Kejahatan sekarang semakin banyak macamnya. Dulu kejahatan hanya bisa dilakukan di dunia nyata seperti mencuri, membunuh, atau merampok. Sekarang kejahatan pun ada yang versi digital, salah satu pelakunya adalah hacker. Jangan kira laptop dan akun-akun pribadi yang sudah diberi password dengan kombinasi rumit itu sudah aman. Seorang hacker bisa mengambil alih website, mengirim virus yang merusak jaringan, hingga mengintip file-file rahasiamu. Bahkan, seorang hacker handal bisa diam-diam mencuri nominal dari rekening bank atau kartu kreditmu.

Jika kemampuannya luar biasa, hacker bisa sampai mengancam keamanan dan kepentingan nasional maupun global. Nah biro keamanan Amerika Serikat, FBI sedang dibuat pusing tujuh keliling oleh ulah seorang hacker. Namanya Evgeniy Mikhailovich Bogachev, seorang hacker yang sudah bertahun-tahun menghuni daftar orang paling dicari atau ‘Most Wanted’ FBI. Bayangkan saja, FBI sampai memasang reward atau hadiah sebesar US$3 juta bagi yang bisa memberikan informasi atau menangkapnya.

Emang sehebat apa sih si Bogachev ini?

Desember lalu, Obama menyatakan memang ada indikasi kuat bahwa Rusia meretas email pejabat AS untuk memanipulasi hasil pemilu. Bogachev adalah salah satu nama yang disebut

Hingga sekarang polemik Rusia ini masih mengganjal pemerintahan baru AS via www.infodetik.com

Masing ingat soal heboh pemilu Amerika Serikat akhir tahun lalu? Saat itu pemerintah Amerika mengumumkan bahwa peretasan dilakukan oleh Rusia yang menyebabkan tersebarnya informasi sensitif. Bahkan ada yang berpendapat aksi itulah yang menyebabkan kemenangan Donald Trump sebagai Presiden AS. Pemerintah Amerika juga menyatakan akan memberikan sanksi yang keras karena Rusia sudah ikut campur urusan dalam negeri AS. Saat itu, kantor administrasi Obama menyebut lima nama peretas yang melakukan penyadapan, salah satunya adalah Bogachev.

Bogachev bukan orang baru. Karier hacker-nya sudah lebih dari satu dekade. Namanya tercantum dalam daftar Most Wanted di FBI sejak tahun 2012 lalu

Advertisement

Sudah lama jadi penjahat yang dicari via www.nbcnews.com

Meski disebut-sebut tahun 2016, tapi nama Bogachev sudah jadi mimpi buruk Amerika hampir satu dekade lamanya. Tahun 2012, FBI mencantumkan nama Bogachev di daftar Most Wanted. Rincian kejahatannya banyak banget, seperti konspirasi pemerasan, penipuan bank, konspirasi penipuan dan pengrusakan jaringan komputer, penyadapan jaringan komputer, pencucian uang, hingga pencurian uang dari kartu kredit.

The New York Times melaporkan bahwa tahun 2011 lalu Bogachev menghebohkan dunia perbankan dengan virus software yang bernama ‘GameOverZeuS’. Dengan software ini, Bogachev dan gengnya bisa merusak jaringan komputer dan menembus pengaman bank dan mencuri uang dari akun bank dan kartu kredit. Bogachev juga diyakini punya kontrol atas jutaan PC di dunia dan bisa mengakses berbagai data, mulai yang pribadi hingga rahasia negara. Jadi hati-hati kalau kamu kirim Whatsapp modus ke gebetan padahal sudah punya pacar. Bisa saja, Bogachev sedang mengamatimu dari Rusia sana.

Data soal Bogachev ini lumayan lengkap, tapi anehnya FBI tak pernah bisa menangkap. Diduga ada peran Russia di belakangnya

Diduga Bogachev memang bekerja langsung untuk pemerintah Rusia via www.newsweek.com

Di website FBI sebenarnya sudah tercantum sangat jelas mulai dari ciri-ciri fisik, hingga tempat-tempat biasa Bogachev hangout. Nama-nama samaran Bogachev sekaligus akun-akun dalam dunia hacker-nya juga sudah diketahui. Tapi dengan informasi sejelas itu, kenapa Bogachev masih saja jadi buronan?

Banyak spekulasi mengenai hal ini. Ada yang bilang bahwa Bogachev ada di bawah perlindungan Badan Intelijen Rusia FSB karena hasil peretasan Bogachev selama ini menguntungkan pemerintah Rusia. Akses yang dibuka oleh si hacker bisa menjadi jalan bagi FSB untuk mematai-matai seluruh dunia. Jadi sebenarnya nggak aneh kalau Bogachev yang merupakan buronan FBI, malah menjadi pahlawan di Rusia. Sementara menurut Rusia sendiri, selama Bogachev tidak berbuat kriminal di Rusia, maka tidak ada alasan untuk menangkapnya. Wah, pantesan susah ditangkap ya.

Hacker kelas dunia yang jadi buronan paling dicari FBI, Bogachev jelas mendapat imbalan yang tidak sedikit. Rumornya, ia menjalani hidup berlimpah harta dengan properti dimana-mana

Resort mewah di Anapa dikabarkan milik hacker ternama ini via www.nytimes.com

Mencuri nominal dari akun bank dan kartu kredit dari seluruh dunia jelas membuat Bogachev kaya raya. Diketahui, Bogachev punya dua vila di Perancis. Secara resmi, Bogachev beralamat di Anapa, Rusia. Tapi dia juga punya properti di Krasnodar. Bogachev juga punya mobil di seluruh negara Eropa, sehingga kalau lagi travelling nggak harus sewa mobil dari rental. Kok bisa seorang buronan travelling ke seluruh Eropa? Karena ada indikasi Bogachev memiliki beberapa paspor dengan identitas yang berbeda. Ya namanya juga hacker internasional. Soal memalsukan identitas pastinya bukan perkara susah.

Menjadi buronan pertama Amerika Serikat agaknya tidak mengganggu Bogachev. Saat ini, beberapa ahli meyakini bahwa Bogachev tinggal di Anapa dan sesekali menikmati waktu travelling di sekitar laut hitam dengan speed boat. Wah, kerena juga ya hacker satu ini. Eh, menurutmu Bogachev ini keren apa seram sih?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya