Basi banget deh kalau kita bilang selera musik orang beda-beda. Siapa juga yang nggak tahu? Di keluargamu saja, belum tentu Ayah dan Ibumu mendengarkan musik yang sama. Kamu apalagi, yang sudah berbeda generasi.

Tapi mungkin selera musikmu begitu unik sampai hampir gak ada teman lain yang ngerti. Entah yang kamu dengarkan itu band hipster (meskipun kamu sendiri bukan hipster), musisi yang terkenalnya justru di zaman orangtua kamu muda, atau genre yang memang nggak umum aja. Begitu tahu penyanyi mana yang kamu suka, orang-orang akan menampilkan wajah datar karena gak tahu itu siapa.

“Itu siapa? Lagunya yang mana?”

*sambil nunjuk headphone* “Kamu lagi denger apa sih?”

Kadang pengen ngajak temen nyanyi bareng tapi gak ada temanmu yang tahu lagu yang kamu suka. Sedih lah. Ini dia pengalaman dan macam reaksi orang yang kamu terima hanya jika selera musik kamu nggak biasa!

1. Susah banget nemu orang yang tahu band favoritmu. Sekali ketemu, rasanya kayak punya teman dekat baru

Advertisement

“Kamu denger Fiona Apple juga?”

“Iya lah. Dari aku kecil malah, pas semua temen sekelasku dengernya Westlife.”

“Sama bangeeet. Tos!”

Saking jarangnya orang yang ngerti musik favoritmu, sekali ketemu sama mereka rasanya bahagia. Percakapan yang tadinya penuh basa-basi langsung jadi hidup dengan saling tukar opini tentang musisi atau penyanyi favorit kalian ini. “Album favorit lo yang mana?” “Udah pernah denger mereka kolaborasi sama si ini belum?” “Baca wawancaranya yang di web ini gak? Kocak banget tuh!” Kamu akan langsung menganggap orang ini teman dekat barumu.

2. Kadang orang juga terkejut waktu tahu apa yang kamu dengarkan. Kata mereka, “Kok gak cocok sama penampilan?”

“Gilaaa, pakai jilbab tapi dengernya musik metal~”

“Ih emangnya gak boleh?” Tapi dalam hati aja biar sopan hehe

Seringnya orang kaget karena penampilanmu ternyata “nggak cocok” sama musik yang kamu suka. Entah kamu pakai jilbab tapi dengernya musik hard rock, kamu yang tampangnya jutek ternyata suka musik mendayu-dayu, atau kamu cowok tapi dengernya Taylor Swift. Aduh, gak usah kaget gitu dong. Biasa aja…

3. Atau mungkin selera musikmu bukannya “gak biasa”. Kamu cuma senang mendengarkan musik dari macam-macam genre saja.

Mendadak emo via favim.com

Mungkin sebenarnya kamu juga mendengarkan lagu-lagu dan penyanyi yang biasa orang lain dengarkan. Kamu menikmati single-nya Isyana Sarasvati yang terbaru, dan tahu lirik banyak hits-nya Maroon 5. Tapi yang kamu dengar gak cuma lagu itu aja. Bagaikan ensiklopedia musik berjalan, kamu juga rela mencari “suara” dari band-band atau musisi yang belum banyak dikenal publik juga. Kerasa banget deh: kalau lagi sendirian, kamu bebas mau dengerin musik “seaneh” apapun. Tapi kalau lagi bareng temen, kamu pun akan refleks memutarkan musik yang juga bisa dia dengarkan. Mesti pintar-pintar supaya semua orang merasa nyaman.

4. Paling sedih ya kalau mau nonton idola kamu live tapi gak ada temennya…

Resital piano via chrisglass.com

“Ada resital musik klasik lho minggu ini di ISI. Nonton yuk!”

“Boleeh. Gratis ‘kan?”

“Emmm… Enggak sih, tiketnya 100.000 gitu, tapi gak bakal nyesel kok! Sumpah!”

“100.000? Kok mahal amat?”

Kalau nonton musisi populer seperti Sheila on 7 atau Isyana, kamu dengan mudah bisa mengajak siapa aja. Nggak ada pacar atau gebetan? Tinggal ajak saudara! Di konsernya pun kalian bisa nyanyi bareng dan menikmati atmosfernya.

