup desain bernama e-Nable membantu membuat desain untuk tangan baru Marla. Sementara penggalangan dana dilakukan lewat berbagai platform medsos untuk membantu pembiayaan proses ini. Simak video haru kebahagiaan Marla dan tangan barunya yang siap mengarungi dunia.

3D printing menjadi inovasi baru dalam teknologi. Menciptakan benda-benda 3 dimensi semudah ngeprint atau fotokopi

Ngeprint makanan via www.thefoodrush.com

Tangan palsu awalnya adalah sebuah teknologi yang nyaris tak terjangkau, karena harganya bisa mencapai ribuan dolar. Namun berkat teknologi yang bernama 3D printing ini, sekarang ada tangan prostetik yang harganya lebih murah yaitu 30-40 USD. Sementara dibanding tangan prostetik lainnya, tangan yang dibuat dengan sistem ‘ngeprint’ ini bisa lebih luwes dalam gerakan. Marla adalah salah satu dari banyak anak-anak lain yang akhirnya bisa memiliki dua tangan berkat teknologi ini.

Di Indonesia teknologi 3D printing mungkin belum dikenal. Secara sederhana, teknologi ini memungkinkan kita ngeprint benda tiga dimensi. Di luar negeri, 3D printing sudah digunakan untuk berbagai hal mulai dari film hingga mencetak benda sehari-hari. Bahkan NASA sedang mengembangkan printer 3D untuk mencetak makanan. Wah, teknologi semakin luar biasa ya. Menjadikan apa yang dulu hanya di angan-angan menjadi kenyataan.

Bukan perang nuklir ataupun adu kuasa, anak-anak seperti Marla lah alasan kita butuh teknologi di dunia

Advertisement

Marla saat masih kecil via www.taylor-gozzard.co.uk

Miris bila memikirkan teknologi dalam kerangka perseteruan negara-negara. Konflik Cina-Amerika-Rusia terus meruncing, dan warga dunia mulai cemas dengan kemungkinan perang nuklir terjadi lagi. Tapi lupakan perang, lihatlah senyum Marla. Lihat sorot matanya yang begitu excited membuka bungkus kado. Lihat binar matanya saat menemukan hadiah yang akan mengubah hidupnya. Simak juga bahagia Marla saat tangan kirinya bisa memegang jaket. Teknologi telah memberikan hadiah untuk Marla. Teknologi akan memberikan hidup baru yang mungkin lebih bermakna.

Orang-orang seperti Marla, adalah alasan bahwa teknologi memang dibutuhkan untuk menumbuhkan harapan-harapan baru. Selamat, Marla!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya