Pada umumnya,  yang terlontar saat cewek matre disebut dalam pembicaraan adalah pendapat negatif tentang mereka. Perspektif negatif masyarakat yang telah mendarah daging ini tanpa disadari bikin cewek matre dipandang sebelah mata. Hal ini karena mereka dinilai gila harta dan tahta, padahal tak semua cewek matre segila itu akan keduanya. Tentu setiap cewek pun memiliki standar sendiri dalam menilai matre seperti apa.

Banyak alasan yang melatarbelakangi kenapa cewek akhirnya matre. Adanya didikan dari orangtua agar anak memiliki masa depan terbaik demi keluarga kecil yang dibina menjadi salah satunya. Sayangnya hingga kini cewek matre tetap saja mendapat pandangan tak mengenakan dari sekitar.

Anggapan cewek matre cuma bisa morotin telah melekat dalam pikiran masyarakat. Padahal antara matre dan morotin itu beda, karena nggak semua cewek matre itu morotin, sedangkan yang morotin udah pasti matre.

Buat tahu alasan kenapa cewek itu memang harus matre, simak 6 hal berikut ini yuk!

 

1. Cewek itu disayang banget sama keluarga. Sebagai orangtua tentu ayahnya mau yang terbaik buat sang anak

Advertisement

ayah selalu mau yang terbaik via dunkletageundso.tumblr.com

Dalam sebuah keluarga biasanya anak cewek memang yang paling disayang. Entah karena sikap malu-malunya yang bikin gemas atau kelucuannya saat bertingkah laku bikin mereka jadi kesayangan. Hal ini tentu buat orangtuanya mau yang terbaik untuk sang anak, terutama dari ayahandanya. Nggak heran sejak kecil hingga dewasa pun beliau memberi segala hal terbaik buat putrinnya.

2. Didikan yang diberikan orangtua tentang masa depan bikin cewek memang matre. Misalnya matre pendidikan dan keuangan ~

jadikan pelecut diri saja via www.quickmeme.com

Rasa sayang orangtua kepada anak ceweknya ini bukan cuma diberikan lewat berbagai kebutuhan yang terpenuhi. Melainkan juga didikan tentang masa depan membuat mereka matre. Yup! Bukan matre keuangan saja, tapi matre secara pendidikan dan keturunan. Pemikiran bahwa masa depan akan lebih baik tercipta berkat keuangan mencukupi, pendidikan yang tinggi, dan keturunan seperti apa latar belakang keluarga menjadi penilaian mereka. Hal tersebut diyakini akan membuat kehidupan mendatang lebih baik dari sekarang.

3. Tanggung jawab seorang ayah bakal lepas saat anak perempuannya menikah. Tentu beliau enggan pengantinya nggak lebih baik dari dirinya

daddy loves daughter <3 via www.people.com

Gelar sarjana yang mengiringi langkah sang ayah atau pencapaian tinggi dalam pekerjaan, membuat hal itu sebagai syarat pria yang mau bersanding dengan putrinya. Karena dari lubuk hati seorang ayah, beliau enggan mengalihkan tanggung jawab bukan kepada pria yang tepat. Tentu kata tepat di sini adalah pria yang mampu bertanggungjawab membahagiakan sang anak di masa depan, salah satunya kehidupan putrinya terjamin.

4. Cewek yang begini mungkin dipandang sulit diraih, tapi bakal bikin cowok berusaha yang terbaik. Toh bagus buat cowok juga kan?

nggak ada ruginya via beautywithtimefades.tumblr.com

Mimpi masa depannya yang udah terencana secara tak langsung bikin para cowok yang ingin mendekati mundur seketika. Padahal kalau memang mau memiliki, perjuangan mendapatkan dirinya pun sangat dinanti. Proses perjuangan itu pun sebenarnya tak akan membuat cowok rugi, malah bikin diri lebih baik dari sebelumnya. Dia dan keluarganya memang akan selektif memilih mana yang terbaik, maka jadikan hal tersebut sebagai pelecut diri.

5. Dia punya semangat tinggi merealisasikan masa depan. Para cowok tak perlu khawatir, toh kalian bakal bahu-membahu mewujudkan impian bersama

kalian akan bahu-membahu via www.tumblr.com

Dia telah mengukir cita-cita sejak kecil walau berbagai distraksi muncul dan sukses mengubah beberapa rencana hidupnya. Tentu semangatnya yang tinggi untuk merealisasikan impiannya itu berpengaruh positif terhadap dirinya. Makanya, para cowok tak perlu khawatir bakal berusaha semaksimal mungkin hanya seorang diri. Karena sebetulnya kalian akan bahu-membahu untuk mewujudkan impian bersama. Saling mengandalkan adalah salah satu kunci dalam romansa kalian.

6. Matrenya cewek itu beda-beda dan perspektif matre sama morotin juga nggak sama. Jadi jangan berpikir negatif dulu ya!

matre dan morotin itu beda ~ via www.popsugar.com.au

“Matre dan morotin beda. Ada cewek matre tapi nggak morotin cowok, tapi kalau cewek morotin cowok udah pasti dia matre,” Yourdan, cowok berumur 20an.

Jangan samakan cewek matre dengan morotin karena sebenarnya kedua pandangan tersebut berbeda. Setiap cewek punya pendapat sendiri soal standar matre seperti apa, tentu tak melulu memprioritaskan kebahagian dengan uang saja. Oleh karena itu, cewek matre belum tentu morotin cowok, malah akan bekerja sama membangun kebahagian bersama. Sedangkan cewek yang suka morotin cowok udah pasti matre. Jadi, jangan berpikir negatif dulu ya, kamu!

Tak ada larangan berpikir kalau cewek matre itu identik dengan sisi negatif. Meski begitu, apa yang ada dalam diri mereka sebetulnya bisa dijadikan pelecut diri para cowok agar tergugah berusaha lebih baik. Tak semua anggapan orang itu benar, toh ada beragam hal yang ternyata tak disadari sekitar. Sekali lagi, cewek itu memang harus matre karena tanggung jawab mengurus keluarga kecilnya nanti berada di tangannya. Kalau bukan dia yang siap merencanakan sebaik mungkin sejak dulu, siapa lagi? Toh di balik kesuksesan seorang cowok, ada cewek hebat di sampingnya.