Baru-baru ini tersiar kabar yang marak di media sosial tentang kasus penganiayaan yang dilakukan seorang cowok terhadap ceweknya di Ibukota. Dilansir oleh berbagai media di tanah air, kejadian itu mengakibatkan si cewek (S) mengalami luka serius di wajah dan badannya. Sementara pelaku, si cowok (JFJ) saat ini tengah mendekam di penjara Pancoran, menunggu persidangan.

Bukan ranah kita untuk membahas jalannya kasus ini. Tapi, selaku cowok, Hipwee Boys pengen menunjukkan bahwa kejadian ini sangatlah disayangkan. Sehebat apapun kamu, kalau kamu main tangan alias melakukan kekerasan fisik ke cewek, baik itu cewekmu sendiri atau bukan, kamu tetap akan dicap sebagai pengecut oleh masyarakat. Di dunia dimana laki-laki sudah tidak punya tempat lagi, memukul cewek adalah sebuah dosa yang nggak bakalan diampuni.

Seyogianya, cowok itu melindungi dan mengayomi cewek. Percuma kamu punya fisik yang lebih dari mereka kalau nggak kamu gunakan sepatutnya!

Nah, dilindungi gitu! via www.hollywoodlife.com

Bercermin dari kasus kekerasan yang dilakukan JFJ pada ceweknya, terlihat jelas bahwa dia bukanlah cowok yang memahami perbedaan kekuatan fisik antara cowok dan cewek. Cowok yang memahami hal itu nggak akan melakukan kekerasan fisik seperti itu pada cewek, apalagi pada cewek yang katanya dia cintai. Segarang dan sesangar apapun cowok, sudah seharusnya dia bersikap lembut ke cewek (atau paling tidak itulah yang dipercaya oleh masyarakat). Dengan kamu bersikap lembut, cewek manapun pasti akan menghormati dan menghargaimu. Percaya deh, semua cewek jelas suka dengan cowok yang lemah lembut padanya, pada sesama, apalagi pada anak kecil.

Sebab, udah semestinya cowok itu melindungi dan mengayomi, bukannya malah sebaliknya. Kalau bukan seperti itu, apa tujuan Tuhan memberikan cowok fisik dan kekuatan lebih besar daripada cewek?

Seharusnya kamu sadar, cowok itu diciptakan untuk melengkapi hidup cewek. Bukan untuk menaklukkan mereka

Advertisement

Melengkapi hingga akhir waktu. via jiankangzu.com

Di dalam budaya manusia yang sudah berumur ribuan tahun ini, cowok selalu diwajibkan untuk melindungi, mengayomi, dan menjaga makhluk yang nggak lebih kuat darinya, atau paling nggak, cowok harus bisa saling menjaga antarsesama manusia. Apalagi kalau kamu telah memutuskan untuk mencintai seorang cewek. Udah menjadi kewajiban bagimu untuk menjaganya. Tugas ini bukan cuma buat kamu yang udah punya cewek atau pasangan aja. Tapi buat kamu semua yang merasa dirimu cowok. Kita diciptakan untuk melengkapi hidup cewek, bukan untuk menaklukkan mereka! Paham?

Ada banyak tipe cowok, kenapa harus memilih yang emosional? Kasus ini pelajaran berharga bagi cewek di luar sana dalam memilih pasangan

Udah, tinggalin! via teotrandafir.com

Dalam kasus yang menimpa S, si pelaku JFJ kemungkinan besar sedang dalam keadaan mabuk. Sebab dikutip dari Detikcom, JFJ sempat minta izin untuk pergi minum-minum pada S. Meski S mengizinkan, JFJ malah marah-marah padanya. Hal ini menunjukkan bahwa JFJ merupakan cowok yang nggak punya kontrol pada emosinya sendiri.

Kondisi mabuk si JFJ pada waktu itu menunjukkan bahwa dia bukanlah cowok yang bisa bertanggung jawab dengan dirinya sendiri. Nah diri sendiri aja nggak bisa ngatur, apalagi orang lain? Itulah pemikiran yang harus ditanamkan pada semua cewek di luar sana. Ada banyak jenis cowok. Tidak semua gampang emosian dan nggak bertanggung jawab kayak JFJ. Kasus ini bisa menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi cewek dalam mencari pasangan.

Seberapa besarpun mereka menyuarakan emansipasi wanita, mereka tetaplah wanita. Yang secara kekuatan fisik kalah dibanding cowok

Percuma mereka bersuara. 🙁 via www.telegraph.co.uk

Rasanya percuma ketika cewek-cewek zaman sekarang menuntut kesetaraan gender, emansipasi, yang meminta keadilan bagi kaum Hawa. Toh, apa yang mereka dapat? Cowok-cowok malah memperlakukan mereka bukan sebagai cewek, melainkan sebagai cowok. Mau bagaimanapun, mereka tetaplah cewek. Mereka tetaplah kaum yang nggak memiliki tenaga dan kekuatan fisik seperti cowok. Mungkin untuk masalah yang lain, seperti pendidikan, layanan publik, dan sebagainya, cowok-cewek setara. Tapi kalau udah berbicara mengenai fisik, kekuatan cewek dan cowok tidaklah sama .

Tentu saja ide ini akan membuat penggiat gerakan kesetaraan perempuan panas. Tapi, maksudnya bukanlah melihat cewek sebagai mahkluk yang lebih rendah dibanding cowok. Melainkan melihat cewek sebagai mahkluk yang sudah selayaknya tidak disakiti secara fisik oleh siapapun.

Waspadalah akan kekerasan yang bisa kapanpun menimpamu sebelum terlambat. Jangan pernah takut untuk melaporkan, ya!

Nangis aja? via www.dolunaydergi.com

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi siapapun. Kalau kamu cewek, jangan pernah takut untuk bertindak dan mengambil sikap tegas. Laporkanlah pada pihak berwajib kalau kamu mulai menemui tanda-tanda kekerasan yang bisa menimpamu. Nggak perlu takut. Setiap warga negara berhak memiliki kebebasan dan keamanan untuk dirinya, bukan?

Satu kata buat cowok yang ringan tangan pada cewek: pengecut!

Kalau memang si cewek sudah sangat menyebalkan, kenapa tidak kamu tinggalin aja, nggak usah dipukul! Sementara buat kamu yang pernah, sedang, atau pengen menyakiti cewekmu, cobalah untuk berpikir: apakah ibumu itu cowok? Ingat, karma itu nyata adanya!

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!