Entah sejak kapan selingkuh menjadi atribut khusus pria. Dunia ini seolah menganggap yang bisa selingkuh hanyalah pria, wanita tidak akan mungkin melakukan itu. Tapi, ya begitulah dunia dan masyarakat, mereka memang sangat judgmental. Tidak masalah saat penghakiman yang merak lakukan adil, yang jadi masalah adalah saat penghakiman itu bias dan tidak adil sama sekali.

Salah satu penghakiman yang sangat tidak adil adalah perihal selingkuh. Permasalahannya bukan pada ketidakadilan hukuman, permasalahannya ada pada logika society yang sepertinya hanya bisa menerima perselingkuhan yang dilakukan cowok. Jika mau melihat lebih dalam, akan terlihat sekali betapa sedihnya pria yang diselingkuhin wanitanya. Kali ini Hipwee ingin mengungkapkan betapa sepi dan sedihnya kehidupan seorang cowok yang diselingkuhin oleh ceweknya.

Pria yang menjadi korban perselingkuhan akan memilih diam. Ngomong salah, nggak ngomong juga salah

Mau cerita ke siapa? via i.huffpost.com

Salah satu alat bantu yang paling ampuh dalam menghadapi sebuah masalah adalah orang lain untuk bercerita. Benar, semua akan jauh lebih ringan saat ada orang lain yang mendengarkan masalah yang kita memiliki. Namun, dalam kasus perselingkuhan dimana cowok menjadi korbannya, tidak ada alternatif itu. Kalau mau cerita, mau cerita sama siapa, tidak ada cowok yang mau mendengar kisah melankolis semacam itu, dan kalaupun bisa mendengarkan, cowok biasanya tidak akan punya solusi tentang masalah yang dihadapi.

Di lain sisi, jika bercerita kepada cewek, yang ada rasa malu yang besar yang akan menghinggapi. Hati cowok akan bilang “kok sedih banget jadi cowok, sampai-sampai bisa diselingkuhin”. Normalnya, cowok tidak suka kalau dikasihani cewek seperti itu. Malu rasanya! Beda saat yang jadi korbannya cewek, semua orang berlomba-lomba untuk membantu dan memberikan empati dengan begitu mudahnya, dengan cuma-cuma.

Mau marah salah, kalau nggak marah nggak enak. Beban perasaan yang mungkin hampir tidak ada solusinya

Advertisement

Mana ada orang peduli? via datelicious.com.au

Salah satu hal yang mungkin paling menyedihkan dari perselingkuhan dimana korbannya adalah cowok mungkin adalah karena hampir tidak ada solusi bagi dada yang rasanya ingin meledak. Orang-orang sudah memiliki program di otaknya masing-masing bahwa cowok yang marah pada ceweknya bukanlah cowok sejati, cowok pengecut. Simalakama bukan? Kalau mau marah ke cowoknya, susah juga karena toh kalaupun si cowok kita bunuh sekalipun, apakah itu akan menjamin si cewek  balik sama kita, tidak juga.

Berbeda dengan cewek. Saat cowok selingkuh mereka punya hak yang sangat besar untuk memaki, marah dan bahkan mencaci wanita yang jadi selingkuhannya. Meskipun itu bukanlah solusi yang akan menyelesaikan masalah, paling tidak, cewek punya ruang untuk melonggarkan amarah di dadanya.

Seilngkuh salah, diselingkuhin juga salah. Intinya, cowok bakalan tetep kesepian dan dianggap salah

Pokoknya cowok yang salah via secretstolastinglonger.com

Kalau ada cowok selingkuh, seluruh dunia seperti berlomba-lomba menyalahkan. Anehnya adalah saat cewek yang selingkuh, tudingan masih tetap saja mengarah ke cowok. Semua orang masih menyalahkan cowok. Mungkin kalau ada cewek baca ini kan melihat tulisan ini sebagai rengekan, namun jika mau melihat dengan lebih sabar dan tenang, artikel ini adalah ungkapan tentang ketidak adilan sosial yang selama ini diderita cowok.

memang benar ada banyak sekali cowok yang menyakiti wanita di luar sana, tapi apakah semua cowok seperti itu? Masih ada kok cowok baik yang benar-benar berjuang demi cewek yang benar-benar dia cintai. dan, kadang, cowok-cowok berkualitas tinggi macam itu hanya ditinggal selingkuh dengan alasan kalau cowok baik itu membosankan. Kalau cowok selingkuh berarti cowoknya bajingan, kalau ceweknya selingkuh berarti c0woknya bego.

Dalam kasus perselingkuhan, pilihan cowok cuma dua, jadi bajingan atau jadi bego

Sekali lagi ini bukan rengekan, tapi fakta yang jarang diamini oleh banyak orang. Sepertinya, hanya cewek yang bisa terluka. Seolah-olah cowok itu adalah binatang yang taunya hanya melukai tapi tak pernah terluka. Bahkan seekor anjingpun bisa merintih kesakitan kalau terluka apalagi cowok. Sayangnya, sesama manusia memang sudah hilang empati sekarang. Empati manusia tidak lebih dari konstruksi sosial dan strategi politik. Yang sakit saat diselingkuhin cewek mungkin bukan karena orang yang kita cintai pergi,  tapi kesepian yang begitu sunyi yang diciptakan oleh masyarakat yang menganggap bahwa perempuan tidak mungkin berselingkuh tanpa sebab.