Sudah jamak dipahami bahwa di balik seorang pria yang sukses biasanya (selalu) ada wanita hebat di belakangnya. Wanita ini sering berperan sebagai reality checker dan penyemangat bagi sang pria. Remeh kelihatannya tapi sebenarnya perannya besar dan berharga!

Begitu juga yang dialami oleh sang proklamator kita, Bung Karno yang dikenal memiliki banyak istri hebat pun cantik di sisinta. Mulai dari Siti Oetari, Inggit Ganarsih, Fatmawati, Hartini, Kartini Manoppo, Ratna Sari Dewi, Haryati, Yurike Sanger, Heldy Djafar.

Namun, tahukah kalian guys, tidak hanya dari istri-istrinya saja yang menjadikan Bung Karno hebat? Dibalik istri-istri yang cantik rupawan, ada sosok yang dilupakan oleh masyarakat Indonesia, dialah Sarinah.

Nah, kali ini Hipwee akan membahas tentang sosok Sarinah wanita yang sebenarnya sangat dihormati Bung Karno dan berpengaruh besar terhadap kesuksesannya. Siapa dia dan bagaimana perannya? Penasaran? Langsung baca aja!

“Tatkala perempuan di dunia barat sudah sadar, sudah bergerak, sudah melawan

maka perempuan di dunia timur masih saja diam-diam menderita pingitan dan

penindasan dengan tiada protes sedikitpun juga”.

1. Tidak banyak diketahui orang, Sarinah merupakan pengasuh Bung Karno kecil

Advertisement

sosok sarinah via detik.com

Sarinah merupakan pengasuh Bung Karno dari kecil. Karena sering berinteraksi dengan Bung Karno kecil wajar kalau ia sangat dicintai dan dihormati oleh Bung Karno. Beda dengan kebanyakan pengasuh sekarang yang mencekoki anak yang diasuhnya dengan acara TV, Sarinah banyak mengajarkan tentang cinta kasih terhadap sesama dan budi pekerti.

Sarinah selalu mengajarkan Bung Karno untuk pertama mencintai Ibunya, mencintai rakyat jelata, dan mencintai sesama manusia.

Ajaran-ajaran tersebut selalu ditanamkan Sarinah dari Bung Karno masih kecil, sehingga gak heran Bung Karno sangat dekat dengan rakyat kecil!

2. Konon Bung Karno bahkan lebih dekat dengan Sarinah daripada dengan ibunya

ibunda soekarno via rosodaras.wordpress.com

Sarinah memang hanya orang desa setengah baya yang sederhana yang menjadi pengasuh Bung Karno, namun Bung Karno sangat mencintainya seperti ibunya sendiri. Bahkan konon Soekarno lebih dekat dengan Sarinah dibandingkan dengan Ibunya sendiri.

Bung Karno sering tidur dengan Sarinah, memasak bersama Sarinah, Sarinah selalu menemani Bung Karno kecil bermain, menyuapinya makan, bahkan menemaninya belajar. Dari Sarinah lah Bung Karno mendapat rasa cinta kasih yang melimpah dan juga belajar untuk mencintai rakyatnya. Saat Bung Karno sudah berada di tampuk kekuasaan Beliau mengingat bagaimana Sarinah yang hanya wanita biasa begitu mengajarkannya banyak hal.

3. Buku tentang perempuan karangan Bung Karno bukan diberi judul sesuai nama Istri-istrinya. Malah Sarinah yang dipilih jadi judul di sampulnya

buku tentang sarinah via bukalapak.com

“Perempuan itu tiang negeri.

Manakala baik perempuan, baiklah negeri.

Manakala rusak perempuan, rusaklah negeri”.

Pasti banyak yang bingung kenapa Bung Karno tidak memberi judul buku yang dikarangnya dengan Inggit Ganarsih, karena dialah perempuan yang selalu ada disamping Bung Karno saat melewati masa-masa sulit di pembuangan. Siti Oetari sang istri pertama, Ida Ayu Nyoman Rai, ibunya sendiri atau para pahlawan emansipasi wanita, R.A.Kartini dan Dewi Sartika?

Bung Karno malah memberikan nama kitab ini ‘Sarinah’ sebagai tanda terimakasih Bung Karno kepada pengasuhnya itu. Dia membantu ibu Bung Karno, dan dari dia Bung Karno menerima banyak rasa cinta dan kasih. Di dalam buku tersebut memuat prinsip-prinsip yang diberikan Soekarno kepada para wanita Indonesia pada masa perjuangan Indonesia loh guys.

4. Sebagai penghormatan, nama Sarinah juga diabadikan menjadi nama sebuah mall terbesar pertama di Indonesia

mall pertama di Indonesia via ayobandung.com

Bagi kalian yang tinggal di Jakarta pasti udah gak asing lagi dengan pusat perbelanjaan Sarinah Thamrin. Yups, ini merupakan pusat perbelanjaan terbesar pertama di Indonesia sekaligus gedung pencakar langit pertama yang ada di Indonesia loh guys. Gedung ini diresmikan Soekarno pada tahun 1967. Nama gedung ini diberi nama Sarinah gak lain, karena Soekarno sangat mencintai dan menghormati sosok pengasuhnya tersebut. Inspirasi pembangunan gedung ini karena sebelumnya Soekarno sering berkunjung ke negara-negara lain yang telah lebih dulu mempunyai gedung modern. Gedung ini pun sampai saat ini masih ada. Bagi kalian yang belum pernah jalan-jalan ke Sarinah Thamrin, bisa dong sekali-kali mampir berbelanja kesini, sekalian belanja sekaligus wisata sejarah guys.

5. Begitu pentingnya sosok Sarinah, namanya juga diabadikan oleh sebuah majalah, majalah Sarinah

majalah jadul sarinah via olx.co.id

Begitu pentingnya sosok Sarinah sampai-sampai nama Sarinah banyak diabadikan. Mulai dari buku, pusat perbelanjaan pertama di Indonesia, bahkan juga sebuah majalah yang diberi nama Sarinah. Mungkin bagi kalian di jaman sekarang majalah Sarinah sudah asing didengar. Namun, pada sekitar tahun 1980-an majalah ini sangat terkenal.

6. Waldjinah juga menginterpretasikan sosok Sarinah dalam sebuah langgam Jawa

waljinah via mp3tunes.com

“Sarinah ayu

Awak’e lemu

Ngguya ngguyu

Opo gelem nah karo aku”

Entah lagu berjudul “O Sarinah” tersebut ada hubungannya dengan sosok Sarinah yang mempunyai hubungan dekat dengan Bung Karno atau tidak. Tapi banyak masyarakat yang menginterpretasikan lagu tersebut untuk sosok Sarinah yang sangat dihormati oleh Bung Karno.

Semoga ke depannya kalian sudah gak asing lagi sama sosok Sarinah ya guys! Sosok Sarinah banyak menginspirasi Bung Karno dan para wanita Indonesia, khususnya pada masa perjuangan Indonesia. Oh, iya yang masih penasaran bisa baca bukunya yang judulnya “Sarinah, Kewajiban Wanita dalam Perjuangan Republik Indonesia”.

Suka artikel ini? Yuk, follow Hipwee di mig.me!