Pada 4 November lalu, Indonesia dihebohkan dengan aksi demonstrasi yang dinamai 411, yang konon menggugat gubernur nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masalah penistaan agama. Belum selesai pengusutan kasus tersebut, ada lagi aksi lanjutan pada hari ini (2 Desember 2016) yang juga diberi nama 212. Setelah ini, bakal ada apa lagi?

Untuk dua aksi masa yang bertalian itu, Hipwee Boys terlalu pusing untuk membahasnya, itu terlalu rumit. Maka dari itu, daripada membahas soal politik dan lain sebagainya, Hipwee Boys akan menyajikan demo yang lebih segar untuk para cowok. Apakah itu? Ya, inilah beberapa demo dari para cewek di dunia yang bisa bikin kita terperangah saking herannya. Kok segitunya, ya? Yuk, langsung disimak aja!

Seorang model menanggalkan busananya di kereta bawah tanah New York untuk tuntutan dunia modeling yang luar biasa berat

Wanita berusia 26 tahun beberapa pekan lalu kedapatan melakukan sebuah tindakan yang dianggap sebagai bentuk aksi atas dirinya sendiri dengan menanggalkan pakaiannya dalam sebuah kereta bawah tanah di New York. Dalam orasinya, seorang model bernama Lawrence itu mengaku selama ini hidup dalam kebencian atas dirinya sendiri karena memiliki bentuk tubuh yang nggak proporsional sebagai model.

Kalau dilihat dari rekaman videonya, badan Lawrence ini emang nggak seseksi kebanyakan model sih. Tapi kalau dia udah buka pakaiannya begitu, mata cowok mana yang bisa berpaling? Ya kaget, ya heran, ya campur aduk, ketika mendengar Lawrence berbicara di antara para penumpang.

Bagaimana dengan aksi bertajuk “Buka Baju Bersama Kami” yang ada di Kanada oleh para wanita? Mau gabung nggak?

Nudity isn’t sexual! via www.debate.com.mx

Advertisement

Aksi ini dipicu oleh tiga wanita yang ditegur oleh seorang polisi ketika mereka sedang bersepeda sambil bertelanjang dada. Mereka  berdalih, cuaca kota Ontario, Kanada waktu itu sedang panas-panasnya. Sementara polisi tersebut menegur dengan alasan keamanan bersepeda.

Saya pikir orang-orang nggak akan terlalu terganggu dengan payudara wanita. Kami hanya ingin mengadvokasi dan membuat orang paham bahwa mereka punya hak. – Alysha Mohamed

Sebagai catatan, peraturan di Ontario membebaskan wanita bertelanjang dada di muka umum, sebab hal itu nggak mengganggu orang lain dan menurunkan derajat dan martabat orang. Nah, gara-gara ditegur polisi itulah, banyak wanita yang berdemo atas hal tersebut. Slogan “Buka Baju Bersama Kami” pun ramai dibicarakan pada Agustus 2015 silam.

Gara-gara rok mini, seorang mahasiswi di-DO dari kampusnya. Alhasil, 250 lebih wanita memprotes keputusan pihak kampus

Apa karena pakai rok mini jadi alesan? – Juwita Bahar via www.cinquequotidiano.it

Lebih dari 250 wanita bertelanjang dan berpakaian seksi dengan berbagai spanduk di Universitas Bandeirante di Sao Bernardo do Campo, Brasil. Hal ini dipicu oleh dikeluarkannya seorang mahasiswi, Geisy Arruda karena mengenakan rok mini saat mengikuti perkuliahan.

Menurut pihak kampus, perilaku Geisy dinilai udah melecehkan prinsip etika, martabat akademis, dan moralitas. Sementara dari pihak Asosiasi Pelajar Brasil dan pejabat bidang kebijakan perempuan menentang keputusan pihak kampus yang men-DO Geisy. Mereka menilai itu sudah keterlaluan. Toh, hal itu nggak memengaruhi prestasi seseorang di lingkup pendidikan. Hmm. Bagaimana menurutmu, Boys?

Di Rusia ada sebuah kampanye yang sangat menarik bagi cowok. Kampanye berkendara yang aman oleh para wanita yang bertelanjang dada~

Pelan-pelan, Mas. :”) via www.dragonnewsru.com

Kalau kampanye berlalu lintas biasanya dilakukan oleh polisi atau polwan di Indonesia, maka berbeda dengan di Rusia. Kampanye atas keamanan berkendara ini dilakukan oleh para model cantik nan seksi dengan bertelanjang dada! Mereka mengangkat rambu bertuliskan laju kecepatan kendaraan di sepanjang jalan-jalan yang dinilai rawan kecelakaan, seperti di pedesaan Severny, kawasan Nizhny Novgorod. Sebab di jalanan ini, tiap tahunnya paling nggak ada 30ribu nyawa yang melayang karena kecelakaan. Dan, kampanye ini sukses bikin para pengendara yang mayoritas supir truk itu untuk mengurangi kecepatannya. Ya, iyalah, cewek begitu yang memberi imbauan!

Satu lagi dari Asia, tepatnya di Thailand, seorang model mandi di sebuah kubangan jalan raya. Bentuk protes yang cukup unik nih

Mandi dulu, ya, Mz. via deeps.tnews.co.th

Di Thailand, tepatnya di distrik Mae Ramat, seorang model cantik bernama Palm beraksi dengan hanya menggunakan kain bebat dan shower cap. Ya, dia mempertontonkan aksi mandinya di kubangan jalan tersebut. Sebab dalam catatannya, di sepanjang jalan Mae Ramat itu terdapat paling nggak 100 lubang yang bisa membahayakan masyarakat setempat.

Padahal, pada awalnya Palm nggak berniat buat membagikan foto aksinya tersebut. Tapi karena foto tersebut disebarkan oleh teman-teman dekatnya di media sosial, jadi ramai deh. Alhasil, pemerintah yang bertanggung jawab akhirnya menindaklanjuti protes Palm tersebut.

Nah, kalau menurutmu, bagaimana aksi protes seperti mereka ini dibandingkan dengan aksi yang ada di Indonesia? Lebih tertarik untuk ikut yang mana, Boys? Atau kamu punya ide lain yang lebih menarik? Share di kolom komentar, ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya