“Ji, dapet undangan nikahan nih”
“Hah? Siapa lagi nih yang mau nikah?”
“Si Nisa sama si Bima”
“Walaaah… Akhirnya Bima menyerah… haha”

Bicara soal pernikahan adalah bicara soal menyatukan dua hati, dua jiwa, dua budaya dan dua keluarga dalam suatu ikatan bernama pernikahan. Biasanya sih, mnjelang pernikahan banyak hal yang ada dalam isi kepada kedua calon mempelainya. Baik mempelai pria maupun sang mempelai wanita, masing-masing punya sudut pandang tersendiri soal pernikahan yang akan mereka jalani.

Mau tau apa yang sebenarnya ada dalam isi kepala pasanganmu menjelang hari bahagia itu? Yuk, dibaca dulu~

Sebagian besar cowok tidak benar-benar yakin saat melamar. Dalam hati selalu ada tanya soal bisakah dia jadi suami dan ayah yang baik

Momen paling mendebarkan bagi cowok via www.lifetimetv.co.uk

Karena di Indonesia, cowok adalah pihak yang diharapkan selalu mengambil inisiasi dalam hubungan, mau tak mau cowok adalah pihak yang harus melamar pasangan. Hal itu yang bikin melamar adalah hal yang sangat mendebarkan bagi cowok. Selain karena harus mentanti jawaban diterima atau tidak, pikiran cowok-cowok juga diacak dengan kebimbangan antara mereka sudah siap jadi bapak atau tidak! Karena urusannya soal masa depan, cowok yang berorientasi pada logika jelas dibikin bingung sama urusan pernikahan.

Kebalikanya, cewek justru bahagia dan yakin dengan calon pasangannya. Bagi cewek, momen saat dilamar itu detik-detik paling membahagiakan

Advertisement

Lihat ceweknya; Bahagia! via www.newhdwallpapersin.com

Berbeda dengan cowok, cewek justru memberikan respon yang berbeda saat mereka dilamar oleh cowok yang mereka cinta. Saat cowok bergelut dengan keraguan saat mereka berkata ‘mau kah kamu jadi pendamping hidupku?’, cewek justru memberi respon bahagia saat mendengar kata tersebut keluar dari mulut cowok yang mereka cinta. Bagi cewek, detik-detik saat dia dilamar adalam momen yang paling membahagiakan! Ya gak salah juga kalau cewek memberi respon dengan meluapkan kebahagiaan yang mereka rasakan.

Semakin mendekati hari H, hati cewek bakal dihujani keraguan. Tekanan menjelang pernikahan bikin cewek gampang emosian

Saking paniknya sampai makannya gak terkontrol via www.minibeautylife.com

Memang sih saat dilamar, cewek bakal bahagia. Namun kebahagiannya tak berlangsung lama. Perlahan tapi pasti, akan ada rasa ragu yang menyelinap masuk ke dalam sela-sela relung hati para wanita. Sesaat setelah memutuskan untuk meng-iya-kan lamaran dari cowok yang dia cinta, keraguan mulai menyusup. Cewek bakal mulai berpikir soal kemungkinan-kemungkinan di masa depan. Entah masalah gimana nanti saat dia jadi Ibu hingga urusan bisakah dia membahagiakan cowok yang sampai rela memberikan semua untuknya. Pada akhirnya, tekanan yang ada menjelang pernikahan bakal bikin cewek gampang emosian. Hati-hati aja ya saat menghadapi cewek di fase ini.

Setelah melamar hingga menuju hari H, cowok bakal sering jalan-jalan. Untuk mengurangi rasa takut terkurung dan tidak bisa bebas lagi

Cowok bakal puas-puasin jalan! via blog.bucketlistly.com

Sama dengan cewek, cowok pun juga mengalami keraguan setelah mereka melamar hingga menuju hari H pernikahan. Hanya saja yang menjadi alasan keraguan cowok dan cewek itu berbeda. Saat cewek mulai memikirkan soal kemungkinan-kemungkinan masa depan yang belum tentu terjadi, alasan keraguan cowok justru datang dari kesadran akan terenggutnya kebebasan mereka. Mulai dari setelah melamar hingga hari H pernikahan, cowok bakal ragu dengan pernikahan tersebut karena ada rasa enggan kebebasannya dibatasi oleh pasangan. Untuk urusan respon, kala cewek menjadi rentan karena keraguan, cowok justru merespon keraguan tersebut dengan memilih buat jalan-jalan dalam rangka menikmati momen terakhir sebelum jadi suami orang. :p

Pikiran tentang apakah dia jodoh yang cocok atau tidak sering banget menghampiri pikiran cewek pas ijab

Kala cowok berpikir bahwa momen mendebarkan itu ada saat detik-detik mereka melamar, bagi cewek sendiri momen mendebarkan itu ada saat detik-detik ijab-qobul. Pas hari H pernikahan, ada banyak pikiran yang melayang-layang dalam pikiran seorang cewek. Tak hanya sekadar soal finansial dan masa depan berkeluarga, cewek bahkan akan memikirkan ulang setiap cowok yang pernah ada dalam hidupnya dan membandingkannya dengan pasangannya saat ini. ‘Apakah dia jodohku? Apakah dia lebih baik dari yang dulu? Hingga dimana nanti saat kami hidup berdua?’ bakal hadir di dalam kepala wanita menjelang detik-detik sahnya hubungan mereka.

Pikiran cowok cenderung lebih tenang saat ijab. Bukan berarti si cowok sudah yakin, dia cuma pasrah aja dengan yang namanya pernikahan

Cowok bakal lebih tenang dari cewek via momentoaresto.tumblr.com

Tak jauh beda dengan cewek, cowok juga merasakan apa yang namanya berdebar-debar saat detik-detik mengucap ijab-qobul. Hanya saja, kalau perasaannya dibandingkan, cowok bakal lebih tenang daripada ceweknya. Kenapa? Karena momen mendebarkan cowok sudah terlebih dahulu mereka lewati. Buat cowok, momen paling mendebarkan adalah saat mereka menembak atau melamar yang hasilnya belum tentu kelihatan. Kalau cuman ijab-qobul mah apanya yang perlu ditakuti, toh secara logika, kalau salah bisa diulang dan hasilnya mereka bakal sah dalam ikatan pernikahan. Tapi jangan artikan ketenangan tersebut dengan keyakinan cowok soal pernikahannya ya. Kami belum tentu yakin, hanya saja kami pasrah aja. Gak mungkin juga kan cowok membatalkan pernikahan saat detik-detik ijab-qobul hanya karena alasan sepele.

Setelah sah jadi suami- istri; Mereka pasti akhirnya yakin dengan pasangannya! Prosesnya memang begitu

Bahagia itu pasti! via www.tumblr.com

Terlepas dari semua fase yang dirasakan oleh cowok maupun cewek dalam menyikapi pernikahan, ada satu perasaan yang pasti juga dirasakan oleh semuanya. Baik cowok maupun cewek pasti merasakan kebahagiaan mendalam saat ditanya soal pernikahan yang akan mereka lakoni bersama orang tercinta. Baik cowok maupun cewek, pasti merasa yakin saat dia memilih untuk melamar dan menerima lamaran dari pasangan yang ia cinta. Meski memang ada beberapa perasaan yang tercampur aduk jadi satu dalam hati dan pikiran mereka, namun kalau memang cinta, mereka pasti lebih merasa bahagia dan yakin daripada ragu dan takutnya!