Ketika ditanya, siapakah orang yang paling berpengaruh, siapakah orang yang paling berjasa, siapakah orang yang paling berharga, dan siapakah orang yang paling kamu cintai lahir-batin dalam hidupmu? Apa jawabmu? Harusnya sih, kita sepakat menjawab ibu. Tapi apakah kenyataannya kamu mengakui rasa sayangmu pada ibumu itu? Atau apakah kamu sadar betapa besarnya cinta ibumu pada dirimu?

Nah, berikut Hipwee akan sarikan dari Brightside yang mengambil gambar dari ilustrator keren Rusia, Igor Kalashnikov, yang menjelaskan betapa besar kasih ibu pada anak-anaknya yang nggak pernah kita sadari. Yuk, merenung sejenak akan kasih ibu kita!

Ingat nggak sih ketika kamu lagi tidur, ibu selalu mengintipmu dari balik pintu? Coba deh tanyakan alasannya pada ibumu!

Memastikan keadaanmu. via brightside.me

Apa yang kamu rasakan, jelas akan dirasakan pula oleh ibumu. Air matamu, nelangsa bagi ibumu

Ceritakanlah pada ibumu. via brightside.me

Di mata ibumu, kamulah yang nomor satu. Nggak peduli bahwa pencapaianmu masih jauh dari teman-temanmu

Kamulah yang terbaik bagi ibumu. via brightside.me

Tanpa kamu sadari, kamu sering membuatnya bersedih bahkan menangis. Apalagi kalau kamu hanya selalu mengiyakan ujarannya

Advertisement

Masih suka ingkar janji pada ibu? via brightside.me

Kekhawatiran ibumu saat sudah larut malam tapi kamu belum juga pulang ke rumah. Apalagi kalau kamu menjawab telpon dengan ketus, sakit!

Cepat pulang, Nak! via brightside.me

Sementara ketika kamu berada di tanah rantau, jauh dari orang tua, semua yang ada di pikiran ibumu hanya kamu, kamu, dan selalu kamu. Khawatirnya tingkat dewa!

Kamu di kosan, sudah makan belum, ya? via brightside.me

Ibu manapun pasti tahu bahwa dia nggak sesempurna yang kamu harapkan. Dia berharap kamu pun bisa mengerti akan hal itu

Ibu, selalu sempurna di mata anak. via brightside.me

Sembilan bulan mengandung bukanlah sebuah masalah bagi ibumu. Meski dia tahu, nyawa adalah taruhannya!

Semua dilakukan demi kamu, anaknya. via brightside.me

Dan yang perlu kamu tahu, ibu nggak akan pernah menolak untuk melakukannya lagi—mengandung 9 bulan. Semua karena kasihnya pada anak dan keluarga!

Lagi? Nggak masalah. via brightside.me

Rasanya memang nggak perlu lagi kita meragukan kasih sayang seorang ibu pada anak-anaknya. Senakal apapun kita, ibu dengan lapang dada selalu membuka pintu maaf bagi kita. Bahkan, meski kadang kita berlaku kurang ajar, ibu pun akan memaafkan anaknya. Yuk, kita cintai ibu kita dengan lebih tulus. Jangan lupa, saat kita sibuk mendewasakan diri, orangtua kita juga bertambah tua lho. Jangan sampai terlambat.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya