Punya sahabat yang “sempurna” memang serba salah. Di satu sisi, kamu bangga punya teman seperti dia, yang berprestasi, cerdas, good-looking, dan sebagainya. Tapi di sisi lain, kadang kamu merasa benar-benar “kurang” kalau ada di sebelah dia. Perhatian dunia serasa hanya terpusat pada sahabatmu. Kamu sih cuma wajah familiar di mata orang (karena sering ada di sampingnya)… tapi namamu sendiri gak ada yang kenal.

Sahabat bisa dibilang satu tingkat di atas teman. Barangkali 50% waktumu akan kamu habiskan dengannya. Mulai dari kuliah bareng, belanja bareng, sampai ngecengin cowok bareng. Tapi tetap aja kamu tahu kamu dan dia berbeda. Selama dekat sama dia, ini nih yang sering kamu rasa…

1. Kalau lagi nongkrong atau jalan bareng, ada aja yang ngeliatin kalian. Yah, meski sebenarnya mereka ngeliatin temanmu, bukan kamu. Hiks.

semua perhatian tertuju padanya via www.thegloss.com

Nongkrong dan jalan berdua sudah jadi agenda rutin kalian. Tapi kadang jalan bersama dia bikin kamu nggak nyaman. Kalian akan jadi pusat perhatian! Lho, senang dong? Kan wow banget. Hmm… tapi kamu juga sadar kalau sebenarnya perhatian itu hanya terpusat pada temanmu saja. Mungkin temanmu ini memang super cantik sampai bisa mengalihkan dunia semua pria saat dia melintas. Kamu sih cuma background :'(

2. Jadi banyak yang mau temenan sama kamu juga, karena kamu pasti dianggap spesial bisa temenan sama dia

Bisa juga kamu ikut terkenal via parisisparis.com

Advertisement

Sejak kamu dekat sama dia, banyak orang yang ramah padamu juga. Malah rasanya kamu punya teman-teman baru. Mungkin karena kamu dianggap keren karena bisa bersahabat baik sama seorang yang hits dan selektif memilih teman. Pikir mereka,

“Kalau kamu bisa temenan sama X yang hebat, pasti kamu hebat juga dong?”

3. Kamu juga akan jadi informan tak resmi. Banyak yang nanya ini-itu soal temanmu ke kamu.

Saat semua orang lebih peduli dengan sahabatmu…. via suityourlifeup.wordpress.com

Kamu         : “Kalau aku sih suka yang cokelat. Lebih kalem. Aku banget!”

Teman       : “Oh iya sih. Ini cocok buat kamu. Oh iya, kalau si A sukanya warna apa? Kayaknya dia lebih suka yang vintage gitu ya? Dia suka musik-musik tahun 80-an gitu nggak?”

Kamu         : -______-

Keseharian sahabatmu yang super hits lebih banyak dibahas oleh temanmu yang lain. Bahkan, mereka penasaran sama kebiasaan temanmu ini. Musik apa sih yang dia suka? Buku apa sih yang dia baca? Dan lain sebagainya.

4. Ada cowok yang tiba-tiba deketin kamu, jangan GR dulu. Siapa tahu sebenarnya dia cuma mau nanya ID LINE sahabatmu

Saat cowok yang deketin kamu ternyata cuma mau tanya ID Line sahabatmu… via meadowinferno.blogspot.co.id

Ke-charming-an sahabatmu itu memang nggak perlu ditanyakan lagi. Penggemarnya ada dari ujung ke ujung kampus. Followernya di akun medsos bisa jadi sudah melebihi limit. Sementara kamu jomblo abadi, sahabatmu punya ribuan penggemar yang rela ngantri untuk dibalas mentionnya. Kalau ada cowok yang tiba-tiba baik padamu, sering nyapa dan ngajak ngobrol, kamu nggak bakal pernah GR dulu. Ah, paling juga mau nanyain ID LINE sahabatmu.

5. Yang paling bikin kesel, gebetanmu sejak dahulu kala, ternyata naksir juga sama sahabatmu. Ya ampun, kok tragis banget sih hidup.

Gebetanmu pun ternyata naksir sahabatmu via www.gladiator.training

Ini lebih tragis lagi. Kamu sudah nyaris menggila saat gebetanmu, cowok yang hanya bisa kamu taksir dalam diam, tiba-tiba tersenyum ramah padamu. Usut punya usut, eh ternyata dia malah naksir sama sahabatmu. Kenapa harus begini, Tuhaaan? Kenapaaa???

6. Kamu juga nggak bisa menghindar, kalau suatu saat kamu sering dibanding-bandingkan sama temanmu

rasanya dibanding-bandingin dengan sahabat sendiri.. via idiotic-crow-scenarios.tumblr.com

Teman A    : “Kok kamu bisa tomboy begini sih? Padahal sahabatmu feminin banget.”

Teman B    : “Lho, kok kamu nggak suka teater? Padahal si A kan dedengkot teater kampus.”

Teman C   : “Yaelah, dandan dikit kek, biar nggak njomplang kalau kamu jalan sama si A.”

Dibanding-bandingin sama sahabatmu yang hits itu sudah biasa. Kamu hanya bisa tersenyum pasrah, padahal dalam hati, kamu lelah juga sih.

7. Instagramnya wow banget. Sekali posting yang nge-love ada berapa. Padahal yang dia post juga cuma quote doang… T_T

Udah posting panjang-panjang, yang ngelike cuma 5… via mashable.com

Sahabatmu nggak terlalu suka medsos. Tapi followernya bisa 10x lipat dibanding followermu. Dia posting seminggu sekali juga nggak mesti. Itu juga quote doang. Tapi yang nge-love bisa ratusan. Wedew, di-love 3 orang aja udah senang banget! Hihihihi

8. Yang suka bikin kamu gemes adalah kalau temenmu ini gak sadar dia perfect. Suka ngeluh soal beratnya, warna kulitnya, salah pakai makeup, etc. padahal sebenarnya DIA PERFECT

Dia             : “Duh, aku gendut banget kan ya? Iya kan? Aaarrgh! Sebel! Mulai malam ini nggak mau makan malam!”

Kamu         : *dalam hati* Apakah definisi gendut kita beda?

Dia             : “Taaaaa, gimana dong rambut aku lepek banget ini! Duh, padahal aku mau ketemu sama gebetan. Huaaaa….dia pasti ilfil ngelihat rambutku! Siapa sih yang mau sama cewek yang rambutnya kayak singa begini?!”

Kamu         : *Dalam hati* Yaelah, kamu nggak punya rambut juga kayaknya masih banyak cowok yang suka.

9. Atau mungkin dia curhat soal masalah-masalah yang… sejujurnya sih, kamu bingung mau kasih nasihat apa

ng… via www.gurl.com

Dia             : “Duh cowok yang ini suka sama aku, tapi yang ini juga suka, aku harus gimana dong?”

Kamu         : “Telepon Ki Joko Bodo, tanyain siapa jodohmu.”

Dia             : “Ih seriusaaaan…”

Kamu         : “Na, aku nggak pernah ditaksir sampai segitunya… Udah tanya orang lain aja. Hahaha.”

10. Semua orang baik dan halus ke dia. Ke kamu mereka suka bully terus kelewatan kalau bercanda

nasiiiib…nasib… via rat--tails.tumblr.com

Kalau lagi ngomong sama sahabatmu, orang bisa berubah jadi malaikat dengan nada suara bagaikan ibu peri. Dibaik-baikin banget gitu. Tapi kalau sama kamu, mereka bercandanya sering kelewatan. Mungkin mereka menganggap kamu nggak gampang marah. Tapi kan kamu juga perasaan, ya.

11. Tapi kamu juga ikut senang karena temanmu yang hits ini gak sombong sama sekali. Kebetulan dia nggak pelit dan senang berbagi

Kamu juga ketiban rezeki kalau dia dapat banyak hadiah via www.tumblr.com

Tapi ada untungnya juga punya sahabat yang punya banyak penggemar. Kalau dia ulang tahun, kamu bisa ikut menikmati hadiah-hadiah dari penggemarnya itu. Lumayan kan~

12. Sebenarnya kalau bersahabat dengan orang yang punya banyak fans, kemungkinannya hanya ada dua. Kamu jadi ikut terkenal, atau justru makin tenggelam

Sahabatku superstar! via thecelebrityauction.co

Bersahabat dengan orang yang super hits memang susah-susah gampang. Sebenarnya sih kemungkinannya cuma ada dua. Pertama, kamu bisa ikut terkenal juga. Awalnya memang orang hanya memperhatikan sahabatmu. Tapi karena kamu selalu ada di sisinya, lama-lama mereka akan menyadari keberadaanmu juga. Hingga akhirnya, bukan tak mungkin kamu akan sama hitsnya dengan dengan sahabatmu. Kemungkinan kedua, kamu justru semakin tenggelam. Di bawah sinarnya yang cemerlang dan pesonanya yang nggak habis-habis, kamu akan semakin tersingkir dan berdiam di sudut gelap. Hiks. Sedih.

13. Tapi bagaimanapun juga, kamu tetap sayang pada temanmu, karena dia memang selalu bisa diandalkan

Dia selalu bisa diandalkan via www.fuccha.in

Apa mau dikata? Dia adalah orang yang selalu ada di sisimu, baik saat kamu bahagia ataupun saat kamu terjatuh. Bagaimanapun juga, kamu merasa beruntung bisa bersahabat dengannya. Bukan karena dia begitu terkenal dan punya banyak penggemar, karena dia memang sosok yang selalu bisa diandalkan.

14. Populer atau tidak populer, barangkali dialah orang yang paling mengerti dirimu setelah dirimu sendiri

Dia paling mengerti dirimu via www.cliponyu.com

Di bawah baying-bayang sahabatmu, bisa jadi kepentinganmu jadi terpinggirkan. Orang-orang akan lebih memperhatikan perasaan sahabatmu dibandingkan perasaanmu. Tapi barangkali sahabatmu adalah orang yang paling mengerti dirimu, setelah dirimu sendiri. Karena itu, kamu tetap baik-baik saja meski kamu selalu tersingkir dari dunia setiap ada dia. Toh, kamu tahu, dia akan selalu ada untukmu.

Seperti itulah artinya sahabat. Suka dan duka memang ada. Kelebihan dan kekurangannya kamu terima 🙂