Di usia kepala dua, kamu memang seringnya dihadapkan pada sebuah keputusan sulit yang mengharuskan kedewasaanmu untuk ikut berperan. Salah satu masalah yang membutuhkan kedewasaan adalah soal asmara. Menjadi galau karena masalah jodoh memang hal yang wajar dan biasa, semua orang mengalaminya.

Salah satu masalah yang jawabannya paling susah adalah memutuskan apakah cewek yang sama kita saat ini adalah jodoh kita atau bukan. Punya pacar sudah, menjalani hubungan pun sudah cukup lama. Mengenal keluarganya juga sudah. Tapi terkadang ada saja yang terpikirkan sampai-sampai kamu nggak benar-benar yakin kalau dia adalah potongan tulang rusukmu yang hilang. Lalu, gimana sih caranya biar yakin dan nggak usah mengulur waktu lebih lama lagi untuk melamar? Biar hubunganmu nggak menuju kesia-siaan, simak uraian Hipwee Boys berikut buat membantumu!

Ingat lagi bagaimana cara kalian menyelesaikan perselisihan, nggak selamanya kalian akan tertolong dengan banyaknya persamaan antara kalian

Saling menguatkan dong! via bishopclimate.me

Namanya juga suatu hubungan. Suatu saat pasti ada banyak cobaan dan berbagai perselisihan yang cukup bikin hati terkuras. Berdasarkan pengalamanmu menjalin hubungan dengannya, lihatlah bagaimana kalian menyelesaikan perselisihan. Apakah hanya kamu yang berusaha dan berinisiatif berbaikan ataukah kalian berdua yang saling sadar untuk memperbaiki keadaan? Jika kamu mengawali hubungan karena adanya banyak persamaan, ingatlah bahwa persamaan nggak akan selamanya bisa menopang hubungan kalian. Karena seringnya kalian terkendala dengan perbedaan yang di kemudian hari kalian temukan.

Sejauh apa kalian bisa saling berkompromi. Karena kalian tidak mungkin selalu saling menyetujui selamanya!

Sering-sering ngobrol argumentatif via www.revide.com.br

Advertisement

Kompromi itu penting banget, lho boys. Kalau harus berjalan sesuai kemauan salah seorang dari kalian aja, hubungan akan timpang. Sejauh apa kamu dan pasanganmu mampu untuk mencari solusi di tengah keadaan kalian yang terkadang sama-sama sulit. Mampu berkompromi dengan baik juga indikasi bahwa pasanganmu nggak egois dan bisa merelakan keinginan pribadinya buat kebaikan bersama. Ingatlah bahwa suatu saat hidup bisa saja membawa kalian ke sebuah keadaan yang rumit dan sulit. Maka bersiaplah untuk itu.

Saling menghormati waktu masing-masing. Kita semua tetaplah dua individu yang berbeda

Mneghormati personal space satu sama lain via c.stocksy.com

Terkadang menjalin hubungan membuat sebagian orang merasa saling terikat. Keterikatan itu tidak selamanya menyenangkan. Sebagai individu kadang kita juga butuh kebebasan dan waktu sendiri. Pasangan yang sehat sebenarnya tidak perlu saling mengikat satu sama lain, sebaliknya seharusnya ada rasa saling menghormati satu sama lain. Jadi, carilah orang yang bisa menghargai waktumu. Yang selalu bisa berpikir “aku ngrepotin dia nggak ya kalau gini” setiap saat.

Sebenarnya nggak perlu terlalu banyak pikir-pikir, jodoh itu bukan ditentukan, tapi kamu temukan

Menikah adalahn sebuah awal, bukan akhir perjalanan via www.alkhoirot.net

Nggak perlu terlalu banyak kekhawatiran dan kegalauan soal ini. Jangan pula mulai mencari-cari kesalahan dia hanya karena kamu merasa belum terlalu yakin. Definisi jodoh nggak sesempit kata”sah” dalam pernikahan. Jodoh bisa kamu temukan seiring berjalannya waktu, disaat kalian sudah bisa saling mempertahankan dan saling membangun satu sama lain barulah kamu akan sadar kalau dialah jodohmu. Bukan serta merta hanya berdasarkan feeling atau perkiraan semata.

Di samping kamu memantapkan diri, ada baiknya kamu dekatkan diri dengan tuhan untuk mendapatkan petunjuk. Atau sering-seringlah ngobrol dengan orang yang sudah lama membina rumah tangga agar kamu bisa belajar dari pengalaman mereka. Nggak usah dibawa stres, lho…

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya