Setelah sebelumnya Hipwee menekankan bahwa ‘masih diduga’ jenazah di FMIPA UGM adalah Feby Kurnia — kini, sudah dapat dipastikan bahwa jasad yang ditemukan di dalam toilet gedung S2 dan S3 Fakultas Matematika serta Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gajah Mada (UGM), Senin (2/5/2016), merupakan Feby Kurnia.

Dikutip dari Kompas.com, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DIY, Kombes Hudit Wahyudi, berkata, “Kita sudah melakukan olah TKP, melibatkan Inafis Polda DIY, Polres dan Pusdokkes Polda DIY. Tadi langsung saya pimpin.”

Dalam penjelasannya, Kombes Hudit mengatakan bahwa tes sidik jarilah yang berhasil mengungkapkan kebenaran bahwa jasad yang ditemukan di FMIPA UGM tersebut adalah Feby.

Teman korban, Muhammad Nur Januar, pun mengkonfirmasinya.

“Iya benar, jasad tersebut jasad Feby. Pihak keluarganya sudah datang dari Batam ke sini untuk mengetahuinya dan ternyata benar,” tutur mahasiswa Geofisika angkatan 2013 tersebut kepada Hipwee, Selasa pagi (3/4/2016).

Feby sudah dilaporkan hilang sejak Kamis, 28 April 2016.

Advertisement

Pemandangan kerumunan di luar lokasi TKP. via hipwee.com

Feby Kurnia merupakan mahasiswi jurusan Geofisika UGM angkatan 2015. Mahasiswa asal Batam tersebut sebelumnya sudah diberitakan hilang dalam beberapa hari terakhir sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa.

Menurut Kombes Hudit, saat diberitakan hilang, Polsek Mlati sudah menerima laporan hilangnya Feby pada Kamis 28 April 2016 lalu. Sejak saat itu, kata Kombes Hudit, Polda juga ikut turun tangan untuk melacak keberadaannya.

Katanya hilang dibawa orang, Polda juga sudah membantu melakukan pelacakan atas laporan hilangnya Feby Kurnia,” ujarnya.

Hingga akhirnya, pada pukul 18.00 WIB, Senin (2/4/2016), polisi mendapat laporan penemuan mayat di dalam toilet gedung FMIPA UGM dari pihak keamanan kampus. Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) yang langsung dilakukan pun memakan waktu cukup lama.

Awak Hipwee yang datang untuk meliput tak diizinkan pihak keamanan masuk ke dalam gedung. Sampai sekitar pukul 22.30 WIB, jenazah Feby lalu dibawa ke RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta.

Baca juga: RIP. Mahasiswa UGM yang diduga Feby Kurnia Ditemukan di Toilet FMIPA

Dugaan sementara yang dilontarkan pihak kepolisian: Feby diduga dibunuh.

Jajaran keamanan dari kepolisian saat melakukan olah TKP. via hipwee.com

Sejauh ini, polisi menduga Feby meninggal karena dibunuh. Dugaan sementara dibunuh. Ini masih dugaan,” jelas Kombes Hudit dikutip Kompas.com pasca olah TKP.

Untuk memastikan penyebab kematian Feby, pihak kepolisian masih menunggu hasil otopsi tim dokter. Kondisi korban yang mulai membusuk membuat korban sulit diidentifikasi. Kombes Hudit berkata, “Kita tunggu hasil otopsi, karena kondisinya sulit diidentifikasi.”

Teman korban, Januar, pun tak berani mengkonfirmasi dan menyuruh banyak pihak untuk lebih sabar agar tak beredar spekulasi. Soal beredarnya penyebab meninggal Feby, misalnya. Januar menegaskan untuk menunggu pengumuman resmi dari pihak yang berwajib.

Dalam sebuah pesan siar yang mengatasnamakan mahasiswa Geofisika UGM pagi tadi, jenazah masih dalam otopsi lebih lanjut. Selanjutnya, jenazah akan disolatkan di RS Sardjito dan akan langsung dipulangkan ke Batam.

Demikian berita terbaru tentang Feby Kurnia. Segenap keluarga besar Hipwee turut berduka cita atas kejadian ini dan berharap pihak berwajib segera menyelesaikan kasus ini.

Semoga mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, Feby.