Lain kalau band atau musik yang kamu suka dicap “nggak jelas” atau “nggak seru” sama teman-teman dan kakak-adikmu. Diajak nonton idolamu live? Mana mereka mau! Apalagi kalau disuruh bayar sendiri buat tiketnya. Ih. Udah mereka gak tahu satupun lagunya, disuruh bayar lagi….

5. Malesnya juga, lagu favoritmu lebih sering gak ada di karaoke

Mau karaoke apa? via www.imdb.com

Karaoke memang waktu yang pas buat nyanyi dangdut atau lagu-lagu kocak lain rame-rame. Tapi ada juga ‘kan saat di mana kamu pengen nyanyi lagu yang benar-benar kamu sukai? Alice-nya Cocteau Twins, Lonely Boy-nya The Black Keys, lagu-lagu Barasuara atau Silampukau misalnya. Tapi boro-boro nyanyi, band-band ini [beserta musiknya tentu saja] justru nggak ada di list musik karaoke sama sekali. Terpaksa karaoke dangdut aja deh lagi!

6. Mungkin juga kamu adalah fangirl boyband atau girlband tertentu yang menurut temanmu cukup freak

“Kamu suka G-Dragon? Apa gantengnya sih?”

Kalau ditanyain kayak gitu, mungkin kamu juga gak tahu jawabannya. Dan kalaupun kamu tahu, rasanya mereka yang bukan fangirl atau fanboy gak bakal pernah bisa ngerti. Kamu paham benar teman-temanmu gak tahu apa bagusnya boyband atau girlband yang kamu suka. (“Ih, apa sih bagusnya? Gak ada ganteng-gantengnya!”) Buat apa berusaha bikin mereka percaya sebaliknya? Setiap mereka memberikan pandangan aneh, mending kamu ketawa aja deh~ Biarin aja mereka bilang kamu freak, yang penting kamu bahagia dan punya kebebasan sendiri.

7. Nggak ada yang mau kamu setelin lagu, bahkan walaupun itu di mobilmu sendiri

;( via giphy.com

Kalau selera musikmu nggak hanya gak biasa, tapi juga susah dicerna, mungkin kamu pernah mengalami kejadian ini. Kamu di mobilmu sendiri, jadi musik yang terputar di mobil otomatis adalah lagu-lagu favoritmu. Eh, teman kamu yang ada di kursi penumpang protes. “Ini lagu apaan sih? Kayak lagunya orang stres!” Dih, yang punya mobil dan nyetirin siapa, yang protes siapa?

Btw, akhirnya kamu terpaksa setel radio.

8. Saking nggak biasanya selera musikmu, banyak orang yang heran ketika kamu juga tahu lagu yang mereka tahu

“Wah, kok kamu tahu lagu ini sih?”

Gemana gak tahu, semua orang nyanyinya itu~

Kalau selera musikmu sedikit beda, bukan berarti kamu nggak tahu lagu yang setiap hari dinyanyiin teman-teman. Justru nggak mungkin banget kamu gak tahu, lha wong lagu yang sama selalu main di radio, di-recommend Youtube, diputar di mall… Kayak kematian, lagu itu ada di mana-mana.

9. Tapi yang bikin bangga adalah saat mereka mengakui, musik yang kamu dengar “Enak juga ya?”

Wah, enak juga ya? via www.fqpai.com

Nggak selamanya orang berpikir selera musikmu itu aneh. Kadang (walaupun jarang) mereka juga mengakui lagu favoritmu “Kok enak sih? Ini lagunya siapa?” Rasanya bangga kalau mereka memuji. Semacam akhirnya diakui, ehehe.

10. Namanya juga orang beda-beda. Nggak ada salahnya juga ‘kan dengar musik yang juga beda?

Kalau kamu memang suka banget K-Pop, kenapa harus malu? Kalau kamu suka musik klasik, kenapa harus berhenti suka cuma karena gak ada temannya? Kamu suka death metal diam-diam… hmmm, kenapa harus diam-diam? Namanya juga orang beda-beda. Justru serem dong kalau musik yang kita dengarkan sama semua? 😀