Sudah bukan rahasia kalau Korea Utara dikenal sebagai negara paling tertutup dengan diktator paling gila di dunia. Siapa lagi kalau bukan Kim Jong Un? Sebagai pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un banyak dianggap aneh oleh masyarakat dunia, bahkan oleh bangsanya sendiri, lantaran sering bikin peraturan nyeleneh. Meski banyak diprotes, ia sama sekali nggak kapok menerapkan aturan-aturan aneh untuk warga negaranya. Bahkan kalau sampai ada yang ketahuan melanggar, Kim nggak segan-segan untuk menjatuhkan hukuman.

Oleh sebab itu, nggak sedikit warganya yang kemudian merasa nggak betah tinggal di sana karena terlalu banyak larangan. Nggak heran kalau banyak orang Korea Utara yang kabur ke negara tetangganya, Korea Selatan, buat minta perlindungan. Tapi kalau sampai mereka ketahuan, hukuman mati bisa menghantui. Hipwee Hiburan telah merangkum 7 hal yang biasa kita lakukan tapi justru dilarang di Korea Utara. Yuk, simak!

1. Korea Utara nggak memperbolehkan penduduknya berlibur bahkan sekedar melihat-lihat pemandangan lho! Bisa dibayangkan stressnya gimana

Berlibur via www.hellobc.com

Bagi kita yang tinggal di Indonesia atau negara lain, liburan sudah jadi kebutuhan. Ya siapa yang nggak suka liburan dengan melupakan sejenak rutinitas sehari-hari? Liburan dinilai mampu menyegarkan badan dan pikiran setelah lelah bekerja. Lain halnya dengan masyarakat Korea Utara! Melalui kebijakannya, Kim melarang warganya berlibur atau sekedar melihat-lihat pemandangan atau mengambil gambar. Kalaupun mereka ingin refreshing, cuma boleh ditempat-tempat yang memang diizinkan dan dengan ditemani guide yang disetujui pemerintah!

2. Kebebasan beragama menjadi hal yang kita anut di Indonesia. Tapi jangan harap Korea Utara menerapkan hal yang sama

Nggak boleh menganut agama via theweek.com

Advertisement

Di Indonesia, kamu nggak akan heran melihat tempat-tempat ibadah yang beragam karena memang setiap warga negara memiliki hak beragama sesuai kepercayaan masing-masing. Di banyak negara, keberagaman agama juga menjadi hal yang wajar dibicarakan di depan umum. Korea Utara mengklaim mereka sebagai negara ateis dan komunis. Hal ini membuat warga negaranya dilarang percaya pada agama. Bahkan banyak orang disana ditangkap karena alasan agama, lho. Seperti satu kasus yang pernah menimpa seorang pria di sana. Ia ditahan karena ketahuan meninggalkan injil di sebuah klub malam. Menurut para pemimpin di Korea Utara, agama dapat mengancam mereka untuk melakukan kontrol pada setiap warga negaranya.

3. Hampir semua orang suka memakai celana jeans. Tapi jangan harap kamu bisa memakainya sesuka hati di Korea Utara

Jeans seolah telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah fashion dan kehidupan manusia. Ya zaman sekarang, siapa sih yang nggak suka jeans? Selain karena awet, jeans juga dianggap bisa dipakai di berbagai situasi dan kondisi. Tapi lagi-lagi tidak dengan Korea Utara. Jeans justru dianggap sebagai simbol Amerika dan semua tentangnya. Memakai jeans bisa menyeret seseorang ke rumah tahanan. Sebagai gantinya, mereka menggunakan celana atau rok yang terbuat dari kain biasa untuk dipakai sehari-hari. Gila kan!

4. Pemerintah Korea Utara membatasi saluran TV di negaranya. Alasannya agar berita tentang negara itu semakin minim diketahui masyarakat luar

Menonton TV via www.newser.com

Ini jadi salah satu alasan kenapa rasanya sulit sekali mencari tahu informasi mengenai Korea Utara. Televisi menjadi hal yang dibatasi di sana. Pemerintah semaksimal mungkin menjaga agar negaranya nggak banyak diketahui orang. Kabarnya di Korea Utara, hanya 4 channel TV yang boleh mengudara dan mayoritas hanya menyajikan berita dan propaganda. Tapi katanya sih mereka yang tinggal di sana bisa menyalin program-program TV negara tetangga melalui pasar gelap. Tentu aja ada risikonya kalau sampai ketahuan. Mulai dari denda, penurunan pangkat, hingga kerja paksa bisa saja dijadikan hukuman. Ngeri ya..

5. Seperti halnya media, internetpun juga sangat dibatasi di sana. Pemerintah hanya melegalkan situs-situs propaganda negaranya saja

No internet access via www.digitaltrends.com

Intinya sih segala komunikasi dari atau ke luar, sangat amat dibatasi di negara Kim Jong Un ini. Seperti halnya TV, koran, atau media lain, internet juga nggak ketinggalan buat dibatasi. Padahal internet sudah dipakai hampir di seluruh dunia, baik untuk berkomunikasi maupun mencari informasi mengenai banyak hal. Internet yang dikenal di sana berbeda dengan yang sering kita akses, lho. Pemerintah sana memanipulasi internet dengan membuat dan mengontrol intra web sehingga konten-kontennya cuma seputar aktivitas pemerintah, misalnya kegiatan para tentara, peluncuran nuklir, dan lain-lain. Nggak ada tuh yang namanya video-video lucu di YouTube, cara memasak makanan, atau musik. Membosankan ya!

6. Bepergian di dalam negeri aja dibatasi, apalagi ke luar negeri. Pokoknya pergerakan setiap warga di sana sangat diawasi deh!

Dilarang bepergian via www.express.co.uk

Nggak banyak yang bisa dilakukan penduduk Korea Utara kalau ingin bepergian. Impian pergi ke luar negeri cuma sebatas mimpi aja buat mereka. Orang-orang yang mau pergi ke luar negeri harus melalui perijinan super ketat dan biasanya hanya terbatas bagi orang-orang yang kerja di pemerintahan aja atau dengan tujuan bisnis. Kenapa dilarang? Alasannya ada dua. Pertama, pemerintah akan sulit melacak segala aktivitas penduduknya yang pergi ke luar negeri. Kedua, sekalinya penduduknya ke luar negeri, pemerintah jadi nggak punya hak mengontrol apa yang mereka lihat atau lakukan. Jahat? Iya!

7. Ini lebih aneh lagi. Kalau di Indonesia orang bebas pilih model rambut apapun, lain halnya dengan di Korea Utara. Masa potong rambut juga diatur?!

Gaya rambut dibatasi via todayilearned.co.uk

Ini fakta! Di Korea Utara cuma ada 28 jenis rambut yang diperbolehkan sama pemerintah! Kalau kamu merasa itu nggak adil, tunggu dulu sampai kamu tahu aturan buat wanita yang sudah menikah, dimana style rambut mereka lebih dibatasi lagi. Ya, mereka harus menjaga rambut mereka agar tetap pendek. Sedikit berbeda dengan yang masih single. Mereka boleh membiarkan rambut mereka sampai sepanjang bahu.

Duh, kasihan ya warga negara Korea Utara. Ini sih jelas pelanggaran HAM 🙁

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya