Pada akhir tahun lalu, netizen Indonesia dihebohkan oleh sepasang pengantin baru lintas negara, Michael Ruppert dan Adin Lubis, yang terlihat begitu mesra dan bahagia. Tercatat di kolom komentar posting-an mereka berdua, banyak netizen yang iri dengan kisah kedua traveler ini.

Yang menjadi sorotan bukan hanya soal perjalanan mereka berdua di luar negeri, melainkan kisah Michael Ruppert yang bisa menjadi inspirasi bagi para cowok. Entah inspirasi yang membangun, entah inspirasi yang membuat cowok makin sangsi dengan jodoh mereka. Sebab Michael Ruppert harus mengunjungi lebih dari 60 negara hingga bisa bertemu dengan istrinya, Adin Lubis. Seperti apa kisah Michael? Simak yuk, kisahnya berikut ini?

Dia melakukan perjalanan panjang ini bukan karena pengen mencari jodoh. Cuma karena bingung mau melakukan apa setelah lulus SMA

Keliling dunia, karena bingung mau ngapain. via www.instagram.com

Sesuai dengan penggalan kisah Michael yang terkutip dari berbagai media, dia menjelaskan bahwa sebenarnya dia nggak tahu mau melakukan apa setelah lulus SMA. Dia hanya ingin keliling dunia, mengenal dunia luar selain Belanda dan Belgia tempatnya lahir dan besar. Tapi orangtuanya bersikeras untuk menyuruhnya kuliah. Akhirnya, setelah lulus kuliah di usia 24 tahun, dia memutuskan untuk berkeliling dunia dengan uang seadanya. Dia mengakali dengan berbagai cara agar bisa memuluskan perjalanannya. Proyek Starring You World Wide adalah proyek perjalanannya yang berhasil membantunya mengenal dunia luar sesuai yang dia harapkan. Sebelum menginjakkan kaki di Kualar Lumpur, Malaysia, bahkan Sumatera, Michael sama sekali nggak punya niatan buat nikah. Apalagi nikah sama cewek Medan, Adin Lubis.

Setelah 60 negara lebih dia jelajahi, akhirnya dia tertambat di Pulau Sumatera. Ceweklah yang membuat hatinya bertahan di sana

Lucu sih. via www.instagram.com

Advertisement

Baru setelah dia mengunjungi Kuala Lumpur, Malaysia, dan Sumatera, dia mulai mengenal Islam. Michael terus mendalami ajaran Islam. Hingga akhirnya 2016 lalu dia bertemu jodohnya, Adin Lubis. Gadis asal Medan yang kini telah menjadi bagian dari hidupnya. Yang unik dari kisah Michael dan Adin adalah, mereka berusaha untuk meyakinkan masyarakat global bahwa perbedaan kultur dan ras itu bukan masalah bagi sebuah pernikahan. Cintalah yang berhasil membuat semua orang berbeda menjadi satu. Sebuah catatan manis buat kamu yang masih suka rasis dan percaya kabar hoax tentang SARA nih.

Terlepas dari kisah manis Michael dan Adin, muncul sebuah pertanyaan baru; apa iya kita sebagai cowok nggak usah terlalu mikir jodoh? Jodoh pasti bertemu, kan?

Jodoh? Santai aja kali! via www.jenningswire.com

Bertolak dari kisah traveler asal Belanda itu, cowok bisa mengambil kesimpulan dangkal yang kadang bisa membuatnya sesat. Niat awal Michael berkelana memang bukan untuk mencari jodoh. Hanya pengen menghabiskan waktunya untuk mengenal budaya dan keunikan berbagai negara di seluruh dunia. Beruntungnya, dia bisa bertemu dengan sang istri. Dengan kata lain, Ruppert nggak pernah merencanakan untuk bertemu dengan jodohnya dalam perjalanan panjangnya. Dia hanya berjalan mengikuti arah mata angin. Hingga tiba pada suatu masa ketika dia mengunjungi Malaysia dan Sumatera. Dari sinilah dia bertemu dengan Adin Lubis, istrinya.

Lalu pertanyaannya, apa cowok nggak perlu memikirkan soal jodoh? Toh, ke manapun cowok pergi, nantinya juga akan bertemu jodoh. Hal ini kian menegaskan bahwa teori perjodohan memang sangat misterius.

Semua saran dan tata cara menjadi tidak lebih dari sekadar retorika kalau sudah soal jodoh. Misterius!

Mesti traveling yang jauh dulu. via www.pexels.com

Ya, banyak hal bisa kita petik dari kisa h Michael Ruppert dan Adin Lubis ini. Apalagi masalah pertemuan jodoh yang unik. Seyogianya, kita semua nggak ada yang tahu mengenai perjodohan. Setiap orang berbeda-beda nasib dan takdirnya. Saat ini, kamu nggak perlu lagi iri dengan posting-an foto mereka di Instagram lagi. Percaya deh, kalau jodoh nggak bakal ke mana, dan kamu juga bisa seromantis mereka ketika kamu sudah bertemu dengan orang terbaik dalam hidupmu! Nggak ada cara dan hal-hal yang harus dilakukan untuk bertemu dengan jodoh. Pokoknya, ketemu aja!

Kisah di atas adalah sebuah bukti bahwa ada banyak hal yang manusia tidak tahu. Jangankan urusan rumit mengenai kebenaran, urusan sesederhana jodoh saja kita nggak tahu. Kita nggak tahu kita nanti nikah dengan siapa. Kita tidak tahu kita nanti akan jatuh cinta pada siapa. Jadi, santai aja kali!. 😀

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya