Nggak cuma di daratan atau laut, ternyata manusia juga suka buang sampah sembarangan di luar angkasa sana. Terlepas itu disengaja atau enggak, yang namanya sampah harus dibersihkan sih. Jangan dibiarkan menumpuk karena dampaknya pasti berbahaya. Menurut laporan NASA , hingga Juli 2016 tercatat bahwa ada 17.852 objek buatan manusia yang mengorbit di luar bumi. Dari besaran angka tersebut, hanya kurang dari 1.500 objek yang merupakan satelit operasional atau masih berfungsi. Lho kalau bukan satelit, terus sisanya apa!? Nah itu yang akan kita bahas kali ini nih….

Ratusan ribu serpihan dan puing-puing di angkasa adalah sampah yang dibuang oleh manusia. Memang sih hingga saat ini kita masih belum menemukan solusi atau ‘cara yang lebih baik’ untuk mengolah sisa-sisa satelit atau sampah lain di luar angkasa. Namun makin besarnya tumpukan sampah luar angkasa ini, membuat berbagai pihak khawatir akan keselamatan dan keamanan wilayah angkasa kita. Penasaran pengen lihat bagaimana ‘kotornya’ luar angkasa karena kelakuan manusia, simak deh selengkapnya ulasan Hipwee News & Feature ini!

1. Satelit-satelit yang sudah tak lagi digunakan, seringkali meledak atau bertabrakan satu sama lain. Alhasil ratusan ribu serpihan kecil seukuran kelereng sampai bola kasti, penuhi orbit bumi

Awalnya, sampah-sampah kecil ini mungkin memang tidak terlihat mengganggu. Bahkan saking kecilnya jika dibandingkan luasan galaksi, sampah manusia ini mungkin tak kasat mata alias tidak kelihatan. Tetapi lama-lama, masalah sampah menumpuk ini makin terlihat dan tidak bisa lagi dihiraukan. Astronot bahkan sampai harus berhati-hati menghindari sampah ketika space walking.

2. Sampah luar angkasa pada ketinggian < 2.000 km dari bumi, sebenarnya cukup bahaya. Tertutupnya jalur menuju luar angkasa bakal meningkatkan risiko kegagalan peluncuran

Bayangkan kalo sampai semua sampah luar angkasa menyelubungi bumi. Selain bisa berakibat fatal bagi peluncuran satelit atau misa luar angkasa, lama-lama pasti dampaknya juga bisa langsung kita rasakan di bumi.

3. Makanya, harus ada protokol yang lebih efektif untuk mengatur satelit-satelit usang yang sudah tidak dipakai. Terutama untuk mencegah mereka saling bertabrakan dan jadi sampah

Objek-objek sampah di luar angkasa dibagi atas beberapa koloni yang terdiri dari beberapa serpihan besar. Kalau sampai antara koloni-koloni ini bertabrakan bisa mengakibatkan serpihan-serpihan yang menyebar dalam orbit bumi.

4. Perlengkapan astronomi seperti kamera, brankas, sarung tangan sampai mantel thermal juga bisa dikategorikan sampah

Advertisement

Nggak cuma objek-objek yang besar aja yang bisa jadi sampah. Apapun yang melayang di luar angkasa tanpa fungsi itu memang dikategorikan sebagai sampah. Barang-barang astronot seperti sarung tangan, brankas dan kamera juga ternyata banyak menumpuk di orbit bumi.

5. Nggak sedikit roket-roket pendorong mengorbit di bumi lalu pecah setelah terjadi dekomposisi bahan bakar

Kamu pasti tahu kalau pesawat luar angkasa atau satelit ketika melaju menembus angkasa pasti menggunakan roket. Nah saking banyaknya roket digunakan, tak jarang ada yang nyangkut di orbit bumi dan pecah karena mengalami dekomposisi bahan bakar. Pecahan-pecahan ini juga banyak menumpuk jadi sampah luar angkasa.

6. Senjata-senjata anti satelit milik segelintir negara adidaya juga menyebabkan ribuan dan berton-ton sampah luar angkasa

Pada tahun 60-an dan 70-an, negara-negara berkuasa seperti Amerika Serikat dan Uni Soviet berlomba-lomba mengembangkan misi luar angkasanya. Termasuk pengembangan senjata-senjata anti satelit. Nah dari berbagai trial & errors, banyak senjata-senjata ini yang akhirnya hanya teronggok jadi sampah luar angkasa.

7. Ada juga beberapa sampah yang jatuh ke bumi karena gagal mengorbit. Waduh, bahaya kalo nggak waspada nih…

Mungkin karena saking banyaknya sampah luar angkasa, banyak sampah tua yang ketinggiannya makin rendah, akhirnya masuk ke bumi karena kehilangan pengaruh gravitasi. Wah bisa jadi bukan cuma hujan air atau es aja, harus hati-hati sih kalau ke depannya kita juga ‘dihujani’ sampah-sampah luar angkasa yang makin menumpuk di luar sana.

Luar angkasa dan realita di luar sana, memang masih menyimpan sejuta misteri. Orang manusia saja masih belum berhasil mendarat di Mars. Urusan buang maupun daur ulang sampah, memang masih tergolong awam. Tapi ya gimana, lama-lama makin menumpuk nih sampah luar angkasa. Para ahli astronomi bukannya diam saja sih. Beberapa cara telah dipikirkan untuk mengurangi sampah angkasa yang membahayakan ini. Semoga aja masalah ini bisa segera teratasi deh. ‘Kan berabe kalau sampah-sampah itu dibiarkan saja.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya