Sejatinya, mahar merupakan sesuatu yang diminta oleh calon mempelai wanita pada calon suaminya. Biasanya mahar itu berupa barang yang memang berguna bagi kelangsungan hidupnya di masa mendatang. Mahar merupakan representasi kesanggupan calon suami untuk menghidupi keluarganya setelah menikah. Makanya, nggak jarang, orang akan memberikan mahar terbaik sesuai kemampuannya.

Kain kafan. via facebook.com

Tapi minggu lalu, ada sebuah pernikahan yang cukup menyita perhatian, khususnya warga Bekasi, Jawa Barat. Berdasarkan postingan Facebook seorang penghulu, Arya Saunjaya, yang menikahkan Indra dan Ariyati, mengatakan bahwa dia terkejut dengan mahar yang dibawa calon suami dalam sesi pernikahan tersebut. Pasalnya, dia membawa sebuah kain kafan sebagai mahar untuk menikahi Ariyati. Tentu saja ini bukannya tanpa makna. Nah, sebelum Hipwee Boys mengungkapkan maknanya, kita lihat dulu yuk, mahar pernikahan yang bisa dibilang nggak masuk akal dan bagaimana sih sebenarnya posisi mahar dalam sebuah pernikahan!

Sebenarnya sudah ada banyak orang minta mahar aneh. Dari minta IPhone 6 yang belum beredar, hingga ratusan kerat bir!

Apa gunanya?? via mikkeller.dk

Kalau berbicara mengenai mahar aneh, sebenarnya hal itu sudah pernah terjadi beberapa kali di berbagai dunia. Entah apa alasan si calon istri meminta hal itu pada cowoknya. Seperti yang diberitakan Shanghaiist pada tahun lalu, ada sebuah pernikahan di Cina yang menjadikan jet pribadi, uang ratusan juta, hingga kado pernikahan yang juga berupa uang tunai sebagai mahar. Sementara seorang jurnalis asal Kenya menawari calon mertuanya, Hillary Clinton, 40 ekor sapi dan 20 ekor kambing sebagai mas kawin untuk menikahi Chelsea.

Advertisement

Sementara dari Arab Saudi, ada seorang cewek meminta iPhone 6 sebagai syarat bagi cowoknya kalau mau menikah dengannya. Bukan masalah harganya yang cukup mahal sih, tapi saat itu, gawai mewah tersebut belum beredar di Arab. Lagipula buat apa coba mahar iPhone 6? Yang paling aneh adalah sebuah pernikahan di California. Calon ayah mertua meminta mahar pada calon menantunya berupa uang senilai 194 juta, 100 kerat bir, dan beberapa kotak daging. Buat apaan?

Sebenarnya apa sih mahar itu dan posisinya di pernikahan? Cowok harus bagaimana menanggapi hal ini?

Ikhlas nggak? via a4.images.bridestory.com

Ini yang harus diperhatikan lagi oleh para calon pengantin, entah cowok, entah cewek. Karena pada dasarnya mahar itu nggak boleh memberatkan pihak manapun, dan hal ini harusnya menjadi masalah kedua calon pengantin, bukan orang lain yang turut serta menambah beban. Bahkan dalam agama disebutkan, memberikan mahar atau mas kawin itu ya semampunya dan ikhlas, tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.

Karena sejatinya, mahar itu merupakan bentuk keseriusan cowok pada pasangannya. Kadang juga merupakan bentuk keseriusannya pada calon mertua. Tapi bukan berarti calon mertua harus memberikan beragam ketentuan untuk si cowok dalam memberikan mahar. Toh, mahar itu harus diberikan secara tulus ikhlas, mau seperti apapun bentuk maharnya, selama itu ikhlas dan tulus, itu jauh akan lebih berkah. Yang penting, mahar itu bisa berguna bagi kehidupan setelah menikah nantinya. Tapi sayangnya, sampai sekarang masih ada saja cewek atau calon pengantin yang memberikan mahar yang cukup sulit sebagai ‘syarat’ untuk calon suaminya. Seolah-olah disusahin banget buat beli mahar.

Lalu, apa sih artinya mahar kain kafan ini? Apakah ini tuntutan dari keluarga atau memang bermanfaat di kehidupan setelah menikah?

Alasannya bikin mewek. via www.facebook.com

Mungkin kasus pemberian mas kawin atau mahar dari berbagai belahan dunia itu memang nggak masuk akal. Coba deh kalau dipikir lagi, bermanfaat nggak sih mahar yang mereka minta itu? Sama sekali nggak ada gunanya. Tapi kalau berbicara mengenai kain kafan yang diberikan Indra pada Ariyati, ternyata sang calon istri memiliki maksud lain dari permintaannya tersebut.

Karena ketika saya mati, saya ingin kain kafan mahar dari suamilah yang akan membungkus dan menemani saya di kubur sampai akhirat. – Ariyati

Pernyataan yang sangat menyentuh siapapun, bukan? Ini jauh lebih romantis daripada sekadar janji manis cowok-cowok yang pernah ada! Lagipula, mahar toh nggak perlu mahal dan aneh-aneh. Yang penting berguna bagi kehidupan kita setelah menikah, dan sesuaikan dengan kemampuan si cowok. Sementara cowok, harus ikhlas dan tulus ketika memberikannya. Sederhana saja!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya