Sekarang harga rumah dimanapun memang mahal banget. Bahkan ada penelitian yang menyebutkan bahwa kebanyakan generasi millennial terancam tidak akan bisa mampu memiliki rumah semasa hidupnya. Dari kelamaan KPR atau nyicil sampai memang hanya mampu menyewa karena harga-harga rumah dan tanah yang selangit. Miris sih.

Tapi di Amerika Serikat sana ada sebuah website yang memberikan solusi unik terhadap permasalahan tersebut. Sebagaimana dilansir Forbes, website ini memberikan informasi khusus seputar rumah-rumah yang di Amerika sana. Bukan data standar seperti alamat, jumlah kamar, atau mungkin review penghuni sebelumnya, tapi justru info mengerikan tentang kejahatan-kejahatan yang terjadi di rumah-rumah tersebut. Bahkan sampai detail tentang siapa-siapa saja yang meninggal di rumah itu lho. Terus kenapa ya ini bisa jadi solusi rumah murah?!

Di Amerika kalau sebuah properti diketahui memiliki latar belakang kriminal seperti itu, harganya bisa turun sampai 30%. Maka dari itu, kebanyakan agen properti menyembunyikan fakta-fakta tersebut dari calon pembelinya. Buat yang berani dan tahan mental, uniknya memanfaatkan informasi di website ini buat house hunting. Simak deh ulasan Hipwee News & Feature selengkapnya.

Website asal Amerika Serikat bernama Died In House, memang khusus memberi info soal rumah yang punya catatan kriminal. Kebanyakan ada orang yang mati di rumah-rumah tersebut

Bahkan ada catatan tentang siapa yang meninggal atau detail kejadiannya via diedinhouse.com

Beberapa waktu lalu, sebuah situs penyedia informasi real estate di Amerika Serikat mengegerkan dunia maya. Pasalnya website bernama Died In House ini sengaja memberikan informasi hanya seputar rumah-rumah yang tersangkut kasus kriminal. Berbeda dengan website real estate lain yang pastinya menyebutkan keunggulan rumah yang dijual, Died in House justru menyertakan detail kejahatan yang pernah terjadi di rumah-rumah tersebut, Dari pembunuhan sampai pencurian, bahkan detail tentang siapa-siapa saja orang yang telah meninggal, terpapar lengkap di laman website ini.

Berdiri sejak 2013, website ini dibangun dari keresahan pemilik akan cerita menyeramkan yang dialami oleh si pemilik website sendiri, Roy Condrey

Advertisement

Bisa menyelidiki segala macam hal-hal negatif yang terjadi di dalam sebuah rumah via diedinhouse.com

Seorang software engineer bernama Roy Condrey nggak menyangka bahwa dirinya akan menerima sebuah pesan di tengah malam dari seorang penyewa rumahnya. Kata si penyewa, rumahnya berhantu. Condrey lantas mencari tahu hal ini lewat internet tentang kemungkinan kasus pembunuhan atau semacamnya yang pernah terjadi di rumah miliknya. Hasilnya nihil, dari kesadaran itu dia lantas termotivasi untuk membuat website yang memuat database kasus-kasus kriminal yang pernah terjadi di rumah-rumah seluruh Amerika Serikat.

Selain itu, ide dibuatnya website ini juga berawal dari keresahan akan informasi minim dari makelar rumah yang seolah menutupi bahwa rumah itu “berhantu”

Kadang saat menyewa rumah atau akan membeli rumah kita lupa menanyakan hal ini. via efsyn.gr

Condrey merasa bahwa kebiasaan atau tradisi dari para makelar yang tidak jujur atau menutup-nutupi atau bahkan tidak tahu bahwa rumah yang akan disewakannya itu berhantu adalah masalah besar. Menurutnya jika rumah itu ketahuan berhantu atau pernah terjadi kasus kriminal, harganya akan turun drastis bahkan mencapai 30%. Ada yang memakai informasi di website ini untuk mengecek apakah rumahnya beneran berhantu atau tidak, tapi uniknya justru ada juga yang sengaja mencari rumah ‘berhantu’ biar harganya murah.

Pekerjaan dan penelitian website ini tidak ecek-ecek lho. Berjuta-juta catatan kepolisian dipelajari demi melengkapi informasi ini

Bahkan majalah besar seperti Forbes sudah mengakui keakuratan data Died in House via www.windsorstar.com

Setelah merekrut wiraswasta untuk membantu kerjanya, mereka kemudian menelusuri jejak-jejak kriminal yang pernah terjadi di rumah-rumah Amerika Serikat. Nggak main-main 130-an juta catatan dia telusuri untuk memenuhi database yang akan dia muat di website miliknya. Situs ini sudah menemukan bahwa 4,5 juta rumah di Amerika Serikat dimana pernah ada orang yang mati di hunian itu.

Karena informasinya yang ‘berharga’ ini, pengunjung memang ditarik bayaran untuk melihat informasi tentang sebuah rumah. Sekitar Rp161.000 untuk tiap kali melihat informasi. Yah cukup mahal sih, tapi buktinya populer juga lho. Bahkan website ini pernah secara khusus bekerjasama dengan studio film besar seperti 20th Century Fox dalam pembuatan film horor Poltergeist. Ya apalagi kalau bukan untuk mencari rumah-rumah berhantu!

Wah ada-ada saja ya yang buat website ini! Tapi ternyata informasi-informasi seperti ini memang dicari dan dibutuhkan oleh banyak orang lho. Bukan cuma pemilik rumah yang penasaran atau pencari rumah murah saja, banyak ghost hunter dan paranormal yang juga sering menggunakan informasi yang disediakan oleh website ini. Kalau kalian tertarik lihat sendiri saja, tapi ya cuma buat rumah-rumah yang ada di Amrik sih sayangnya. Ada nggak ya yang tertarik buat website kayak gini di Indonesia?!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya