Masih ingat dengan fenomena prostitusi artis yang kapan hari sempat menjadi trending topic di Indonesia? Masih ingat berapa tarif yang digunakan untuk sekali kencan itu? Ya, tak ada satu pun dari mereka yang tarifnya ‘murah’. Menurut keterangan dari pihak yang berwajib, tarif rata-rata untuk ‘kencan’ dengan artis tersebut berkisar antara puluhan hingga ratusan juga rupiah per malam!

“Gila! Kalau buat anak kos, duit segitu mah udah cukup buat hidup berbulan-bulan!”

Mencari kepuasan dengan cara ‘jajan’ tak bisa dipungkiri bisa jadi solusi instan mencapai klimaksnya ejakulasi. “Seks, bayar, kelar” memang sejalan dengan pola pikir cowok yang nggak mau repot. Namun, apa iya cowok yang berani bayar itu cowok yang benar-benar jantan? Di balik makin maraknya fenomena ‘jajan’ itu, terselip satu pertanyaan. “Kalau memang cowok jantan, kenapa harus sampai keluar uang?”

Mencari kepuasan seksual dengan cara ‘jajan’ memang tak akan merepotkan. Tapi apa iya yang seperti itu bisa memuaskan?

Seks, bayar, kelar! via www.hgabmag.com

Ya, mungkin banyak cowok yang akan setuju dengan anggapan ini; bahwa ‘jajan’ itu memang solusi instan mencapai kepuasan. Tinggal berhubungan seks, bayar, kelar. Tanpa ada komitmen dan tak perlu repot setelahnya. Tak ada kewajiban bagi cowok untuk merawat si cewek dan cowok juga tak perlu takut dituntut tanggung jawab oleh pihak cewek jadi garansi bahwa ‘jajan’ itu cara memuaskan diri tanpa repot.

Advertisement

Tapi kalau cuma seperti itu, bukahkah semua cowok juga bisa? Tak ada yang istimewa dari hubungan badan yang dilakukan dengan pekerja seks yang dibayar. Mungkin cowok bisa ejakulasi sampai lemas bersama dengan cewek yang dibayar. Namun, untuk urusan kepuasan yang sesungguhnya, ‘jajan’ bukanlah solusinya.

“Seks, bayar, kelar memang menggiurkan, tapi tak ada yang spesial dari berhubungan badan dengan cewek yang dibayar!”

Cowok sejati tak akan pergi mencari kepuasan dari prostitusi. Kepuasan yang didapat dari ‘jajan’, cuma kepuasan semu belaka

Memang sudah terlatih~ via mirror.co.uk

Berbicara soal kepusan, sebenarnya bukanlah ejakulasi yang dicari oleh cowok. Kalau cuma perkara ejakulasi, dengan istri juga bisa, kan? Tapi tidak! Sebagai makhluk yang egois, cowok ingin lebih dari sekadar ejakulasi semata. Karena sifat cowok yang ingin ‘mengendalikan’ segalanya, sebenarnya cowok baru bisa benar-benar terpuaskan ketika tahu pasangan seksnya juga turut puas.

Kadang, berhubungan dengan pasangan terasa kaku karena sudah biasa. Karena itu hilanglah kepuasan dalam hubungan suami-istri tersebut. Sebagai makhluk egois, cowok jelas akan mencari kepuasan di tempat lain dengan cara ‘jajan’.

“Terlatih dalam pekerjaannya, untuk urusan memberi kepuasan, pekerja seks tahu betul bagaimana cara memuaskan pelanggannya”

Iya, pekerja seks komersil memang jago banget dalam memalsukan kepuasan. Melalui desahan sampai ekspresi yang meyakinkan, banyak cowok yang tertipu dalam bayangan ‘kepuasan’ pasangan. Nah, buat cowok-cowok yang senang ‘jajan’, yakin dia beneran puas? Atau, semua itu hanya kepuasan semu belaka?

Berpikir soal tanggung jawab dan masa depan bersama pasangan halal, justru di situ letak kebanggaan dan kepuasan cowok sejati

Setia dengan satu pasangan halal! via guff.com

“Kepuasan dari seks itu bisa didapat dari mana aja. Tapi dengan memilih ‘jajan’, tak ada kebanggaan yang bisa kamu dapatkan.”

Yang harus diingat adalah kepuasan seksual itu letaknya berada di lapisan terluar. Levelnya masih level yang dangkal sehingga ia bisa dibeli dengan uang. Sebagai cowok sejati, kamu harus bisa mencapai level kepuasan yang lebih dari sekadar kepuasan seksual. Cara mendapatkannya ya dengan setia bersama pasangan halal masing-masing.

Cowok sejati pasti tahu bahwa memilih untuk setia dengan pasangan adalah keputusan yang benar. Ada rasa bangga dan puas yang levelnya jauh di atas ketika ‘jajan’ saat bisa setia dengan pasangan. Mampu menjaga komitmen dan mampu menciptakan bahagia bersama dengan satu pasangan adalah sebuah hal yang cuma bisa dilakukan cowok yang jantan. Dari situ kepuasan yang sesungguhnya bisa ditemukan! Bukan malah menghabiskan banyak uang buat ‘jajan’…

Lucu memang, cowok sampai berani bayar mahal cuma untuk kepuasan yang paling juga nggak lebih dari 15 menit doang.

Padahal, kalau ingin kepuasan yang bertahan selamanya, cukup jadi cowok bertanggung jawab yang setia dengan satu pasangan doang. Peduli dengan pasangan dan mau bertanggung jawab terhadap komitmen yang sudah diucapkan, justru itu yang membuat cowok pantas disebut cowok sejati.

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!