Nama Pidi Baiq tentu sudah bukan hal yang asing lagi buat kita. Mulai dari novel Dilan yang fenomenal dam hendak di filmkan sampai kedekatannya dengan pembaca hingga pembaca setianya memanggilnya Ayah. Ayah Pidi Baiq, biasanya orang-orang manggilnya gitu.

Gak tau juga sih kenapa dipanggilnya Ayah, mungkin karena dia Ayahnya dari anak-anak di negeri The Panas Dalam Serikat.

Banyak yang belum mengenal tentang sosok Pidi Baiq dan siapa dia dikehidupan sebelumnya. Yuk, kita kenalan sama-sama!

1. Mahasiswa ITB

pernah kuliah di ITB via play%20google.com

Apakah kamu termasuk golongan yang gak nyangka kalau seorang Pidi Baiq merupakan mahasiswa sebuah universitas terkenal dan terkeren di Indonesia? Di balik tingkahnya yang konyol, dia adalah seorang mahasiswa ITB jurusan seni lukis. Pantes ya tingkahnya kayak gitu, namanya juga anak seni.

Advertisement

Namun di balik tingkahnya yang kadang absurd, lagu-lagu yang diciptakannya memiliki makna atau lebih tepatnya sindiran untuk diri sendiri loh guys! Lagu sarat makna yang yang dibungkus dengan lirik nyeleneh, konyol dan unik jadi sesuatu yang berbeda dan gak biasa dalam dunia permusikan Indonesia.

2. Imam besar The Panas Dalam

lambang negara the panas dalam serikat via izarnazar.blogspot.com

Pada suatu waktu berkumpul lah mahasiswa jurusan seni lukis ITB yang sedang mengalami kegundahan karena rasa ketidak sukaan pada pemerintahan Soeharto saat itu. Pada akhirnya seorang Pidi Baiq mengumumkan terbentuknya sebuah negara baru yang bernama The Panas Dalam Serikat, dengan Pidi Baiq sebagai imam besar negara ini atau yang lebih lumrah bisa juga seorang presiden. Negara yang hanya seluas ruang kuliah ini juga dilengkapi dengan bendera negara, aturan admistratif layaknya negara beneran, dan tujuan negara.

Walaupun hanya seluas ruang kuliah, jika ada penduduknya yang pergi hanya untuk membuang hajat sebentar saja pasti hafal. Nama The Panas Dalam sendiri terinspirasi dari hawa kota Bandung yang selalu dingin. Di luar dingin, di dalam hareudang ( panas ), sehingga tercipta lah The Panas Dalam. Pada tahun 1999 setelah lengsernya Soeharto, terjadi muktamar besar yang memutuskan bahwa, The Panas Dalam kembali ke NKRI dan mengubah namanya menjadi Daerah Istimewa The Panas Dalam.

3. Vokalis band The Panas Dalam

vokalis dan imam besar the panas dalam via catatan%20jendral%20kucing.com

Entah bagaimana asal muasalnya, negara ini berubah menjadi sebuah grup band yang alirannya musik gak jelas apa, tapi lebih banyak tentang alam. Nama grup bandnya pun diambil dari nama negaranya The Panas Dalam. Dan tetap sang imam besar ini menjadi vokalis di grup bandnya tersebut.

Selain Pidi Baiq, personil The Panas Dalam ada Erwin, Ninuk, Deni, Fufus, Riyanto, Iwan dan Didik. Para personil pun merupakan penduduk asli The Panas Dalam Serikat. Namun, seiring berjalannya waktu, para personilnya pun mulai menghilang satu persatu, ada yang karena menikah, ada yang ke luar negeri dan ada yang punya kesibukan masing-masing. Tersisalah sang imam besar sendiri, Pidi Baiq.

Karena usia yang semakin bertambah dan dia sudah mulai malu untuk manggung terus, dia pun mengundurkan diri menjadi vokalis dan digantikan dengan generasi penduduk selanjutnya The Panas Dalam Serikat, Alga. Walau sudah gak jadi vokalis, dia tetep jadi imam besar the panas dalam.

4. Penulis buku

buku-buku karya pidi baiq lainnya via revius

Kalau yang ini pasti kalian udah pada tau kan guys, eitss tapi kalian tau gak sih buku yang ditulis sama Pidi Baiq gak cuma Dilan sama Milea aja. Dia juga pernah menulis buku-buku lain, ada Drunken Monster: kumpulan kisah tidak teladan: catatan harian ( 2008 ), Drunken molen ( 2008 ), Drunken mama ( 2009 ), Drunken marmut ( 2009 ), Al-asbun: manfaatulngawur ( 2010 ), Hanya Salju dan Pisau Batu, At-twitter: Google Menjawab Semuanya, Pidi Baiq Menjawab Semaunya dan yang terbaru ada seri Dilan dan Milea. Jadi, bisa dibilang Pidi Baiq bukan penulis baru, tapi udah lama nulis juga guys.

Nah, itu tadi sedikit info tentang seorang Pidi Baiq, mungkin nanti kamu berminat untuk dengerin lagunya dan baca bukunya yang lain ya!

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!