Peristiwa kesurupan lazimnya terjadi di tempat-tempat horor yang tipikal, seperti hutan, pantai, kuburan, alam terbuka, rumah kosong, dan lain sebagainya. Memang sih, cukup sering kita juga mendengar berita terjadinya kesurupan massal di sekolah-sekolah. Tapi kasus kesurupan yang terjadi berikut ini cukup lain dari biasanya.

Kisah kesurupan heboh ini belum lama terjadi menimpa seorang wanita di tempat yang nggak disangka-sangka, yakni di dalam Kereta Rel Listrik (KRL) Commuterline jurusan Maja-Tanah Abang. Nah, untuk tahu seperti apa sih kejadian yang selengkapnya, yuk, langsung saja simak bareng Hipwee di bawah ini!

Kesurupan yang direkam oleh salah satu netizen ini terjadi di atas commuterline yang tengah melaju pada Sabtu, 8 Juli 2017 lalu

Kejadiannya barusan (8/7/2017). Saya naik dari stasiun Daru. Di stasiun Cilejit tiba tiba dia teriak. Kirain ada apaan. Ternyata dia begitu. Kata orang sebelah saya. Dia udah dari stasiun Tigaraksa begitunya (mungkin dia naik dari stasiun Tigaraksa). Lumayan lama. Dia gak mau di warasin sebelum di kasih kopi item. Akhirnya dia di gotong keluar paksa pas sampe stasiun Serpong. Semoga kamu gapapa ya kakak cantik. *Note : Sebenernya pas udah makin parah si demit bilang jangan di videoin, kalo ngga yg di apus videonya, bakal di cari, bakal di matiin. Tp gue gak peduli (disamping gua juga bingung ngapa ada demit yg ngerti video). yg pengen gue share sebenernya si demit pas di tanya bilang dan nitip pesen kalo dia ga suka sama salah satu oknum satpam stasiun tigaraksa karena ada yg berprilaku kurang sopan. Jangan ngomong sembarangan di tempat dia. Katanya begitu. #commuterline #indonesia #info #krl #krlcommuterlinejabodetabek #jabodetabek #maja #tanahabang

A post shared by Nereus Rio Hermawan (@rio.mawan) on

Direkam oleh seorang netizen yang diketahui bernama Nereus Rio Hermawan dan diunggah dalam akun Instagram pribadinya, diketahui kalau kejadian kesurupan tersebut memang benar terjadi di atas commuterline jurusan Maja-Tanah Abang yang tengah melaju pada Sabtu, 8 Juli 2017 lalu. Saat itu, Rio yang menaiki KRL dari Stasiun Daru sekitar pukul 19.33 WIB berdiri di dekat pintu karena kondisi kereta yang mungkin lumayan padat. Mendekati Stasiun Cilejit, Rio mendengar teriakan yang mulanya ia kira sebagai celotehan anak kecil. Namun, teriakan itu ternyata terdengar semakin kencang. Rio akhirnya mencoba mencari tahu dan ia mendapati bahwa teriakan tersebut muncul seorang wanita yang tengah kesurupan.

“Naik KRL commuterline saya nyari tempat duduk buat kedua orangtua saya di bangku prioritas, lalu saya berdiri di dekat pintu. Dan nggak lama kereta jalan mau dekat ke arah Stasiun Cilejit, ada yang teriak-teriak. Kirain anak kecil nangis. Habis lewat Stasiun Cilejit, teriakan makin kenceng, saya tengok lagi, ternyata itu cewek muda yang lagi kerasukan,” kata Rio seperti dikutip dari Kumparan.

Usut punya usut, perempuan muda itu tampaknya sudah kesurupan sejak dia menaiki commuterline dari Stasiun Tigaraksa

Advertisement

demit kayaknya memang nggak kenal tempat… via indotetsudoufan.blogspot.com

“….Dia udah dari stasiun Tigaraksa begitunya (mungkin dia naik dari stasiun Tigaraksa). Lumayan lama…” tulis Rio dalam caption dari video yang diunggahnya dalam akun Instagram pribadinya.

Menurut keterangan orang-orang terdekat di kasus itu, perempuan muda itu diduga sudah mulai histeris dan berteriak-teriak sejak dia menaiki commuterline di Stasiun Tigaraksa. Penumpang lain yang (konon) bisa berkomunikasi dengan mahkluk astral tersebut mengatakan bahwa dedemit yang merasuki tubuh perempuan itu sengaja masuk karena ingin menunjukkan ketidaksukaannya terhadap petugas kereta. Pasalnya, (masih menurut sang penumpang) si dedemit terganggu dengan omongan para petugas yang kasar dan mengganggu “rumah” mereka.

“Nggak lama penumpang menginterogasi perempuan itu, menanyakan dari mana dan kenapa dia ngerasukin perempuan itu. Katanya dia, dari stasiun. Dia muncul karena ada salah satu oknum petugas kereta yang entah katanya kurang sopan ngomongnya atau klakuannya di tmpat asal si dmit yang nggak jauh dari daerah stasiun. Dia nggak suka, jadi mau ngebilangin ke semuanya, makanya dia ngerasukin si cewek,” kata Rio, masih dikutip dari Kumparan.

Kejadian kian heboh saat si dedemit mengamuk saat dirinya direkam oleh Rio dalam kondisi kereta yang semakin padat

serem juga sih! via media.viva.co.id

Dalam kondisi kereta yang semakin padat, keadaan pun semakin tidak kondusif. Si dedemit nggak mau keluar dari tubuh perempuan tersebut sebelum dikasih segelas kopi hitam pahit. Karena nggak ada petugas maupun orang lain yang mungkin memiliki kopi hitam, akhirnya perempuan yang kerasukan itu pun digotong beramai-ramai oleh petugas dan penumpang lain untuk diturunkan di Stasiun Serpong lantaran kondisinya sudah semakin histeris. Iya, dia mengamuk di dalam sana.

Malangnya, dalam amukan tersebut, Rio pun menjadi sasarannya. Rio ikut menjadi bulan-bulanan dedemit yang mengamuk karena telah merekam kejadian tersebut dengan telpon genggamnya.

“Sebenernya pas udah makin parah si demit bilang jangan di videoin, kalo ngga yg di apus videonya, bakal di cari, bakal di matiin. Tp gue gak peduli (disamping gua juga bingung ngapa ada demit yg ngerti video),” dikutip dari caption yang ditulis oleh Rio.

Agak seram sih ya kalau kemudian Rio sampai diancam oleh dedemit yang agaknya cukup kekinian karena dia tahu kalau tengah direkam. Tapi, apapun yang terjadi, semoga memang nggak ada hal yang berkelanjutan pada si Mbaknya yang kesurupan. Mungkin kita juga bisa ambil hikmahnya. Ketika berbicara dan bersikap di tempat umum, kita harus bisa lebih sopan dan menjaga diri. Tujuannya supaya nggak mengganggu dan membuat tersinggung orang lain, termasuk mahluk yang nggak kelihatan itu. Percaya nggak percayanya, semua balik ke pribadi masing-masing saja, ya.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya