Siapa sih yang nggak kenal Miyabi atau Maria Ozawa? Mungkin saja, mayoritas cowok di Indonesia mengenal nama cewek yang berasal dari Jepang ini. Ya, dia adalah aktris film dewasa asal Jepang yang udah melanglang buana ke seluruh belahan bumi ini. Kalau ada cowok yang nggak mengenal nama ini, mungkin dia mainnya kurang jauh, nongkrongnya kurang lama. :p

Tapi, kali ini Hipwee Boys nggak akan membicarakan resensi atau review dari beberapa film yang diperani oleh Miyabi. Lebih dari itu, kita akan mengarungi dunia Miyabi dari awal mula dia berkecimpung di industri film dewasa hingga keputusannya untuk penisun dini. Nah, langsung aja nih, beginilah perjalanan karir Miyabi yang seperti buah simalakama dalam hidupnya. Cekidot!

Para cowok tentu udah mengenal sosoknya yang kerap muncul di banyak film Jepang. Beginilah biografi singkat tentang Miyabi

Duh. Tatapanmu, Dik ~ via gocmobile.net

Sepertinya nggak ada yang asing dengan sosok Miyabi dalam kehidupan kebanyakan cowok di negeri ini. Bernama asli Maria Ozawa, wanita kelahiran Hokkaido, 8 Januari 1986 ini merupakan artis film dewasa yang tenar di rentang tahun 2000-an. Namanya mulai menanjak ketika dia membintangi film perdananya berjudul New Face di tahun 2005. Sejak tahun itu hingga 2007, gadis keturunan Jepang-Kanada ini produktif dalam memerani ‘Miyabi’ setiap bulannya. Dari film dewasa bergenre hardcore hingga lesbian, dia udah menjajalnya semua.

Keputusan Miyabi menjadi artis film dewasa membuatnya dijauhi semua orang, termasuk keluarganya. Demi karir, dia nggak acuh dengan semuanya

Pada awal karirnya ketika masih remaja (19 tahun), Miyabi menjalani hidup dengan serba salah. Seperti kebanyakan remaja pada umumnya, Miyabi selalu bergelora dan berapi-api untuk menjalani pekerjaan pertamanya sebagai aktris film dewasa. Sebagai catatan, di usia 13 tahun, dia udah melakukan hubungan badan pertama kali dengan kekasihnya. Maka, seperti merasa udah punya pengalaman, Miyabi dengan percaya diri mendaftarkan dirinya ke sebuah production house film dewasa untuk menjadi bintang.

Kali pertama dirinya muncul dalam sebuah layar kaca ketika dia membintangi sebuah iklan coklat (16 tahun). Nah, dari sini juga muncul keingannya untuk menjadi artis atau bintang film. Tapi sayangnya, dia harus tercebur ke industri film dewasa. Bahkan, ketika dia udah diterima untuk membintangi film dewasa dan keluarganya tahu, dia diusir dari rumah dan nggak diakui sebagai anak dari kedua orangtuanya. Lebih parahnya lagi, semua teman dekatnya pun akhirnya menjauhinya karena orang-orang selalu menghina mereka. Tapi bukan Miyabi namanya kalau nggak menutup telinga atas semua cercaan ini. Dia tetap melaju demi dirinya sendiri, demi masa depannya. Egois? Ini pilihan hidup.

Di usia muda yang harusnya menjadi jalan menuju puncak kesuksesan karirnya, Miyabi memilih untuk pensiun. Ada mimpi yang harus dikejar, dalihnya

Alih profesi. via rahmadfurqon.wordpress.com

Udah lama sejak aku berhenti dan ini bukan paksaan. Aku punya mimpi dan aku ingin mengubah karirku. Aku punya tujuan di Jepang, dan aku harus berhenti di industri seperti itu. Emang sulit bagiku buat melakukan segala sesuatu pada saat yang bersamaan. Maria Ozawa.

Dikutip dari GMA News, Miyabi nggak peduli dengan omongan banyak orang mengenai dirinya, apalagi keputusan untuk pensiun dini. Di media sosial, orang-orang mencerca Miyabi karena mungkin kecewa dengan keputusan yang sebenarnya udah lama dia pikirkan. Bahkan, produsernya terakhirnya mengatakan bahwa usia Miyabi saat itu sedang berada dalam usia matang menuju puncak karirnya dalam perfilman dewasa. Meski begitu, dia nggak gentar dan tetap pada pilihannya untuk pensiun.

Kalau kalian nggak suka, itu nggak menggangguku sama sekali. Aku melakukan apa yang aku inginkan dan lakukan. Karena itu adalah mimpiku yang menjadi kenyataan. Jadi, apa yang salah dengan semua ini?

Di balik semua bully-an para haters-nya, dia tetap melanjutkan apa yang telah dia mulai. Saat ini, Miyabi tengah fokus pada karirnya dalam dunia seni peran di Filipina. Inilah mimpi masa kanak-kanaknya dulu.

Kalau emang materi yang dikejarnya, nggak mungkin Miyabi akan mengakhiri karirnya yang terus menanjak di bidang perfilman-dewasa

Miyabi dalam promosi film Nilalang di Filipina. via twitter.com

Gunungan materi yang dia dapat dari hasil kerja keras dan keringatnya dalam industri film dewasa udah cukup bagi Miyabi. Dia udah merasa puas dengan pencapaiannya. Maka dari itu, dia memutuskan untuk pensiun dini. Sebab, meski dia cukup menikmati setiap adegan panasnya, dia merasa ada mimpi yang harus segera dia wujudkan. Kesadaran inilah yang membuat Miyabi mengakhiri karirnya. Kalau emang cuma masalah uang dan popularitas, Miyabi nggak akan pensiun. Dia akan terus bermain dalam adegan panas yang selalu dinantikan para kaum Adam di dunia ini. Toh, kebanyakan artis film dewasa pensiun ketika usia mereka udah memasuki kepala empat. Bahkan, ada juga yang melakukannya hingga usia 60 tahun.

Selain itu, Miyabi menjadi satu-satunya bintang porno yang berani menolak permintaan semua produsernya akan lawan mainnya. Miyabi nggak pernah mau beradu peran dengan bule (selain orang Jepang), nggak mau diatur dalam beradegan dengan menggunakan berbagai gaya seksual, dan punya harga yang cukup tinggi. Dan semua produser selalu menuruti permintaannya itu.

Jangan hakimi Miyabi karena pilihannya menjadi artis film dewasa. Kalau kamu ada dalam posisinya, apa yang akan kamu lakukan?

Pilih aku atau dia, Mas? ~ via www.freezewall.com

Hidup itu pilihan. Antara iya dan tidak, benar dan salah, dan dua pilihan lain dalam berbagai hal. Sama dengan Miyabi. Dia berada di posisi sulit dalam meniti karirnya. Awalnya emang dia nggak punya niatan untuk menjadi bintang porno. Tapi karena pengalaman dan uang menjadi tawaran yang menggiurkan bagi remaja seusianya, apa yang bisa dilakukan? Kita nggak bisa begitu aja menghakimi Miyabi ketika dia memilih untuk menjadi artis film dewasa, sementara dengan wajah ayunya itu, dia bisa menjadi apa aja yang dia mau.

Ya, seperti itulah perjalanan karir Miyabi alias Maria Ozawa, Ratu JAV legendaris idola para cowok. Menjadi Miyabi, nggak seenak bayangan orang kan? Jangan pernah menghakimi seseorang ketika kita nggak tahu apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya selama ini.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya