Pernah menyaksikan gerhana matahari? Gerhana matahari total pernah terlihat di langit Indonesia pada Maret 2016. Pada saat itu masyarakat kita pun menyambutnya dengan sangat antusias. Nah saat ini, giliran Amerika Serikat yang disapa oleh gerhana matahari total. Nggak tanggung-tanggung, fenomena alam yang langka ini selalu ditunggu oleh semua kalangan masyarakat. Bahkan banyak juga yang ‘nobar’ gerhana matahari total bersama teman, keluarga, dan tetangga. Tidak terkecuali Presiden Amerika nyentrik, Donald Trump.

Dalam acara menyaksikan gerhana matahari total bersama di White House, Donald Trump menyaksikannya melalui balkon bersama sang istri yaitu Melania Trump, dan putra bungsunya Barron. Namun ketika sempat menyapa para wartawan dan pejabat yang hadir, ia memandang langsung ke arah gerhana. Bahkan terdengar suara teriakan yang melarang Trump untuk tidak melihat langsung ke arah gerhana. Waduh, Donald Trump memang nggak tahu bahanyanya melihat gerhana langsung atau memang sengaja biar dibilang keren ya? Yuk kita bahas bareng di Hipwee News & Feature!

Donald Trump nekat berkali-kali memandang ke arah gerhana dengan mata telanjang, pengawal kepresidenan sampai teriak “Don’t look!

Gelaran menyaksikan gerhana matahari total ini tentunya juga nggak mau dilewatkan oleh orang nomer satu di Amerika Serikat. Didampingi Melania, Trump pun nampak berdiri di balkon Gedung Putih. Ia sempat melambaikan tangan pada wartawan dan menunjuk ke arah gerhana sambil memandangnya dengan mata telanjang. Sementara Melania Trump justru sudah mengenakan kacamata khusus yang dirancang untuk menyaksikan gerhana matahari total. Setelah dua kali memandang ke arah gerhana secara langsung, terdengar seseorang dari bawah balkon berteriak, “Don’t look!”. Mungkin agar sang presiden tidak sembarangan lihat ke arah gerhana begitu ya.

Akhirnya Trump pun mengenakan kacamata untuk melihat gerhana, tapi setelah melepasnya kembali, ia melambaikan tangan dan kembali memandang gerhana tanpa kacamata, duh!

Wah bahaya banget padahal nih via News.com.au

Setelah beberapa lama menyaksikan gerhana, putra bungsu Trump, Barron juga ikut menyaksikan di balkon bersama kedua orang tuanya. Tidak berapa lama kemudian, Trump melepas kacamatanya dan kembali melambai sambil berpose pada wartawan. Mungkin baginya melihat gerhana langsung sebanyak dua kali kurang afdhol, makanya ia kembali mengarahkan pandangannya ke langit dan jadi kali ketiganya dia nekat melihat gerhana matahari total secara langsung. Bahkan sebelumnya ia sempat berpose dan melambaikan tangan pada wartawan yang tengah menyorotinya. Ataukah jangan-jangan sang presiden salah tingkah? Kayaknya nggak mungkin ya. 😀

Mungkin saking spesialnya gerhana matahari total tahun ini di Amerika, Trump juga maunya melihat langsung ‘tanpa penghalang’

Advertisement

Kapan lagi bisa lihat gerhana matahari total via www.kgun9.com

Gerhana matahari total di Amerika Serikat yang terjadi pada 21 Agustus kemarin adalah fenomena spesial yang juga menyita perhatian dunia. Tagar #eclipse2017 juga ramai di sosial media. Selain karena gerhana matahari total terakhir di Amerika terjadi pada 99 tahun yang lalu, ini juga gerhana matahari total yang langka. Sebenarnya ada 4 jenis gerhana matahari, yaitu gerhana matahari parsial, annular, total, dan hybrid. Gerhana matahari total adalah gerhana matahari paling sempurna dimana matahari, bulan dan bumi berada pada satu garis lurus.

Untuk menyaksikan gerhana matahari lagi di Amerika Utara, akan membutuhkan waktu hingga 38 tahun ke depan lho. Untuk itulah, melihat gerhana matahari total ini jadi event yang sangat langka. Presiden aja ikutan concern menyaksikannya. Tapi kalaupun sespesial ini jangan lupa pakai kacamatanya dong, Trump!

Seberapa bahaya sih melihat gerhana matahari total secara langsung? Begini kata NASA

Semua dianjurkan mnegenakan kacamata gerhana, tanpa terkecuali via www.today.com

NASA telah merekomendasikan pada siapa saja yang ingin menyaksikan gerhana matahari total untuk mengenakan kacamata gerhana, atau kacamata bersertifikat khusus dari NASA yang aman untuk melihat matahari secara langsung. Meskipun gelap dan tertutup sinar bulan, namun sinar matahari sebenarnya tetap berbahaya dilihat langsung, sinar ultravioletnya juga tetap memancar lho. Bahkan NASA tidak merekomendasikan melihat gerhana dengan kacamata biasa yang meskipun berwarna sangat gelap, itu tetaplah berbaya untuk penglihatan.

“Looking at the sun without eclipse glasses or solar viewers can cause ‘eclipse blindness’ or retinal burns,” ujar Nirav Shah, Kepala Dinas Kesehatan Masyarakat Illionis dilansir dari Abcnews.

Akibat yang bisa terjadi ketika kita tidak mengenakan kacamata saat melihat gerhana matahari total adalah kebutaan sementara dan terbakarnya retina. Ini tentu saja sangat membahayakan, otak kita bahkan tidak akan terlalu merasakan sakit akibat ini. Kita tidak akan terasa bahwa ada kejanggalan pada penglihatan kita setelah menatap gerhana matahari total secara langsung. Meskipun hanya sebentar melihat ke arah gerhana, tetap saja itu dikatakan lama. Intinya sih, melihat secara langsung ke arah gerhana matahari itu nggak boleh banget.

Wajar aja sih kalau semua orang di Amerika Serikat jadi excited sama gerhana matahari total ini. Gerhana ini nggak datang setiap tahun, terakhir di lihat di langit Amerika bahkan hampir satu abad lalu yaitu pada 1918. Nggak terkecuali para elit Gedung Putih yang nggak mau ketinggalan buat melihat gerhana. Tapi kalau Trump ceroboh begini, gimana ya soal kesehatan matanya? Harus segera check up nih.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya