Para arsitek tentu mempertimbangkan banyak hal yang bisa terjadi ketika akan mendirikan sebuah bangunan. Berbagai pertimbangan tersebut tentu saja terdiri dari berbagai unsur, misalnya alam dan manusia. Arsitek akan melihat apakah konstruksi bangunannya akan benar-benar bermanfaat bagi alam dan manusia di sekitar, atau malah merugikan pihak-pihak tertentu.

Hal ini menyebabkan seorang arsitek harus benar-benar teliti ketika akan merancang desain sebuah bangunan. Tapi namanya juga manusia, beberapa bangunan di dunia ini justru dianggap sebagai kesalahan fatal karena bisa menimbulkan bahaya bagi manusia. Yuk simak!

1. Aon Center, Amerika Serikat

Dulu namanya Standard Oil Building via keepo.me

Aon Center berlokasi di Chicago, Illinois, AS. Para arsitek gedung yang dibangun pada 1973 ini rupanya terlalu mengutamakan penampilan daripada fungsi. Mereka terpesona dengan marmer Carrara yang digunakan sebagai konstruksi bagian luar karena menjadikan gedung lebih tipis dan ringan dibanding material pada umumnya. Benar saja, satu tahun setelah dibangun, salah satu marmet copot dan menimpa atap gedung di depannya. Ternyata setelah dilakukan investigasi, kejadian tersebut tidak sekali saja terjadi. Akhirnya permukaan gedung terpaksa dilapisi kembali dan menghabiskan biaya sekitar 80 juta dolar AS!

2. Pasar Basmanny, Rusia

Ambruk karena salju via nikifour.co.id

Advertisement

Hal penting yang menjadi pertimbangan arsitek di negeri dengan 4 musim adalah salju. Salah satu kejadian bangun ambruk akibat salju terjadi pada 2006 di Pasar Basmanny, Moskow, Rusia. Bangunan ini ambruk akibat atapnya dipenuhi salju menumpuk. Peristiwa ini menewaskan setidaknya 66 orang. Namun ternyata masalahnya bukan cuma di tumpukan salju saja, melainkan juga terjadinya pengeroposan akibat korosi karena pelapisan anti air yang buruk. Manajemen gedung juga dinilai lalai dalam melakukan perawatan. Ironisnya, gedung lain yang dibangun oleh arsitek yang sama juga dikabarkan roboh dua tahun sebelumnya dan menewaskan 28 orang.

3. Gedung Lian Yak (Hotel New World), Singapura

Rata dengan tanah via www.complex.com

Sebelum membangun sebuah bangunan, para arsitek harus mengalkulasikan beban mati dan beban hidup bangunan tersebut. Namun tidak bagi arsitek gedung Liang Yak di Singapura ini. Pada 1986, gedung yang berisi hotel, bank, dan klub malam ini runtuh dan memakan 33 korban jiwa. Hal ini karena arsiteknya hanya mengalkulasikan beban hidup bangunan tersebut, berupa beban pengunjung, furnitur, dan lain-lain, tanpa mempertimbangkan berat gedung itu sendiri. Fatal banget ‘kan!

4. Hotel Vdara, Amerika Serikat

Keren sih..tapi.. via www.businessinsider.co.id

Berlokasi di Las Vegas, AS, hotel ini menjadi salah satu konstruksi bangunan terburuk di dunia. Hotel yang berdiri pada 2009 ini memang memiliki desain melengkung yang unik. Namun hal itu justru menimbulkan masalah. Pada suatu waktu para tamu hotel mulai mengeluhkan kulit mereka yang menghitam setelah berenang di kolam renangnya. Setelahnya, baru disadari bahwa lengkungan bangunan hotel telah memantulkan panas matahari langsung ke arah kolam renang. Beberapa tamu juga melaporkan tas kulit mereka yang meleleh hingga rambut yang terbakar. Mengerikan ya 🙁

5. The Lotus Riverside, Cina

The Lotus Riverside via www.reddit.com

Robohnya salah satu apartemen di Shanghai, Cina ini disinyalir karena kecerobohan pekerja bangunan yang membuang tanah bekas galian sembarangan. Ketika membangun area parkir di bawah gedung, para pekerja justru membuang tanah bekas galiannya ke dekat areal pembuangan sampah. Akibat penumpukan yang terjadi, tepian dinding sungai di dekatnya menjadi runtuh dan menyebabkan air sungai meresap ke bagian basement. Benar saja, basement tersebut jadi kebanjiran dan menyebabkan pondasi menjadi runtuh. Gedung tersebut pun ambruk ke salah satu sisi secara utuh.

6. Jalan Layang Highway, Kanada

Jalan layang di Montreal via nikifour.co.id

Kejadian di Jalan Layang Highway, Montreal, Kanada ini akan terus menjadi mimpi buruk bagi orang yang sering melintas di sana. Pada 2006 jalan layang ini dilaporkan ambruk dan menimpa dua kendaraan yang sedang melintas di bawahnya, menyebabkan 5 orang meninggal dan 6 orang luka parah. Bencana ini terjadi karena tiang penyangga setinggi 66 kaki tidak didesain dengan baik dan dibuat dengan beton berkualitas rendah. Patahan yang terus bertambah juga menjadi faktor lain ambruknya jalan tersebut.

7. Perpustakaan W.E.B Du Bois, Amerika Serikat

Perpustakaan W.E.B Du Bois via www.umassalumni.com

Gedung yang dibangun 1974 ini menjadi perpustakaan tertinggi di AS dengan 26 lantai. Dua bulan setelah berdiri potongan-potongan bata dilaporkan mulai berjatuhan. Menurut beberapa ahli, hal itu terjadi karena kegagalan arsiteknya menghitung beban buku-buku disana. Akhirnya pada 1979, sebanyak 60 ribu buku dipindahkan dan beberapa ruangan ditutup untuk mengurangi beban Pada 1986 dilakukan renovasi besar-besaran yang menghabiskan dana 2,3 juta dolar. Namun masalah tidak berhenti sampai disitu. Bangunan ini dikabarkan mulai amblas ke dalam tanah.

8. Apartemen Ronan Point, Inggris

Apartemen Ronan Point via www.cjwalsh.ie

Meski hanya memakan 4 korban meninggal dari 260 penghuninya, namun konstruksi gedung apartemen ini termasuk yang paling gagal. Bagaimana tidak, setelah terjadi insiden ledakan, seluruh bangunan 22 lantai ini dilaporkan roboh. Kejadian ini ditengarai terjadi karena baut-bautnya yang rusak oleh air. Sambungan-sambungannya tidak diisi dengan beton melainkan disumpal dengan kertas-kertas koran. Wajar jika gedung ini tidak bisa menahan beban berat

9. Sampoong Department Store, Korea Selatan

Kegagalan yang fatal via www.koreatimesus.com

Ambruknya sebuah gedung bertingkat memang menjadi ketakutan tersendiri bagi pengunjungnya. Seperti halnya pusat perbelanjaan Sampoong di Korea Selatan ini. Awalnya, gedung tingkat 4 ini hanya supermarket biasa. Kepala properti kemudian menganggap bahwa bangunan tersebut dapat dialihfungsikan sebagai mal besar. Ia memutuskan memotong tiang-tiang utama dan menggantinya dengan eskalator. Tak hanya itu, AC-AC dipindahkan ke atap, membuat beban menjadi lebih berat. Penambahan lantai juga dilakukan tanpa memikirkan risiko kelebihan berat. Lima tahun setelahnya gedung ini runtuh, menjebak lebih dari 1500 orang. 502-nya dilaporkan meninggal.

10. Terowongan Bawah Tanah Hangzhou, Tiongkok

Amblas.. via nikifour.co.id

Pada 2008, terowongan yang terletak di provinsi Zhejiang ini amblas, meninggalkan lubang besar yang menelan korban tewas sebanyak 21 orang dan luka-luka sebanyak 24 orang. Para korban adalah pekerja konstruksi dan pengendara mobil. Kejadian ini dinilai akibat lalainya para pengembang. Mereka mengabaikan masalah yang ditemui bahkan sebelum terowongan ini dibangun, yakni tanah di sekitar terowongan yang merupakan rawa-rawa. Selain itu sistem penyangga dan lapisan cor memang terlalu tipis, membuat terowongan menjadi tidak stabil.

Melihat banyaknya kejadian akibat fatalnya kegagalan pembangunan, hendaknya kita sebagai pengguna fasilitas-fasilitas tersebut tetap hati-hati di manapun berada ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya