Di Indonesia, bulan desember biasanya dipenuhi dengan acara  pernikahan. Tentu saja pernikahan adalah sebuah peristiwa yang membahagiakan yang harus disyukuri oleh banyak orang, termasuk orang-orang yang diundang. Dalam konteks sosial, pesta pernikahan memang dibuat sebagai pertanda rasa syukur sekaligus sebagai sarana pengumuman kepada khalayak ramai bahwa ada satu pasangan yang telah secara resmi masuk ke jenjang yang lebih lanjut.

Namun, apakah semua orang yang diundang secara jujur bahagia atas pesta pernikahan yang mereka hadiri? Mungkin saja tidak. Mungkin orang jarang memperhatikan ini dan berasumsi bahwa semua orang yang diundang pada sebuah pesta akan secara jujur ikut berbahagia, padahal tidak. Nah, kali ini Hipwee Boys akan mengungkapkan beberapa hal yang mungkin dipikirkan oleh seorang cowok saat dia “terpaksa” harus menemani ceweknya atau istrinya menghadiri kondangan, Apa saja sih ketidaknyamanan yang mungkin dipikirkan? Yuk, langsung disimak saja ulasannya!

Kalau cewek yang diundang, cowok nggak akan ketemu orang yang mereka kenal pada pesta tersebut. Bengong aja gitu

Cowok nggak selalu happy di kondangan! via elegantevententertainment.com

Saat seorang cewek mengajak cowok datang ke sebuah acara pesta pernikahan, biasanya si ceweklah yang diundang. Artinya, di pesta nanti akan dipenuhi oleh teman-teman dari si cewek. Nah, biasanya si cewek akan meninggalkan si cowok untuk berbincang dan bercengkrama dengan teman-teman lama yang sudah beberapa tidak bertemu. Di saat inilah siksaan bagi cowok dimulai. Cowok akan merasa bengong dan bingung mau ngapaian. Kalau mau ngobrol, sama siapa ngobrolnya? Nggak ada yang kenal juga. Hal ini mungkin saja nggak pernah disadari oleh pihak cewek, tapi sejatinya bengong dalam sebuah kondangan adalah hal yang menyiksa. Buat para cewek, coba tanya cowokmu, apakah mereka nyaman dengan kondisi seperti ini?

Waktu berkunjung yang akan sangat molor karena cewek harus bersosialisasi. Sudah bosan tapi nggak bisa pulang!

Pasti lama banget acaranya! via danielohlsen.com

Advertisement

Biasanya sih, dalam sebuah acara pesta pernikahan, cewek akan “berputar-putar” untuk menemui teman-temannya, berbicara, bercanda, dan bercengkrama. Waktu kunjungan pesta yang sejatinya bisa diselesaikan dalam setengah jam bisa molor jadi 2 jam. Bengong karena nggak ada teman yang bisa diajak bicara saat ceweknya bercengkrama dengan banyak orang dan harus nunggu selama 1 jam lebih, dipikir cewek ini bukan hal yang menyiksa apa? Apa cewek nyaman disuruh nungguin cowok main futsal barang sejam saja? Pastinya tidak!

Harus tersenyum dan tertawa dengan candaan yang nggak lucu. Cewek juga pastinya nggak mau kalau disuruh seperti ini!

Harus ketawa dengan candaan yang nggak kita tahu! via a.abcnews.com

Hal lain yang sejatinya sangat berat bagi cowok saat harus menemani ceweknya kondangan adalah saat harus menemani ceweknya bersosialisasi. Harus tertawa dengan candaan yang kita anggap nggak lucu. Berusaha senyaman mungkin berbicara pada orang yang nggak kenal. Harus pura-pura senyum sama joke internal yang buat kita nggak lucu. Seperti orang yang nggak ngerti apa-apa, bingung! Mungkin cewek nggak sadar, tapi hal ini adalah salah satu hal yang paling menyiksa bagi cowok dalam menemani cewek ke kondangan!

Selalu seperti merasa dihakimi dan dibandingkan. Padahal sebenarnya sih nggak ada juga yang menghakimi

Rasanya kayak dibandingin! via mtwoodsoncastle.com

Kalau ini sih mungkin cewek juga mengalami saat bertemu dengan teman-teman si cowok. Pas diajak ke kondangan, kadang cowok merasa dihakimi oleh para teman-teman si cewek. Mungkin saja mereka nggak benar-benar menghakimi sih, cuman rasanya saja kayak gitu, which is, bagi cowok ini sangat nggak nyaman. Kita harus jadi orang lain, jaga sikap, selalu tersenyum, dan lainnya. Memang ini hal baik, namun pernahkah cewek sesekali bertanya pada cowoknya “sebenarnya kamu nyaman nggak sih nemenin aku ke kondangan?”.

Bukannya cowok nggak mau menemani ceweknya atau istrinya ke kondangan, mau kok. Artikel ini hanyalah ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan oleh cowok tapi nggak diperhatikan oleh cewek. Akankah jauh lebih bahagianya sebuah hubungan saat kedua belah pihak sama-sama menghargai usaha pihak lain. Bagi beberapa cowok, nemenin ceweknya ke kondangan itu nggak nyaman, tapi toh cowok itu tahu bahwa ini bukan urusan nyaman nggak nyaman, ini urusan membuat ceweknya senang dan kewajiban. Cowok akan melakukan usaha lebih untuk grooming, pakai baju yang rapi dan sopan meski dia lebih suka kaos oblong dan celana kolor, demi ceweknya. Hanya saja, akan sangat membahagiakan bagi cowok saat sesekali cewek ngerti bahwa kadang menemani cewek pergi ke kondangan adalah hal yang tidak nyaman bagi beberapa cowok, hargailah usahanya! 😀