Ada dua jenis respon cewek saat melihat cowok yang penuh keringat. Respon pertama adalah seksi. Ada banyak cewek yang menganggap bahwa cowok yang berkeringat itu seksi. Maka dari itu, tidak heran bila ada banyak cewek yang tertarik dengan cowok yang rajin olahraga.

Respon kedua yang biasanya ada di kepala cewek saat melihat cowok berkeringat adalah bau badan. Banyak cewek yang menyangka bahwa cowok yang berkeringat pasti memiliki bau badan yang kurang sedap. Tapi, apakah benar bahwa keringatlah yang menyebabkan bau badan di tuhuh cowok. Ternyata jawabannya nggak sesederhana perkiraan para cewek itu. Ada beberapa faktor yang ternyata menyebabkan bau badan. Berikut ini adalah fakta tentang keringat yang banyak rang belum tahu. Simak yuk!

Pada dasarnya, keringat itu nggak bau sama sekali. Kasih pengertian ini buat cewekmu, biar nggak ngomel melulu!

Abang nggak bau kok, Neng! 🙁 via www.my-personaltrainer.it

Sains mengatakan bahwa bukan keringatlah yang menjadi biang keladi atas marahnya cewek kepada cowoknya. Justru, keringat sama sekali nggak mengeluarkan bau apak atau nggak sedap! Keringat mengandung sebagian besar air, garam, protein, lemak, dan asam yang hanya sekitar 1-2 persen aja. Nggak ada senyawa sedikit pun yang menimbulkan bau. Nah, bau ini didapat dari hasil pencernaan mikroorganisme yang ada di tubuhmu. Bakteri-bakteri inilah yang menyebabkan bau apak, yang biasanya bermukim di jepitan-jepitan tubuhmu, seperti ketiak, kelangkang, dan kulit kepala.

Kata siapa pedih cuma disebabkan karena diputusin pacar? Keringat juga bisa memedihkan mata loh!

Iyuuuuh~ via www.wisegeek.com

Advertisement

Kandungan garam hasil ekresi kelenjar keringat ternyata dapat memedihkan mata, dan menyebabkan iritasi, begitu kata Mary Beth Brown, Ph.D., asisten profesor Departemen Terapi Fisik di Indiana University. Kabar baiknya, keringat yang mengenai mata ini nggak akan bisa mencelakai mata. Cuma pedih, nggak lebih. Jadi, masih sakit pas ditinggal cewekmu yang jalan sama cowok lain. :p

Keringat yang keluar sehabis olahraga, berbeda dengan keringat yang keluar ketika gugup. Dan keduanya nggak bau

Panik! via www.nigehban.com

Kenapa orang selalu berkeringat ketika gugup alias panik dalam sebuah kondisi? Keringat ini berbeda dengan ketika kamu habis olahraga. Studi oleh Stony Brook University mengatakan bahwa keringat panik ini keluar berdasarkan amigdala yang memberikan respon kepadamu tentang dua pilihan: hadapi atau lari! Ya, ketika seseorang panik, senyawa feromon akan merangsang amigdala (area otak) yang mengontrol gerak responsif. Gerak ini merupakan respon natural seseorang ketika menghadapi kondisi yang nggak nyaman atau panik.

Orang berasumsi bahwa kalau berkeringat itu tanda orang sehat. Ini belum bisa menjadi barometer atas kesehatan kita loh

Sehat! via greatist.com

Profesor fisiologi manusia dan olahraga di Universidad Camila Jos Cela, Spanyol, Juan Del Coso, Ph.D., menyatakan bahwa ini hanyalah mitos, bisa iya, bisa tidak. Ketika seseorang berkeringat, racun di tubuhnya emang keluar, tapi belum bisa dikatakan dia terbebas dari rasa sakitnya karena berkeringat. Kalau orang sakit, bukan keringat yang akan mengeluarkan racun. Melainkan ginjal yang akan mengekresikan racun lewat urin.

Deodoran cuma bisa menghilangkan bau badan. Sementara antirespiran dapat menutup pori-pori dalam mengeluarkan keringat yang berlebihan

Teman itu menyelamatkan, bau badan. via www.complex.com

Salah kalau kamu menggunakan deodoran untuk menghilangkan bau badan. Meski bau keringatmu sedikit tersamar oleh deodoran, bukan nggak mungkin keringatmu akan keluar terus menerus ketika kamu kepanasan atau habis berkegiatan. Antirespiranlah yang berperan penting dalam menutup pori-porimu agar keringat nggak keluar terlalu banyak. Selain itu, antirespiran juga memberikan aroma segar, menutupi bau keringat yang disebabkan oleh bakteri-bakteri yang ada di sekujur tubuhmu karena mengandung aluminium klorida dan aluminium zirconium. Nah, bedakan, ya!

Berbeda dengan kenyataan bahwa cewek sebel sama cowok bau, ternyata cewek sebenarnya mendambakan cowok berkeringat.

Gairah sih gairah, tapi nggak gini juga kali! :(( via www.focus.it

Berdasarkan penelitian dari Universitas Kalifornia pada tahun 2007, penelitian menemukan fakta bahwa keringat dan gairah seksual itu memiliki hubungan. Keringat yang dikeluarkan cowok, mengandung zat atau senyawa yang dapat membangkit gairah seksual. Zat ini adalah pheromone. Selain itu, saat cowok berkeringat, produksi hormon testosteron pun akan meningkat. Semakin banyak keringat, semakin banyak pula testosteron yang diproduksi. Ini jugalah yang membuat cewek makin bergairah untuk bercinta dengan cowok.

Nah, itulah beberapa fakta tentang keringat yang mungkin bisa menambah pengetahuanmu. Jadi, katakan pada cewekmu, kamu bau bukan karena keringat. Tapi karena bakteri-bakteri yang ada di tubuhmu! Lagipula, cewek pasti suka kok sama cowok yang berkeringat. :p

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!