Ada banyak alasan sih kenapa cowok tidak segera melamar ceweknya, tapi mungkin salah satu alasannya adalah pertimbangan kuliah. Tak bisa dipungkiri bahwa saat kita bicara soal dilema yang dihadapi lulusan S1 soal apakah mereka akan lanjut kuliah atau malah menikah, banyak dari kita yang berasumsi bahwa hal tersebut hanya dialami oleh cewek saja. Tak salah sih memang, di negara kita tercinta ini kasus seperti itu sering kali terjadi pada kaum hawa. Dimana saat mereka sudah lulus S1, orangtua lantas menyarankan untuk langsung menikah meski dalam hati masih ingin kuliah. Pilihan yang sulit memang. Mengingat setiap cewek sebenarnya ingin segera menikah dengan orang yang mereka cinta.

Hanya saja, kebanyakan orang akan melupakan bagaimana perasaan cowok kala membicarakan soal dilema ini. Kalian harus tau, tak hanya cewek yang bingung dan galau saat berurusan dengan pilihan antara lanjut kuliah atau menikah. Meski tak terlalu terlihat, tapi jauh dalam hati, cowok juga sering galau gara-gara perkara tersebut!

Cowok juga mikir soal pernikahan. Apalagi mereka yang sudah lama pacaran, tuntutan untuk segera melamar pasangan bisa jadi beban

Nikah itu susah via www.newstatesman.com

Kalian juga harus tau bahwa cowok tak cuma memikirkan soal jalan-jalan atau kerja saat setelah lulus S1. Kami juga memikirkan soal pernikahan. Terutama cowok-cowok yang udah lama pacaran. Adanya tuntutan untuk segera melamar pasangan kadang jadi beban juga di pikiran kami. Antara menikah atau kuliah, saat dituntut pacar untuk segera melamar, tentu kami juga kelabakan. Kala kami bilang ingin S2 dulu, akan ada cewek yang bilang kalau kami tak serius dalam menjalin hubungan. Padahal sejatinya kami serius. Sangat serius malah. Hanya saja kami masih memikirkan soal cita-cita kami untuk lanjut kuliah juga.

Dilain sisi, pendidikan itu juga penting. Mendapat ilmu dan gelar akademik akan mempermudah cowok untuk mencari nafkah demi masa depan

Ijazah S2 itu perlu via www.huffingtonpost.com

Advertisement

Sesuai dengan kodratnya, cowok adalah makhluk yang berpikiran sangat logis dan rasional. Bagi cowok, memikirkan pendidikan lanjutan itu sama pentingnya dengan memikirkan soal pernikahan. Meski memang dengan gelar akademik S1 saja sudah bisa cari kerja, namun dengan adanya ilmu dan tunjangan gelar S2, pekerjaan yang didapat nantinya bisa jadi lebih menjanjikan dalam kedepannya. Itu adalah salah satu alasan kenapa cowok juga berpikir untuk melanjutkan kuliahnya. Selain karena memang ada tuntutan dari dalam jiwa untuk mencari ilmu setinggi-tingginya, tak bisa dipungkiri juga bahwa berikir soal kemapanan masa depan juga jadi salah satu alasan.

Karena menyangkut masa depan, tentu dua pilihan tersebut terasa sangat berat bagi cowok. Antara kuliah atau menikah, butuh waktu untuk memutuskan mana yang didahulukan

Sampai bingung via halftheacronym.tumblr.com

Tak bisa dipungkiri lagi bahwa kedua hal itu, menikah atau kuliah, adalah pilihan yang sama-sama susah. Saat cowok memilih untuk lebih dulu menikah, itu artinya kami menyisihkan sementara cita-cita dari dalam hati yang sejatinya ingin melanjutkan study. Pun demikian dengan fakta bahwa saat kami memutuskan untuk menikah dulu, cowok juga sedikit tak mempedulikan masa depan keuangan bersama. Namun, saat kami memutuskan untuk lanjut kuliah daripada menikah, akan ada orang-orang yang marah. Gak cuman kamu sebagai pacar yang sudah lama bersama, Ibu yang juga ingin cepat-cepat gendong cucu juga tak kalah kecewa dengan keputusan kami. Susah, kan?

Buat beberapa cowok, menikah dan kuliah itu hal yang tak bisa jalan bersama. Butuh biaya yang sama-sama besar untuk menjalankan keduanya secara bersamaan

Sediiih via www.mazemosaic.com

Karena cowok adalah makhluk yang berpikir secara logis, kami jadi membandingkan dengan seksama soal menikah dulu atau lanjut kuliah terlebih dahulu. Keduanya sama-sama penting. Kuliah penting demi membangung masa depan jika kita melihat sudut pandang kemapanan ekonomi dan pengetahuan. Di sisi lain, mendahulukan menikah juga penting demi membangun keluarga dan menata masa depan berdua secara emosional. Sayangnya, keduanya, menikah dan kuliah, tak bisa dibarengkan. Harus ada yang didahulukan dan disisihkan sementara waktu. Selain karena urusan pembagian waktu yang butuh usaha ekstra, urusan keunangan juga jadi pertimbangan. Susah juga kan kalau harus membagi uang antara biaya pernikahan dan menghidupi pernikahan jika dibarengkan juga dengan biaya kuliah sampai wisuda.


Jadi mohon jangan pernah lagi bilang bahwa cuman cewek yang galau dan bingung soal milih nikah atau kuliah. Kami para cowok juga sama. Ada kebimbangan tersendiri saat disuruh memilih antara menikah atau lanjut kuliah.