Memiliki mata kecil mungil yang cuma segaris atau secara gampang sering disebut sipit membuat wajahmu tampak unik. Sebenarnya, secara fungsi, dengan mata yang kecil itu pengelihatanmu tetap baik-baik saja, sama seperti yang lain. Tapi masalahnya, dengan mata sipit kamu sering kali jadi bahan tertawaan teman-temanmu.

Tenang, Hipwee paham banget kok bagaimana rasanya punya mata yang super kecil alias sipit.

1. Paling sering disangka keturunan Tionghoa, tapi kalau pun memang keturanan Tionghoa kenapa?

Orang Indonesia kok via fastnewsindonesia.com

Mata sipit memang identik dengan keturan Tionghoa. Enggak heran, kalau kamu dianugerahi memiliki mata sipit sering disangka keturunan Tionghoa. Apalagi, kalau jika mata sipit kamu dilengkapi dengan kulit kuning. Lengkap sudah. Padahal, mata sipit tak hanya dimiliki oleh orang-orang Tionghoa saja kan? Orang Dayak, Orang Minahasa, Orang Bugis, Orang Melayu juga banyak yang memiliki mata sipit. Pun kalau misalnya benar keturan Tionghoa, memangnya kenapa?

2. Enggak jarang juga pas ke daerah pariwisata disangka orang Thailand, Filipina, atau Vietnam.

Disangka turis asing via www.lovelytoday.com

Advertisement

Yang paling lucu adalah kalau lagi main-main ke daerah yang banyak turis-nya. Saat kamu sedang jalan-jalan ke daerah Kuta, Bali atau Malioboro, Jogja misalnya, tak jarang pedagang-pedagang di sana menawari kamu dengan menggunakan Bahasa Inggris. Kadang, mereka juga sok akrab dengan nanya-nanya,

pedagang: “Hey, from Thailand? Philippine? Vietnam? Buy batik..”

kamu: “Mboten, Pak matur nuwun” (Nggak, pak makasih)

*pedagang cuma bengong*

3. Giliran lagi backpacker-an ke Thailand, Pilipina, atau Vietnam, kamu malah disangka orang lokal.

Pas traveling malah disangka orang lokal via showbiz.liputan6.com

Baru saja sampai di Bandara Suvarnabhumi, Thailand, buat liburan ala backpacker, eh tiba-tiba ada orang berwajah Asia yang kayaknya juga dari Indonesia. Mereka kayak kebingungan gitu saling ngobrol. Enggak sengaja dengar, ternyata memang mereka orang Indonesia yang lagi kesulitan. Terus, nggak lama mereka menyapamu,

Orang Indo yang lagi bingung: “Sorry, can you speak English? Do you know how to get here?” *sambil nyodorin brosur*

Kamu: “Maaf, saya juga baru datang. Belom tahu mana-mana.” *nyengir*

Orang Indo yang lagi bingung: “Eh, orang Indonesia juga? Kirain orang sini hehehe… Maaf ya!”

4. Yang paling mengganggu adalah ketika mau foto, pinginnya sih sambil senyum tapi takut matanya ilang.

Tinggal segaris via www.kapanlagi.com

Salah satu yang bikin kamu kesel karena punya mata yang teramat sipit adalah kalau senyum, matanya langsung hilang semua. Alhasil, ketika foto kamu bingung harus bergaya bagaimana. Kalau senyum, nanti langsung gelap.

5. Tapi kalau foto nggak senyum, nanti kelihatan jutek banget.

Malah jadi kayak jutek via wildanrenaldi.wordpress.com

Di sisi lain, kalau nggak tersenyum saat difoto, jadi kelihatan muka jutek banget. Kamu pun harus memilih, membiarkan mata hilang tapi terkesan ceria saat difoto atau menampilkan kesan misterius tanpa senyum. Asalkan matanya tetap tampak, kamu nggak peduli dibilang sadis. Dengan gaya demikian pun kamu sering disebut-sebut punya tatapan yang tajam.

6. Suka diledekin, “Kalau ketawa kenceng-kenceng nanti ditinggal lari sama temennya.”

Awas jangan ketawa kenceng via twicsy.com

Kamu yang punya mata sipit sudah bosan dengar becanda-becandaan seputar mata sipitmu. Salah satu yang sering kamu dengar adalah ketika sedang bercanda ramai-ramai dan kamu tertawa kencang. Pasti ada aja yang bilang ke kamu:

“Jangan ketawa kenceng-kenceng woy, nanti kita tinggal pulang kamu nggak tahu lho!”

7. Atau sering diledekin dengan “udah bangun belum?”

Bangun dulu ya via sutarni.pustakasekolah.com

Yang paling malas dan terdengar garing adalah ketika kamu bertemu temanmu pagi-pagi di kampus atau kantor. Enggak jarang, mereka nyapa dengan sapaan garing:

“Bangun dulu tuh mata, baru berangkat kerja. Melek dong!”

8. “Makanya sari rapet jangan dipakai di mata!”

Sebelum dikatain katain diri sendiri via liavaniadewi.wordpress.com

Saking banyaknya guyonan yang dilontarkan kepada kamu yang bermata sipit, Ernest Prakasa stand-up comedian keturunan Tionghoa yang punya mata sipit pun mem-bully dirinya sendiri. Menurut Ernest, orang yang bermata sipit itu karena salah pakai sari rapet di mata. Jadi deh matanya tampak cuma segaris lurus. Rapet kayak penganten baru.

9. Beberapa dari kamu yang sipit banget selalu pakai eyeliner biar kelihatan lebih lebar.

Biar lebih bercahaya via www.kursusmakeupartist.com

Untuk menyiasati agar mata yang sipit tampak lebih lebar, beberapa di antara kamu menyiasatinya dengan menggunakan eyeliner. Apalagi saat ini, sudah banyak tutorial cara berdandan untuk menyiasati mata sipit. Terima kasih pada kosemetik, ini sedikit membantu kamu yang memiliki mata sangat sipit untuk tampak lebih tebal.

10. Atau pakai kaca mata biar nggak kelihatan sipit.

Pakai kaca mata aja via www.sooperboy.com

Bagi kamu yang cowok, nggak mungkin dong menutupi mata sipit dengan menggunakan eyeliner. Yang bisa kamu lakukan adalah sering-sering menggunakan kaca mata. Dengan kaca mata hitam yang sesuai dengan bentuk wajah, kamu pun semakin percaya diri. Kalau sudah pakai kaca mata hitam, mau difoto senyum, ngakak, kayak apa juga bebas. Enggak takut matanya kelihatan hilang.

11. Meski menimbulkan banyak persepsi, kamu tetap bangga dengan mata sipitmu karena membuatmu tatapanmu tajam.

Aku sipit dan aku bangga!

Mata sipit yang unik merupakan anugerah buatmu. Karena mata yang sipit itu lah kamu jadi punya ciri khas di antara teman-teman kamu yang lain, meski tak jarang mereka menjadikan itu sebagai bahan tertawaan. Kamu tetap bangga dan percaya diri dengan apa yang telah kamu miliki. Dengan mata yang sipit itu kamu terlihat punya karakter dengan tatapan yang tajam. Tak sedikit pun, keinginan darimu untuk mengubahnya. Kamu percaya apa yang telah kamu miliki ini sudah cocok dengan dirimu.