Sebagai ibukota Indonesia, Jakarta menjadi tujuan banyak orang dari seluruh daerah untuk mengadu nasib. Kalau kamu tinggal di Jakarta, hal-hal dibawah ini pasti sudah kamu temukan setiap hari. Artikel ini pernah ditulis oleh Aliciadriani pada buzzfeed beberapa waktu yang lalu. Yuk, kita liat apa aja sih yang Jakarta banget.

1. Macet

Kemacetan Jakarta via auto.anhuinews.com

Kemacetan Jakarta memang udah yang paling hits deh. Setiap jam berangkat sekolah dan pulang kantor jalanan Jakarta penuh oleh kendaraan. Bahkan tiap weekend macet juga pasti sering terjadi apalagi saat akhir bulan dan ada diskon di mall.

2. Menyeberang jalan perlu keahlian khusus

Menyeberang Jalan via www.republika.co.id

Walaupun banyak jembatan penyeberangan, warga Jakarta lebih suka menyeberang langsung di tengah jalan. Gak heran kalau banyak orang di Jakarta nekat nyebrang dijalanan yang ramai. Skill bro..

3. Populasi penduduk kedua di Jakarta adalah sepeda motor

Advertisement

Motor di Jakarta via ino-sasuga.blogspot.com

Jangan harap kamu bisa menemukan trotoar untuk berjalan kaki santai. Kalau kata Dewi Lestari, Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya . Nah, jawabannya sepeda motor!

4. Makan, makan, makan

Makan terus via giphy.com

Kalau biasanya orang makan 3 hari sekali, di Jakarta waktu makanmu bisa jadi sering, banyak restoran/cafe yang nyediain makanan yang bikin kita mupeng. Apalagi restoran jadi tempat favorit untuk mengadakan meeting. Dan ga mungkin deh kalau kamu pergi, ga mampir di restoran untuk makan, kecuali emang lagi bokek.

5. Makanan kaki lima selalu lebih enak dari restoran bintang 5

Kalau soal makanan biasanya ga semuanya dateng ke restoran bintang lima, makanan pinggir jalan pun juga laris dikunjungin tiap saat. Batagor, tahu gejrot, soto, kerak telor, pecel lele, ayam goreng. nasi goreng dan apalagi mie warkop, bikin sendiri aja belum tentu seenak mie warkop.

6. Mall jadi rumah kedua

Jakarta memiliki lebih dari 130 mall yang jadi oase penduduknya. Kalau boring pasti ke mall. Janjian sama teman, di mall. Jalan-jalan, di mall. Bahkan, perbandingan antara mall dengan jumlah penduduk Jakarta jauh lebih tinggi dibandingkan pendapatan per-kapita

7. Gosip selebriti lebih menarik daripada isu politik

Gosip artis via kaliini.com

Aksi Kamisan via assets.kompasiana.com

Di Jakarta, orang lebih ingat gosip artis terbaru. Dibandingkan apa yang terjadi pada anak ibu-ibu yang rutin Kamisan di depan istana negara.

8. Amerika punya Halloween, Jakarta punya pemilu

TPS unik via suara.com

Jangan kaget kalau kamu menemukan orang berkostum unik di tempat pengambilan suara (TPS).

9. Kok gendutaan? jadi sapaan yang wajar

Menyapa via giphy.com

Di beberapa tempat, mengomentari fisik orang bisa membuat kamu terjebak masalah. Tapi orang di Jakarta sudah biasa mengomentari fisik orang lain sebagai bentuk sapaan. Wah, gendutan , Wah cantik , Kurusan ya? adalah bentuk keramahan. Santai saja.

10. Acara Tahunan: PRJ dan banjir

Pekan Raya Jakarta via adepoetra.deviantart.com

Banjir Jakarta via adepoetra.deviantart.com

Keduanya dipastikan terselenggara setiap tahun

11. Orang jarang berjalan kaki, karena ada ojek

Orang lebih memilih naik ojek daripada berjalan kaki. Ojek jadi transportasi andalan untuk menembus kemacetan dan transportasi yang cepet kalau telat ke kantor.

12. Bundaran HI jadi lokasi andalan saat malam tahun baru

Bundaran HI via media.vivanews.com

Pesta kembang api bisa kamu nikmati dengan jelas disini. Bundaran HI penuh sesak saat malam tahun baru. Untuk mendapatkan kamar hotel di dekat situ, kamu perlu berjuang berbulan-bulan sebelumnya.

13. Boyband Korea sangat terkenal

Belakangan Jakarta dan kota-kota besar lain di Indonesia sedang diserang demam Korea. Bahkan, ada boyband Indonesia yang mengikuti gaya boyband ini.

14. Isu-isu lokalnya sering menjadi trending topic di twitter

Trending topic via www.google.com

Indonesia merupakan pengguna twitter kedua terbesar di dunia. Gak heran deh jika setiap hari ada trending topic yang berasal dari Indonesia. Jakartans hectic banget dengan sharing ke social media.

15. Trend makanan selalu berkembang

Macaroon rainbow via www.youtube.com

Bisnis makanan tidak pernah mati di Jakarta. Mulai dari rainbow cake, cronuts, hingga macaroon. Semua laris manis diserbu warga Jakarta.

16. Persaingan usaha di Jakarta sangat ketat

Persaingan usaha via tukangsinyal.wordpress.com

Disini, kamu akan dengan mudah menemukan Alfamart dibangun tepat disebelah Indomart. Dan yang paling hot adalah persaingan provider lokal.

17. Sayangnya, sungai di Jakarta tidak bisa dinikmati

Sungai Jakarta via blogs.swa-jkt.com

Jakarta memiliki tingkat polusi air sungai yang tinggi. Dari 13 sungai yang ada, semuanya tidak layak minum. Semua sungai yang ada di kota ini juga berpotensi banjir. Kebiasaan warga Jakarta membuang sampah di sungai menyebabkan hal ini.

18. Jalur busway sering dimanfaatkan untuk menghindari kemacetan

Kemacetan parah Jakarta membuat pengguna kendaraan disana berimprovisasi menggunakan jalur busway. Pemerintahan Jokowi-Ahok berusaha mengurangi hal ini dengan menetapkan denda tinggi untuk pengguna kendaraan bermotor yang nyelonong ke jalur busway.

19. Suap-menyuap agar bebas dari denda tilang sering ditemui

Suap polisi via 4.bp.blogspot.com

Saat ada kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas, polisi terkadang bisa disuap. Gak perlu lagi datang ke persidangan, masalah bisa selesai di tempat.

20. Orang Jakarta lebih percaya tukang urut dibanding dokter

Saat kaki atau tangan sedikit cidera, orang Jakarta memilih pergi ke tukang urut daripada ke rumah sakit. Tangan ajaib tukang urut biasanya lebih manjur.

21. Selfie, selfie

Selfie via statik.tempo.co

Hobi baru The Jakartans adalah selfie. Fenomena ini dimanfaatkan oleh pengusaha untuk menjual tongkat narsis (tongsis) , yang makin mendukung selfie.

22. Musik pop yang hits cukup unik

Unik kan?

23. Gubernur legendaris

Jokowi menjadi gubernur Jakarta yang cukup legendaris. Kebijakan blusukannya membuat gubernur yang satu ini dicintai warga Jakarta. Saat ini, dia mencalonkan diri sebagai presiden Indonesia 2014-2019.

Tapi walaupun Jakarta macet dan membuat stress, warga Jakarta tetap mencintai kota ini. Sudah siap bermacet-macet ria lagi?