Menjalin hubungan dengan orang lain, apalagi hubungan yang melibatkan asmara, tentu harus tahu dan mengerti tentang latar belakangnya terlebih dulu. Tanpa itu semua, orang akan cukup kesusahan untuk memosisikan dirinya ketika bersama orang tersebut. Bisa jadi, tanpa pengetahuan tentang latar belakang seseorang, kita nggak akan bisa memiliki kedekatan emosional dengan orang lain.

Tapi ternyata, ketika kamu sudah menjalin hubungan dengan seseorang, nggak selamanya kamu harus tahu semua masa lalunya. Khusus buat kamu yang sudah dewasa, mengetahui semua kenangan dari pasanganmu itu bukanlah hal yang akan membawa kebaikan. Seperti kata pepatah lama bahwa ada beberapa hal yang sebaiknya tak diketahui, memang sejatinya ada beberapa hal yang nggak perlu kamu tanyakan ke pasangamu. Ada beberapa alasan kenapa kamu selayaknya nggak perlu tahu tentang masa lalu pasanganmu. Daripada panjang, yuk, simak pembahasan disiapkan oleh Hipwee Boys berikut ini!

Nggak semua hal harus diceritakan. Nggak menceritakan masa lalu pada pasangan bukan berarti berbohong, bukan?

Nggak bohong kok, cuma nggak cerita aja. via www.pexels.com

Ada yang bilang, nggak menceritakan masa lalu pada pasangan merupakan sebuah kesalahan yang akan berdampak pada masa depan. Nggak selalu kok. Justru, dengan kamu nggak menceritakan semua masa lalumu pada pasangan itu malah baik. Karena nggak semua hal harus pasanganmu tahu. Toh, nggak menceritakan bukan berarti berbohong, ‘kan? Pastikan kamu juga nggak menanyakan pada pasanganmu tentang masa lalunya. Biar bagaimanapun juga, setiap orang perlu ruang privasinya sendiri, meski sudah menikah sekalipun. Lagipula, mengetahui segala hal juga nggak bagus. Malah jadi terlalu banyak pikiran entar.

Mengungkit masa lalu bukanlah hal yang bisa diterima oleh semua orang. Apalagi oleh pasanganmu sendiri

Sakit, Mz! via www.pexels.com

Advertisement

Dari hampir semua pengalaman orang yang udah dewasa, dalam menjalin hubungan itu nggak selalu harus membutuhkan latar belakang yang lengkap dan mendetil dari pasangannya. Pun demikian dengan kamu. Jangan pernah memaksa pasanganmu juga untuk bercerita tentang pengalamannya di masa lalu, ya. Sebab nggak semua orang bisa menerima pengakuan jujur atas pengalaman pasangannya. Apa kamu bisa menerima kenyataan bahwa pasanganmu adalah seorang pemerkosa di masa lalunya? Selain itu, mengungkit masa lalu orang lain, sama aja seperti kamu mengorek luka lama yang udah susah payah dia coba untuk sembuhkan. Terlebih lagi kalau masa lalunya penuh dengan masalah traumatis yang nggak bisa hilang selama bertahun-tahun lamanya. Mengungkitnya kembali, sama dengan mengorek luka dan menaburinya dengan garam. Perih!

Karena mengetahui masa lalu pasangan bisa mengubah pandangan dan perasaannya pada dirimu. Nikmatin aja apa yang kalian punya saat ini!

Lagi bahagia banget, euy. via www.pexels.com

Dampak dari mengorek masa lalu pasangan, bisa berakibat fatal. Sebab hal-hal yang nggak perlu diceritakan, lalu akhirnya diungkapkan, justru akan membuat kamu atau pasanganmu menjadi berubah sikap, pandangannya atasmu atau pandangmu atasnya, dan juga perasaan kalian. Ya, kita nggak pernah tahu, apakah orang bisa menerima masa lalu kita yang begitu kelam, yang nggak pernah kita ceritakan sebelumnya. Pasti kecewa banget.

Maka dari itu, jangan pernah mencoba untuk menanyakan masa lalunya ketika kalian sedang berada dalam masa-masa paling bahagia dalam hubungan kalian. Semua kebahagiaan yang kamu punya saat itu akan sirna begitu aja, setelah dia menceritakan semua kisah masa lalunya dengan gamblang. Apa kamu mau mengakhiri kebahagiaan yang tengah kalian rasakan bersama?

Contohnya seperti nggak menanyakan teman tidur pasanganmu di masa lalu. Kalau kamu nggak terima, entar malah jadi runyam urusannya

Pernah ngapain aja, Mz? via www.pexels.com

Contoh paling nggak dewasa dalam hubungan adalah ketika kamu menanyakan pengalamannya di masa lalu tentang teman-temannya di atas ranjang. Jangankan menanyakan hal itu, menanyakan pernah atau nggak dia tidur dengan orang lain di masa lalu pun akan bikin pasanganmu sakit hati. Begitu juga dengan kamu yang akan sakit hati kalau mendengar cerita darinya. Siapa tahu dia pernah tidur dengan sahabatmu sendiri di masa lalunya? Siapa yang nggak sakit coba?

Oke, contoh ini memang mungkin terlalu ekstrem. Tapi artikel ini memang dibuat untuk menunjukkan betapa bahayanya rasa ingin tahu seseorang. Jadi, Hipwee Boys memberi contoh paling ekstrem yang mungkin terjadi. Lagian, siapa yang tahu juga? Di zaman yang sudah gila ini, semua hal bisa terjadi bukan?

Nah, kalau sudah begitu, mau bagaimana lagi? Bukankah semua yang berlebihan itu nggak baik, ya? Maka dari itu, kamu nggak perlu tahu secara berlebihan semua masa lalu pasanganmu. Tapi kalau kamu emang bisa menerima dia apa adanya, segala kelebihan dan kekurangannya yang sekarang dan yang di masa lalu, ya nggak masalah. Tapi, kalau kamu nggak siap menerima pengakuan jujur dari pasanganmu, mending jangan deh!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya