Kadang, semesta memang penuh dengan kejutan. Saat kamu merasa bahwa harimu biasa saja, akan selalu ada hal-hal mengejutkan yang menghampirimu supaya jadi lebih berwarna. Harimu pun jadi lebih berkesan.

Nah, beda ceritanya nih kalau kamu yang melakukan aktifitasmu seperti biasanya. Kamu pun nggak melakukan hal-hal buruk, tapi kamu sedang terjebak dalam waktu yang salah. Jadi, kamu ikutan kena getahnya dan serba salah.

Ada beberapa momen serba salah nih yang ternyata sering terjadi di keseharian kamu. Yuk, kita simak apa aja momen yang buat kamu jadi serba salah ini.

1. Katanya nggak usah sungkan, eh waktu ambil makan banyak di rumah temen diledekin.

Katanya nggak usah sungkan via dustbinblog.wordpress.com

Berkunjung dan bermain-main ke rumah teman adalah sebuah kesempatan emas yang nggak boleh dilewatkan nih. Apalagi buat para anak rantauan. Biasanya, akan ada makanan yang disiapkan oleh tuan rumah. Kamu nggak mau menyianyiakan hal ini, kan. Tapi kamu terhalang sama rasa sungkan atau nggak enak.

Advertisement

Waktu disuguhi makanan berupa nasi dan lauk pauk 4 sehat 5 sempurna, kamu ambilnya dikit banget.

Yang banyak dong kalo makan. Nggak usah sungkan.

Sesaat setelah si tuan rumah bilang kalimat itu, kamu pun menambah seperti porsi makanmu biasanya.
Nggak lama, ada yang bilang…

Ya ampun makanmu banyak banget ya ternyata. Ckckckck.

Dalam hati kamu pun bergumam… “katanya nggak usah sungkan, pas udah nambah malah di-ckckckc-in. Ah, aku deh yang kena.

2. Kata “sebentar” kadang membawa petaka. Waktu kamu disuruh makan sama Ibumu misalnya.

Udah dimasakin! via gustotv.com

Hindari kata “bentar” waktu disuruh makan sama orangtua. Bisa jadi kamu yang tak bersalah, jadi kena marah. Kata sebentar memang identik dengan menunda sesuatu. Bukan berarti kamu orangnya males, lho. Mungkin saja, memang sedang banyak tugas dan kerjaan yang harus kamu selesaikan.

Suatu saat kamu menyelesaikan tugasmu di rumah ditemani ibumu. Beliau sudah menyiapkan menu makanan untuk kamu santap.

Ayo makan Nak. Keburu dingin, nanti nggak enak.

Iya, Bu. Bentar.

*5 menit kemudian…*

Ayolah cepet makan.

Bentar Bu 5 menit lagi

Kamu itu udah dimasakin daritadi! Tinggal makan aja apa susahnya, sih. Kalo udah nggak mau makan masakan Ibu itu bilang! Biar nggak capek masak! Yaudah nggak usah dimakan aja sekalian!!!!

Kamu pun bengong, bingung harus berbuat apa. Niatnya biar tugas cepet selesai baru makan, eh malah dapet amukan Ibu. Bukan bermaksud buat bikin ibu jengkel. Jangan salahkan aku, Bu.

3. Waktu kamu mau keluar, disuruh di rumah aja. Eh, pas pingin di rumah, malah diusir disuruh main-main.

Mana nih yang dibolehin? via ilbuongiorno.it

Yang namanya anak muda, hang out adalah salah satu hal yang nggak boleh dilewatkan. Apalagi kalau udah asik sama temen-temen, ngobrolnya sampe bikin lupa waktu. Ketika kamu mau keluar untuk dateng ke sebuah acara, nggak jarang kamu akan denger komentar orang rumah…

Keluar terus, kapan dirumahnya kamu? Mending bantu Bapak cuci motor sama mobil di depan.

Ya, mungkin kamu akan merespon dengan tawa kecil dan berlari kecil untuk menghindar. Sedangkan, ketika harapan orangtua kamu terkabul, kamu yang menghabiskan waktu seharian di rumah dan lagi males buat kemana-mana, akan mendengarkan hal ini….

Tumben di rumah aja? Main sana keluar sana, biar nggak kayak anak kuper yang nggak punya temen.

Kamu pun pasti dibuat bingung dengan ucapan orangtuamu. Waktu keluar, disuruh di rumah. Pas udah enak-enak di rumah, eh disuruh keluar. Apa aku yang salah di sini? Ataukah keadaan yang salah?

4. Diem aja dibilang sombong, eh waktu mau mengakrabkan diri dibilang sok asik. Yaelah…

sok kenal sok asik via blog.livingsocial.com

Ketika ada di lingkungan baru, kamu pastinya akan beradaptasi dengan segala aturan dan kebiasaan baru juga. Bertemu orang-orang baru pun tidak bisa dipungkiri. Untuk bisa mengakrabkan diri, kamu pun harus pintar dalam bersikap.

Kadang, di situasi ini kamu pun akan menjadi serba salah. Akan selalu ada komentar bila kamu terlalu diam di suatu tempat. Kesannya tidak mencoba untuk berkenalan dengan orang-orang baru.

Ih, sombong banget sih diem aja daritadi.

Oke, mungkin aku yang salah. Tapi, kalau di situasi yang kamu sudah mencoba mengakrabkan diri, tapi malah dibilang…

Sok asik banget, mau kenal sih boleh tapi nggak gitu juga kali.

Jadi, aku lagi yang disalahin? Aku harus gimana dong? Pura-pura pingsan aja deh, ya.

5. SMS dosen dicuekin, eh pas ketemu katanya kamu yang nggak ngehubungin. Dosen tidak pernah salah.

Ada pertanyaan? via www.bu.edu

Permasalahan ini sering banget dialami oleh hampir semua mahasiswa. Dari yang masih mahasiswa baru banget, angkatan biasa, sampe angkatan tua yang skripsinya nggak kelas-kelar.

Saat menghubungi dosen dan tidak dapat balasan? Sudah biasa. Saat bertemu langsung dan menanyakan tentang konfirmasi pesan dari kita eh, dibilang….

Kok kenapa kamu tidak menghubungi saya? Kalau ada perlu ya bilang, dong.

Lho, kok jadi kamu yang disalahin? Padahal yang salah kan……. Tapi, dosen selalu benar kok. *ngunyah batu bata*

6. Saat kamu nentuin tempat makan, pacar bilang ngga mau. Giliran kamu nanya pendapatnya, dia bilang “terserah”. Serba salah lagi…

Ke sini aja daripada marahan. via sebandung.com

Makan adalah kebutuhan setiap makhluk hidup. Dalam hubungan pacaran, makan juga hal penting. Tidak jarang kamu dan pasangan menyempatkan waktu untuk sekedar makan bersama.

Makan dimana, Sayang?

Ngikut kamu deh.

Menurutmu enaknya dimana? Di tempat biasanya lagi bosen.

Terserah deh.

Di burjo pengkolan mau?

Jangan dong.

Katanya terserah?

Tapi kan jangan di sana juga. Terserah kamu deh! Nggak usah makan sekalian!

Kebanyakan, di situasi ini, pertengkaranlah yang terjadi. Makan pun tak terwujud. Mau makan dimana aja ribet malah bonus marahan. Sebenernya siapa yang salah sih? Aku lagi? Ok fine.

7. Kalau disuruh milih antara nemenin pacar belanja atau ikut latihan futsal, mending kamu pura-pura ngga denger aja. Karena sudah pasti kamu yang salah!

Kamu ngomong apa? via esprit-du-lion.tumblr.com

Hobi adalah bagian lain dari dirimu yang nggak bisa kamu lepas begitu saja. Misalnya saja futsal buat cowok-cowok. Hampir setiap minggu kamu menyempatkan di sela-sela kesibukanmu untuk berolahraga. Sudah jadi kebutuhan wajib untuk kamu lakoni tiap minggunya.

Pacar adalah salah satu sosok penting buat hidupmu saat ini, yang jadi nggak kamu dapatkan dengan mudah. Kedua hal ini adalah prioritas utama buat kamu. Saat pacarmu pingin ditemenin belanja pas di saat kamu menjadwalkan futsal rutinmu, mana yang akan kamu pilih?

Kamu pilih keluar sama aku aku atau futsal sama temen-temen kamu?

Mendingan kamu pura-pura nggak denger aja, karena kedua pilihan itu nggak ada yang tepat. Atau mungkin kamu pura-pura pingsan aja, biar masalah ini cepet nemu jalan keluar.

8. Ketika cewek tanya “Aku gendutan ya?”, kamu harus siap jadi yang bersalah. Tanpa pengecualian.

Kamu bohong. via pitch-perfect.wikia.com

Eh, aku gendutan ya?

Nggak kok. Dari dulu ya segitu-segitu aja.

Jujur aja nggak papa.

Hmmm, genduta dikit sih kayaknya.

Tuh kan, aku gendutan. Kamu tega bilang aku gendut.

Ketika seorang cewek mengajukan sebuah pertanyaan krusial ini, kamu harus menyiapkan mental dan dirimu sebagai yang disalahkan. Karena yang salah itu keadaan dan pertanyaannya. Bukan jawabanmu, guys.

9. Jangan senang dulu ketika pacarmu bilang “have fun ya” saat kamu mau pergi sama temen-temenmu. Bisa jadi itu alasan untuk nyalahin kamu.

Met senang-senang. via twitter.com

Sayang, maaf ya aku nggak bisa nemenin kamu keluar hari ini. Ada perpisahan, si Andre besok mau ke luar kota soalnya.

Have fun ya.

Ketika kamu dapet balasan ini dari pacarmu, bukan waktunya untuk lega dan bersenang-senang menikmati acaramu. Ini adalah sebuah peringatan keras supaya kamu segera membatalkan acaramu. Mungkin sekarang kamu nggak akan merasakan dampaknya. Tapi nanti waktu berantem, pasti akan dibahas dan diungkit-ungkit lagi. Kamu harus siap buat disalahin lagi, lagi, dan lagi.

Dari 8 momen-momen nggak tepat ini, mana nih yang sering banget kamu alami? Kuncinya adalah sabar, guys. Mungkin saat itu kamu lagi apes dan nggak hoki aja.