Qatar adalah sebuah negara yang terletak di Jazirah Arab yang berbatasan dengan Arab Saudi dan Teluk Persia. Negara yang dikenal sebagai negara terkaya ini dihuni sebanyak 2,6 juta jiwa. Namun penduduk asli Qatar hanya 12 persennya saja, sisanya adalah pendatang seperti dari Nepal, Bangladesh, Filipina, Mesir, Sri Lanka, dan Pakistan. Pemasukan utama negara ini yang sekaligus membuatnya menjadi negara dengan pendapatan tertinggi adalah dari ekspor minyak dan gas bumi.

Label negara terkaya telah melekat pada negara Qatar sejak pertumbuhan ekonominya ditopang dari minyak bumi dan gas alam tahun 1940. Kehidupan penduduk di sana sangat makmur karena kekayaan yang melimpah. Hal-hal di bawah ini menjadi beberapa keuntungan bagi orang yang hidup di negara Qatar. Ini tentu saja membuat kita yang hidup di negara berkembang, sukses merasa iri.

1. Setiap bayi yang lahir di sana sudah dijamin hidupnya oleh negara, mulai lahir sampai dewasa

Terjamin masa depannya via www.dohafamily.com

Saat akan melahirkan, perempuan di Qatar tidak perlu mengkhawatirkan biaya rumah sakit yang mahal, karena negara akan menanggungnya. Mereka bebas memilih mau rumah sakit di dalam atau luar negeri dengan fasilitas modern atau yang standar. Tak hanya itu, bayi yang lahir di sana bahkan sudah dijamin hidupnya oleh negara. Mereka sudah disediakan fasilitas rumah, bebas memilih sekolah hingga tingkat universitas. Mereka juga bebas memilih sekolah di dalam atau luar negeri, karena negara akan menanggung berapapun biayanya termasuk biaya hidup dan uang saku dalam jumlah besar!

2. Hampir tidak ada pengangguran karena lulusannya selalu dijamin bisa diterima kerja di manapun!

Hampir semua lulusan dipastikan tidak menganggur via www.qf.org.qa

Advertisement

Bedanya dengan Indonesia, di Qatar mencari pekerjaan bukanlah sesuatu yang sulit. Para lulusan di sana hampir tidak ada kesempatan menganggur lho! Setelah menyelesaikan studi, mereka akan langsung mendapat tawaran bekerja di beberapa perusahaan, tinggal pilih saja. Syaratnya sih cuma harus bekerja di dalam negeri. Ya meski begitu mereka senang-senang saja karena gaji dan fasilitas seperti tunjangan pekerjaan yang ditawarkan sangat luar biasa!

3. Terang saja, lha pendapatan rata-rata penduduknya saja mencapai 147 juta rupiah per bulan lho!

Pendapatan rata-rata per bulannya gila! via english.alarabiya.net

Tak heran jika pendapatan per kapita negara ini termasuk yang terkaya di seluruh dunia. Jadi ya wajar jika penduduknya makmur, seolah tidak pernah merasa kekurangan, malah lebih-lebih. Untuk pekerjaan yang ada di level bawah seperti asisten rumah tangga atau pelayan, gajinya bisa mencapai berkali lipat dari negara lain. Rata-rata pendapatan ART di Qatar adalah $ 431 per bulan atau sekitar 5,7 juta rupiah! Bahkan gaji ini belum termasuk biaya agen penyalur, tiket pulang, dan biaya pengobatan. Kalau untuk pekerjaan yang levelnya lebih tinggi tentu saja gaji yang didapat jauh lebih besar. Yang paling menggiurkan sih berbagai tunjangan dan ceperan-nya. Bahkan tidak sedikit yang mendapatkan fasilitas rumah dengan set furnitur lengkap! Duh, mupeng..

4. Selain dimanjakan fasilitas, pekerja disana juga dibebaskan dari pajak penghasilan. Lah terus duitnya buat apa dong ya 🙁

Enaknya bebas pajak penghasilan 🙁 via www.hotcopas.com

Di Indonesia tak sedikit orang berpikir, sudah gaji tidak seberapa, eh masih saja harus bayar pajak. Lain halnya di Qatar. Negara ini membebaskan pekerjanya dari pajak penghasilan. Tak hanya pekerja asli sana, tenaga kerja asing pun tidak dibebankan pajak penghasilan lho! Mungkin ini juga yang jadi alasan TKI di Qatar hidupnya makmur bahkan tak jarang mereka sampai bisa memperbaiki nasib keluarganya di kampung dari hasil bekerja di sana.

5. Tak cukup sampai disitu, beban kerja para pekerja juga jauh lebih ringan daripada di Indonesia

Beban kerja lebih ringan via www.storypick.com

Apa coba yang lebih menggiurkan dari punya penghasilan tinggi, bebas pajak penghasilan, dapat fasilitas mewah, plus beban kerja tidak begitu berat? Ya, di Qatar para pekerjanya tidak dibebani dengan tugas atau tanggung jawab di luar kemampuan mereka. Tak heran jika tidak ada ceritanya pekerja resign dengan alasan tidak betah dengan sistem kerja di perusahaannya. Mereka juga dimanjakan dengan aturan cuti yang lazimnya 24 hari dalam setahun. Dan itu belum termasuk libur saat perayaan hari besar seperti Idul Fitri dan Idul Adha. Bahkan kabarnya ketika bulan Ramadan, pekerja hanya diwajibkan masuk setengah hari lho. Ya ampun, surga dunia..

6. Tingginya tingkat kemakmuran di negara Qatar berpengaruh pada kriminalitas yang jarang sekali terjadi

Kriminalitas sangat jarang terjadi via www.justhere.qa

Bisa dikatakan bahwa polisi justru makan gaji buta. Bagaimana tidak? Kriminalitas di negara Qatar sangat jarang terjadi. Hal ini membuat penjara nyaris kosong! Cukup masuk akal, mengingat faktor pendorong orang melakukan tindak kriminal adalah karena kondisi ekonomi dan lingkungan yang buruk, sehingga berpengaruh pada faktor psikologi juga. Akibatnya akan banyak orang stress dan depresi. Tapi tidak di Qatar. Hampir bersihnya negara ini dari kriminalitas membuatnya menjadi negara ternyaman dan teraman untuk ditinggali atau dikunjungi.

7. Umat Islam di Qatar akan mendapat bonus berupa haji atau umrah kapan saja dan bisa berkali-kali

Bisa umroh atau haji kapan saja via www.mashairtour.co.id

Karena letaknya yang berdekatan dengan Arab Saudi, penduduk menjadi sangat mudah jika ingin beribadah haji atau umrah. Biayanya pun terjangkau. Bahkan untuk pendaftar haji bisa langsung berangkat di tahun pertama mendaftar. Perusahaan-perusahaan juga tidak akan memberatkan pekerjanya yang mau izin cuti kerja untuk haji atau umrah. Jelas sangat berbeda dengan muslim di Indonesia ya, yang seringnya harus menunggu bertahun-tahun untuk dapat haji. Biayanya pun cukup mahal.

Memang ya, rumput tetangga selalu tampak lebih hijau. Meski begitu, sebaiknya sih tidak menyurutkan cinta kita pada Tanah Air ya..

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya