Beberapa waktu lalu, sempat beredar berita yang cukup viral dari tanah Korea. Seorang suami yang menuntut istrinya karena memiliki anak yang beda banget dari mereka berdua. Anaknya tertukar? Bukan. Ini semua gara-gara mereka memiliki anak yang beda banget sama ayah atau ibunya. Kok bisa? Usut punya usut, ternyata si istri dulunya operasi plastik! Ya, iyalah. Oplas nggak bisa memengaruhi gen.

Kalau ngomongin oplas, tentu kita nggak bisa lepas dari yang namanya artis Korea. Jangankan artis, banyak kok warga Korea yang melakukan operasi plastik pada wajahnya. Tujuannya jelas, agar mereka terlihat lebih cantik atau ganteng. Nah, kali ini Hipwee Boys akan mengulas tentang budaya operasi plastik yang udah menjadi tren di kalangan anak-anak muda Korea, nggak cowok, nggak cewek. No offense, ini hanya sebagai bahan pengetahuan buatmu para penggila K-Pop atau anak muda yang berpikiran terbuka! Beginilah perbedaan budaya Korea dan Indonesia.

Mungkin, bagi orang Korea operasi plastik itu seperti sebuah keharusan. Semacam hal paling penting dalam hidup adalah cantik atau ganteng

Ini asli atau palsu? via pinterest.com

Ternyata, operasi plastik estetik (kecantikan) udah menjadi budaya bagi masyarakat Korea. Nggak cuma artis aja, hampir semua warga di sana melakukan hal yang sama. Bahkan, para orangtua di sana udah menyiapkan dana investasi untuk putra-putrinya kelak. Tapi bukan tabungan pendidikan, melainkan tabungan untuk kecantikan. Mungkin, mungkin ya ini karena kita sendiri memang nggak tahu apa yang sehari-hari terjadi di sana, di Korea hal paling penting dalam hidup adalah penampilan menarik.

Atau karena orang sana selalu merasa minder karena merasa terlahir nggak cantik atau ganteng? Orang kok nggak PD, ya?

Cantik kok. via osho.com

Advertisement

Terlahir sebagai manusia dalam rumpun Asia, membuat kita harus menerima nasib dengan memiliki postur tubuh yang sedang, kulit sawo matang, mata agak sipit, dan ciri khas lain yang menandakan kita berasal dari Asia. Namun, ini merupakan hal yang paling sulit untuk diterima oleh masyarakat Korea. Mereka seolah merasa terlahir nggak cantik atau tampan.

Bagi orang Korea, setelah mereka mendapat referensi mengenai wajah yang rupawan dari luar negeri, mereka seolah sepakat bahwa cantik itu berarti memiliki mata yang bulat, pipi yang tirus, dan rahang atau dagu yang lancip (V), serta badan yang langsing dengan kaki yang jenjang. Referensi inilah yang menjadi sebuah budaya bagi mereka untuk mendapatkan kesempurnaan . Terlebih bagi mereka yang bekerja di dunia industri hiburan. Nah, bermula dari aksi para artis inilah, akhirnya membuat hampir seluruh masyarakat Korea berbondong-bondong untuk menjadikan dirinya seperti idola mereka.

Masalah cantik atau ganteng itu relatif. Sejatinya, tidak ada wajah ideal atau tidak ideal

Percaya nggak kalau mereka oplas? via www.tokohindonesia.com

Banyak orang Indonesia yang begitu menggilai artis Korea. Alasannya udah jelas; karena mereka ganteng dan cantik (pascaoperasi plastik). Tapi, cowok Indonesia sepertinya memiliki kesadaran yang lebih. Bahwa, cewek Indonesia, seperti apapun bentuknya, tetap cantik di mata mereka. Ya, karena kecantikannya alami, tanpa perlu mengeluarkan biaya yang begitu tinggi. Tapi balik lagi, bahwa cantik atau tampan seseorang itu relatif. Jadi, nggak bisa digeneralisasi begitu aja.

Budaya yang cukup kontras dengan masyarakat Indonesia. Kita patut bersyukur karena dikaruniai rasa nrimo yang cukup besar

Kalau nggak oplas, nggak bakal punya temen! via popmagz.com

Sangat kontras, lebih tepat untuk menggambarkan keadaan budaya Korea dengan Indonesia. Di Korea, budaya operasi plastik kosmetik ini nggak cuma membuka jalan bagi mereka yang pengen berkecimpung di dunia hiburan. Dengan oplas, jalan mereka untuk mencari pekerjaan menjadi jauh lebih mudah. Ini yang mereka perjuangkan, mengingat begitu sulitnya mencari pekerjaan di negara yang cukup ketat seperti Korea. Sementara di Indonsia, kita harus bersyukur karena dianugerahi rasa nrimo yang sangat besar. Wajah pas-pasan, kita bersyukur. Nggak dapat pekerjaan, ya, bersyukur usaha lagi!

Bagi orang Indonesia, ada yang jauh lebih penting daripada oplas. Mending duitnya buat beli KPR dan nikahin anak orang deh!

Mending buat nikahan~ via thebridedept.com

Ya, buat kamu yang pengen oplas kosmetik di Indonesia, pasti akan berpikir 100 kali sebelum pergi ke ruang bedah. Biaya operasi plastik di negara kita emang terbilang cukup mahal. Ada yang lebih penting daripada oplas. Toh, ini nggak ada urgensinya sama sekali, bukan? Ya, kecuali kamu mengalami gangguan fisik akibat kecelakaan atau terbakar.

Satu hal yang perlu kamu tahu. Di Korea, operasi plastik telah menjadi sebuah hal yang sangat digemari masyarakat. Maka dari itu, banyak banget rumah sakit atau klinik kesehatan yang memberikan pelayanan dengan harga miring. Bahkan, mereka nggak tanggung-tanggung, sering mengadakan sayembara, memberi diskon besar-besaran, hingga perawatan kecantikan secara gratis. Ya, karena klinik kecantikan di sana udah banyak banget dan profesional! Sainganlah jadinya. Sementara di Indonesia? Pfft.

Biar bagaimana pun kondisinya, operasi plastik estetik atau kosmetik telah menjadi budaya di Korea. Sekeras apapun kamu mencela, tetap berakhir sia-sia. Itu kebudayaan meraka, jadi nggak ada salahnya kalau kita harus menghargai pilihan mereka. Lagipula, ada yang lebih penting dari ngomongin cowok-cowok Korea yang oplas hingga tampak lebih feminin itu, bukan?