Belum usai dengan gonjang-ganjing kedekatan Afgan dan Rossa, jagad media sosial kembali ramai membicarakan hubungan keduanya. Namun, bukan lagi semata persoalan desas desus romantika. Salah satu akun gosip @lambenyinyir mengunggah foto kedekatan antara Afgan dan anak Rossa.

“Uhlala mas agan~ Papah-able banget yes :p :o”

Tidak ada yang aneh dari caption @lambenyinyir, tidak pula mengarah ke gosip-gosip baru. Yang dibahas cenderung menyinggung hubungan Afgan dengan ibu si anak, yaitu Rossa. Sayangnya, netizen menangkap hal lain yang menurut mereka janggal. Akhirnya, Afgan malah dituduh sebagai pedofil.

Berniat menunjukkan kedekatan ala papa dan anak, gestur Afgan dalam mencium kening buah hati dari Rossa justru dipandang tidak lazim

Afgan via hipwee.com

Afgan dituding pedofil setelah fotonya memandang dan mencium putra Rossa diunggah oleh akun gosip @lambenyinyir. Tudingan ini awalnya datang dari akun @3koprasetyo “Dalam hati ‘kapan lu gede tong?'” lalu disambung oleh akun @narissarachalai “Kok q liatnya bukan aura papah ya”. Komentar lain yang bernada serupa pun terus muncul sampai detik ini yang jumlahnya sudah lebih dari 300 komentar.

Ada dua hal yang dipermasalahkan netizen: tatapan mata Afgan dan cara dia mencium anak Rossa

Advertisement

Malah dikira pedofil via instagram.com

Dalam foto yang diunggah @lambenyinyir terlihat Afgan memandang Rizky, anak Rossa, dengan tatapan yang dianggap banyak orang sebagai tatapan “terpikat”. Posisi duduk Afgan dan caranya menyentuh kepala Rizky juga tak luput dari komentar. Lah, jangan main tafsir dulu sih.

Sebelum berprasangka terlalu jauh terhadap Afgan, yuk kenali apa itu pedofil dan bagaimana ciri-cirinya

Hellosehat menjelaskan bahwa pedofilia adalah sebuah diagnosis klinis gangguan mental yang menyebabkan seseorang tertarik secara seksual terhadap anak-anak. Sementara itu, Kompas health pernah menulis bahwa sebenarnya tidak mudah untuk mendefinisikan pedofilia sebagai tindak pidana atau gangguan mental. University of Windsor di Kanada mengatakan bahwa pedofil biasanya memiliki kelainan wajah yang disebut “anomali fisik minor”. Kelainan ini ada pada bentuk telinga, langit-langit mulut tinggi, earlobe (bagian bawah telinga yang lunak) terpisah dari samping rahang, dan kelainan pada jari-jari mereka. Pria yang terindikasi pedofil juga dikatakan cenderung memiliki tangan yang kidal.

Dailymail mengungkapkan bahwa kebanyakan penderita pedofilia itu minimal berusia 16 tahun dan setidaknya lima tahun lebih tua daripada anak yang menjadi korbannya. Pedofil umumnya punya perasaan rendah diri dan ketidakmatangan emosi, serta sulit berinteraksi dengan orang dewasa lainnya. Kebanyakan terjadi pada pria, walaupun tidak menutup kemungkinan terjadi pada wanita.

Penjelasan dari Wikihow mungkin juga akan membuat kamu sedikit curiga pada Afgan karena dikatakan bahwa kebanyakan pedofil dikenal baik oleh anak yang jadi korban. Dan biasanya mereka baru akan memulai aksinya setelah mendapatkan kepercayaan dari si anak dan orang di sekitarnya. Ia akan berusaha menjadi sosok yang mengayomi si anak, karena itulah pedofil lebih sering mencari anak yang kurang dukungan emosional seperti anak dari orangtua tunggal (seperti Rossa). Eits, tapi ini ‘kan cuma asumsi “cocoklogi” aja. Jangan dipandang terlalu serius.

Bagaimanapun kita tidak boleh menyimpulkan semuanya sendiri dan berburuk sangka pada Afgan

Afgan Rossa via 1080.plus

Kita semua tahu bahwa kedekatan Afgan-Rossa bukan hal baru. Perbedaan usia 10 tahun: Rossa 38 tahun dan Afgan 27 tahun, tak menjadi masalah bagi hubungan yang mereka jalin. Bahkan status Rossa yang janda pun tak jadi penghalang. Belum lagi kedekatannya dengan putra Rossa, Rizky, yang memang juga sudah banyak diketahui publik. Kalau Afgan mencium Rizky, tentu bukan hal yang aneh dan dilarang dong?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya