Headline berita internasional kayaknya sekarang nggak pernah sepi deh dari kontroversi Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump. Tiap hari sepertinya ada aja kelakuan Bapak satu ini yang masuk berita. Mau dari kebijakan kontroversial masalah imigrasi, sampai tweet-tweetnya yang banyak typo dan tampak sangat tidak profesional. Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang berlangsung kemarin Sabtu (8/7) di Hamburg, Jerman, juga dipenuhi kelakuan Trump yang bikin geleng-geleng kepala.

Dilansir dari CNN, salah satu yang paling cepat mencapai telinga netizen Indonesia adalah kesalahan Trump mengunggah postingan tentang Presiden kita, Joko Widodo. Dengan tulisan caption, President Trump and the President of Indonesia, Joko Widodo speaking before the start of their bilateral at the #G20Summit in #Hamburg #Germany #USA. , foto yang menyertainya sama sekali tidak mirip Jokowi. Foto yang diunggah justru foto Trump bersama Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong. Entah bingung beneran atau cuma salah unggah foto, blunder ini jelas langsung dikritik masyarakat seantero dunia.

Yang lebih mencengangkan lagi, ternyata itu bukan satu-satunya blunder yang bikin malu Trump atau pemerintah AS selama penyelanggaraan G20 kemarin. Penasaran?! Yuk simak bareng Hipwee News & Feature!

Meski dengan cepat dikoreksi, tapi postingan Trump yang membingungkan itu langsung menimbulkan reaksi keras. Terutama dari netizen Indonesia yang protes, itu bukan Pak Jokowi!

Akun @dheva_lfc1892 menulis, Oh It s my President? wajah Pak @jokowi berubah? via www.theindependent.sg

Jelas beda lho orangnya, mirip-mirip dikit pun nggak!

Padahal Jokowi sempat memuji Trump yang suka melucu lho. Sudah ramah tamah begitu, masa Trump lupa ya sama mukanya Jokowi?!

Advertisement

Bukan cuma Trump yang ketuker sebut pemimpin negara, press release resmi dari pemerintah AS salah coba menyebut titel resmi Shinzo Abe. Jepang dari dulu ‘kan nggak punya presiden

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, disebut Presiden Jepang. Bukan cuma Trump, pemerintahannya juga makin ngaco

Tidak selesai sampai nama atau titel resmi pemimpin negara, nama resmi negara Cina pun salah sebut. Ini nih yang gawat, masa Presiden Cina disebut jadi Presiden Taiwan

Nama resmi internasional Cina adalah People’s Republic of China. Jadi titel atau sebutan resmi Xi Jinping adalah President of the People’s Republic of China– tapi malah jadi Presiden Xi of the Republic of China. Iya sih cuma dikurangi ‘People‘, tapi artinya sudah beda banget karena Republic of China itu sendiri adalah nama resmi Taiwan. Padahal yang namanya Cina dan Taiwan itu punya konflik yang belum terselesaikan sampai sekarang, yakni masalah Taiwan itu bagian Cina atau bukan.

Siapapun dengan pengetahuan politik dasar seharusnya tahu bahwa ini adalah isu politik internasional yang sangat sensitif. Eh malah dalam pernyataan resminya, pemerintah AS atau White House salah menyebut Presiden Cina sebagai Presiden Taiwan. ‘Kan gawat itu! Sebagaimana dilaporkan oleh The Guardian, para ahli mengkritik blunder pemerintah AS ini sebagai kesalahan amatir yang cukup memalukan.

Susah juga sih ya, masalahnya presiden itu adalah pemimpin sekaligus representasi negaranya. Apalagi dalam pertemuan-pertemuan tingkat tinggi seperti G20 ini, dimana pemimpin dari negara-negara paling berpengaruh di dunia berkumpul membahas masa depan bersama. Profesionalisme di level tertinggi jelas diharapkan. Tidak disangka aja, blunder-blunder yang sangat tidak profesional ini justru datang dari negara adidaya Amerika Serikat.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya